Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Universitas Islam Indonesia E-mail
Thursday, 21 February 2008

Universitas Islam Indonesia terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan lokasi kampus yang tersebar di beberapa wilayah. Kampus Terpadu terletak di Jalan Kaliurang KM 14,5 Kabupaten Sleman, dekat daerah wiisata Kaliurang dan berjarak 20 KM dengan Gunung Merapi. Kampus Fakultas Ekonomi terletak di Jalan Ringroad Utara, Kabupaten Sleman. Kampus lainnya, yaitu Kampus di Jalan Cik di Tiro dan Jalan Tamansiswa, merupakan kampus yang berada di wilayah Kota Yogyakarta. Kota Yogyakarta, atau biasa disebut Jogja merupakan kota budaya dan salah satu tujuan wisata utama di Indonesia.

Yogyakarta merupakan salah satu kota di Indonesia yang kental dengan budaya Jawa dalam kehidupan masyarakatnya. Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang berada di pusat kota ini menjadi simbol dari perpaduan yang menawan antara ajaran luhur Islam dengan budaya Jawa dalam harmoni yang terus terjaga. Wilayah di sekitar Yogyakarta sebelumnya merupakan wilayah kekuasaan dua agama yang datang ke Nusantara sebelum Islam, yaitu Hindu dan Budha. Peninggalan kedua agama itu, sebagian masih tersisa hingga kini dan menjadi monumen budaya dengan nilai arsitektur yang tinggi. Candi Borobudur di utara Yogyakarta merupakan contoh peninggalan kekuasaan Budha di masa lalu yang saat ini masih menjadi bagian penting dalam prosesi keagamaan. Candi Prambanan yang berlokasi di sebelah timur Yogyakarta, merupakan peninggalan Hindu. Kedua candi ini selain menjadi tempat tujuan wisata baik lokal maupun internasional, juga menjadi simbol budaya Indonesia di masa lalu. Di wilayah sekitar kedua candi tersebut, temuan peninggalan lainnya juga banyak ditemukan mulai dari candi-candi kecil hingga penemuan berupa arca dan sebagainya.

Yogyakarta sebagai kota budaya dan pariwisata merupakan kota yang tidak pernah tidur. Aktivitas warganya berlangsung selama dua puluh empat jam dengan sentuhan budaya Jawa yang dominan. Kota ini juga memiliki Malioboro sebagai pusat daya tarik yang dipenuhi oleh aneka pusat perbelanjaan baik modern maupun tradisional. Wisatawan domestik dan asing selalu memenuhi wilayah ini untuk membeli souvenir, menikmati keindahan suasana malam hari, dan juga menyaksikan pertunjukan seni dan budaya. Di Malioboro, wisatawan juga dapat menikmati suguhan makanan khas Yogyakarta yang disajikan oleh warung-warung lesehan maupun angkringan.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
Tentang Universitas
Fasilitas Kampus
Pusat dan Departemen
Direktorat
Fakultas dan Program Studi
Laboratorium
Calon Mahasiswa
Kemahasiswaan
Beasiswa
Media Relations
Kontak
Direktori Web
Blog
Email
Peta Kampus
Peta Situs
Disable Campus Map