| FK UII Selenggarakan Rapat Kerja |
|
| Tuesday, 27 July 2010 | |
|
Melalui sambutan yang disampaikannya, Dekan FK UII, dr. Isnatin Miladiyah, M.Kes menekankan beberapa hal yang harus dicapai untuk mendukung kesepakatan bersama dalam rapat kerja tingkat universitas. “Kita saat ini berada dalam tahap pertama Rencana Induk Pembangunan (RIP) UII dengan target hingga 2014 nanti menjadi teaching university”, ungkapnya. Menurut dr. Isnatin Miladiyah, M.Kes, FK UII siap untuk mengevaluasi, menyesuaikan dan memperbaiki kekurangan-kekurangan rencana strategis yang disusun pada periode sebelumnya. Pelibatan berbagai stakeholders dalam acara tersebut dinilainya juga sebagai salah satu cara untuk mendapat mengetahui bagaimana strategi yang hendak diterapkan dalam satu periode ke depan. Raker FK UII dibuka secara resmi oleh Rektor UII, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. Sebelum membuka, beberapa masukan juga diungkapkan Rektor agar menjadi pertimbangan pimpinan FK UII dalam rapat tersebut. “Melihat perkembangan yang ada saat ini, FK perlu memikirkan lebih serius tentang pembukaan Program Studi Dokter Gigi”, kata Prof. Edy Suandi Hamid mengemukakan salah satu usulannya. Rektor UII ini menilai, Prodi Dokter Gigi adalah salah satu program yang penting untuk ditindaklanjuti sebagai pengembangan dari FK UII. “Dari sisi birokrasinya, Dikti tidak terlalu banyak melihat penambahan fakultas, tapi yang lebih penting adalah penambahan Prodi”, tegasnya. Lebih jauh, melalui Raker itu, Prof. Edy Suandi Hamid mengharapkan agar Rencana Strategis (Renstra) yang disusun agar dapat lebih diarahkan pada humanistik. Menurutnya, hubungan antar personal di FK perlu terus dipertahankan. “Melibatkan sesepuh dalam Raker ini adalah salah satu wujud bahwa komunikasi FK dengan pendahulu berjalan dengan baik”, ungkapnya sembari memberi apresiasi. Dekan Target Peningkatan Akreditasi, Rektor Usul RS Pendidikan Dekan FK UII, dr. Isnatin Miladiyah, M.Kes merasa yakin dengan sarana dan prasarana yang sudah dimiliki hingga saat ini dapat membawa kemajuan bagi FK UII ke depan. Untuk satu tahun ke depan, Dekan FK yang baru menjabat Mei lalu itu menargetkan akreditasi FK akan meningkat dari B ke A. “Dapat atau tidak, akreditasi FK UII harus meningkat tahun depan, atau paling tidak dapat mempertahankan”, tegasnya. Dekan FK UII itu menilai, peningkatan akreditasi adalah salah satu simbol dari teaching university seperti dicanangkan melalui RIP UII. “Perbaikan dari segala lini harus kita lakukan dan kita jadikan komitmen bersama melalui perumusan rencana strategis dalam raker ini”, pungkasnya. Di sisi lain, Rektor UII, Prof. Edy Suandi Hamid juga mengungkapkan keinginan universitas untuk mengadakan rumah sakit pendidikan bagi mahasiswa FK UII. Secara administrasi, RS Pendidikan ini nantinya akan berada di bawah pengelolaan rektorat. “Hal ini dilakukan semata untuk mendukung kompetensi mahasiswa kedokteran UII”, katanya. Menurut informasi yang diungkapkan Rektor, pembicaraan sudah dilakukan antara tiga pihak, yaitu Badan Wakaf, Rektorat dan FK UII sendiri. “Badan Wakaf sudah mengundang semua pihak terkait untuk membicarakan lebih lanjut tentang pembangunan RS Pendidikan ini. Alhamdulillah, semua pihak mendukung inisiatif ini”, kata Prof. Edy menambahkan. |