| Sarasehan Dalam Rangka Milad UII |
|
| Thursday, 10 June 2010 | |
|
Tema yang diangkat dalam Milad UII kali ini adalah ‘Membangun Keunggulan Berbasis Nilai-Nilai Keislaman Menuju World Class University’. Pengangkatan tema ini dianggap sesuai dengan tuntutan setiap perguruan tinggi saat ini yang sedang bergelut dengan persaingan. Persaingan yang berlangsung sekarang tidak hanya melibatkan perguruan lokal, melainkan internasional. “UII sendiri memang dituntut harus mampu bersaing dalam kerangka WCU, meskipun persaingan ini bukan menjadi tujuan utama, sebab UII juga mendapat amanah untuk memperjuangkan penerapan nilai-nilai keislaman, baik dalam proses penyelenggaraan lembaga maupun dalam pencetakan kader-kader UII”, papar Prof. Edy melalui sambutannya itu. Selain itu, Prof. Edy Suandi Hamid juga sempat mengemukakan beberapa ungkapan para pendiri UII seperti Moh. Hatta dan M. Natsir. “Sejak awal didirikan oleh para tokoh pejuang kemerdekaan, harapan besar banyak digantungkan kepada UII”, kata Prof. Edy setelah mengemukakan beberapa harapan dari tokoh pendiri UII. Perkembangan dan capaian yang diraih UII sampai sekarang, lanjut Prof. Edy, bukanlah hasil dari kerja setahun atau tahun, melainkan sudah dirintis sejak 67 tahun lalu. Oleh karenanya, kita tidak boleh melupakan pengabdian para pendahulu kita, baik yang masih ada di antara kita, maupun yang sudah mendahului kita menghadap yang kuasa. ”Maka dalam rangka mengenang dan juga mendokumentasikan harapan-harapan para pendahulu UII, akan digagas pendirian museum di kampus terpadu UII”, Rektor menambahkan. Kabar gembira terkait hasil survei yang dilakukan Dikti, juga sempat dikemukakan Prof. Edy dalam kesempatan tersebut. “Beberapa hari lalu, kita mendapatkan kabar dari Koordinator Kopertis Wilayah V DIY, bahwa hasil survei yang dilakukan Dikti sejak tahun 2005 hingga 2009 terkait potensi karya ilmiah perguruan tinggi, UII berada di urutan pertama dari seluruh perguruan tingi di Indonesia. Sementara di kalangan PTS, UII berada di urutan pertama”, papar Rektor UII. Beberapa hal yang ditekankan para pembicara dalam sarasehan ini antara lain adalah mengenai kualitas mahasiswa dan alumni, sejarah, dan rasa bangga terhadap UII. Menurut Mantan Rektor UII, Prof. Zaini Dahlan, kualitas mahasiswa dan alumni UII tidak kalah dengan mahasiswa dan alumni perguruan tinggi yang lain. “UII hingga sekarang tidak hanya melahirkan cendekiawan yang handal. Banyak alumni UI yang sudah berkiprah sebagai pemimpin. Dan tidak menutup kemungkinan alumni UII suatu saat akan ada yang menjadi pemimpin negara ini”, paparnya. Prof. Zaini Dahlan yang merupakan tokoh UII itu, lebih lanjut menekankan agar seluruh sivitas UII, terutama mahasiswa, dikader menjadi seseorang yang tidak hanya memiliki integritas keilmuan. “Kita tentu berharap agar kader UII juga dapat diterima masyarakat sebagai pemimpin, berakhlak mulia, pandai, memiliki pandangan jauh ke depan, dan dapat menyatukan bangsa kita, terutama umat muslim sebagai kekuatan besar untuk kemajuan bangsa dan agama”, ungkap Prof. Zaini Dahlan. Diskusi antara pembicara dan hadirin berlangsung setelah para pembicara menyampaikan beberapa materi tentang UII. Sarasehan ini sendiri selesai beberapa saat sebelum memasuki waktu zuhur. Akhir acara ini ditandai dengan pengambilan gambar bersama antar pimpinan UII dan para pembicara acara sarasehan ini. |