| Janji Dokter Muda FK UII |
|
| Thursday, 29 July 2010 | |
|
Mengawali sambutannya Wakil Dekan FK UII dr. Titik Kuntari, M.Kes menyampaikan trimakasih kepada para undangan dan perwakilan beberapa Rumah Sakit mitra UII yang telah berkenan hadir. Ucapan selamat juga di sampaikan kepada para dokter muda yang baru saja mengikrarkan janjinya. “Satu proses tahapan menjadi dokter sudah terlewati, dimana sebelumnya telah bergelut dengan berbagai teori dimasa kuliah”, ungkapnya. Beberapa prestasi FK UII juga disampaikan dr. Titik Kuntari, diantaranya FK baru saja memperoleh dana hibah dari Dikti. Kepada pihak rumah sakit yang ditempati, dr. Titik Kuntari meminta agar para dokter muda UII untuk senantiasa dibimbing dan selalu diingatkan. Direktur RSUD Kardinah dr. Abdal Hakim Tohari. Sp.RM. MMR dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para dokter muda yang baru saja mengikrakan janjinya, hal ini merupakan titik awal dalam menjalankan profesi kedokteran dan merupakan babak baru yang penuh tanggung jawab dalam mengemban misi kemanusiaan. Pesan juga disampaikan dr. Abdul Hakim kepada para dokter muda, sebagai alumni agar nantinya dapat menjaga kebesaran almamater dalam wujud mutu kualitas dan pengabdian. Saat ini tuntutan masyarakat makin tinggi dan berubah cepat dengan adanya globalisasi informasi, keinginan dan kebutuhan masyarakat dalam pelayanan kesehatan begitu cepat dan berubah mengikuti laju perkembangan IPTEKDOK. Sementara itu Rektor UII prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para dokter muda yang baru aja diambil janjinya, provesi dokter saat ini masih dinilai kurang dari jumlah yang dibutuhkan. Diharapkan para dokter nantinya dapat mnegemban amanah yang telah disandang dengan bersungguh-sungguh, selalu menjunjung kode etik kedokteran serta menjaga nama baik almamater. FK UII yang merupakan fakultas termuda menjadi perhatian serius dalam perkembangannya. “Sebagaimana saya sampaikan dalam Rapat Kerja FK UII beberapa waktu lalu, saat ini kita sedang menggagas pendirian Rumah Sakit Pendidikan yang kelak akan kita khususkan bagi sivitas akademik FK UII”, ungkap beliau. Patut untuk disyukuri karena hal tersebut sudah sampai pada kesepakatan semua pihak yang berkepentingan di UII (FK UII, Rektorat, dan yayasan). Dengan keberadaan Rumah Sakit Pendidikan ini nantinya, kita tentu akan lebih optimis kompetensi lulusan FK UII dapat menjadi lebih baik, dan bagi Fakultas termuda UII ini dapat pula lebih berkembang.
|