Universitas Islam Indonesia

UII Menjamu Hangat Asosiasi Aktivis Islam se-Dunia Union of Islamic World Student E-mail
Thursday, 19 May 2011

ImageBertempat di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardito Lt. 2 Universitas Islam Indonesia (UII), Rabu (18/5) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang tergabung dalam Union of Islamic World Student (UIWS) mengadakan acara “Visit and Silaturahmi Ke Universitas Islam Indonesia”. Rombongan yang terdiri dari mahasiswa dan aktivis dari berbagai negara seperti Bahrain, Iran, Singapura, Thailand, Mesir, Malaysia, Kamboja, dan beberapa Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Islam di Indonesia diterima Wakil Rektor I, Nandang Sutrisna, SH. M.Hum. LLM. Ph.D., Wakil Rektor III, Ir. Bachnas, M.Sc., Direktur Humas UII, Ir.Wiryono Rahardjo, M.Arch. Ph.D., Direktur Direktorat Pemasaran, Kerjasama, Alumni dan International Office, Fitri Nugraheni, ST. MT. Ph.D beserta para staffnya. Acara ini merupakan rangkaian dari acara pertemuan Union Of Islamic World Student yang intinya, acara ini hanya sebatas acara jamuan makan malam saja, namun segenap panitia penerima tamu memamaksimalkannya untuk memperkenalkan UII pada hadirin.

Pimpinan Pengurus Besar HMI Muhammad Achir mengawali sambutannya mengucapkan terima kasih pada seluruh pimpinan Universitas Islam Indonesia yang telah memberi kesempatan kepada kontingen untuk mengunjugi UII. Universitas Islam Indonesia dipilih HMI bersama UIWS karena UII adalah salah satu unitversitas berbasis Islam tertua di Indonesia sekaligus merupakan tempat lahirnya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada tahun 1947. “UII merupakan universitas Islam tersebar dan pelopor berdirinya perguruan tinggi berbasis Islam di seluruh Indonesia, sekaligus merupakan wadah berdirinya HMI pada tahun 1947”terangnya. Oleh karenanya, saat Indonesia yang diwakili HMI menjadi tuan rumah pertemuan mahasiswa Islam seDunia yang tergabung dalam Union Of Islamic World Student, UII dipilih menjadi satu-satunya universitas yang dikunjugi. “Kita tentu sangat merasakan adanya keterkaitan antara UII dan Asosiasi Muslim se-Dunia sehingga sangat tepat jika acara makan malam ini kami minta UII untuk menjadi tempat penyelenggara,” ungkapnya. 
Sementara itu, Sekretaris Jendral dari Union World Islamic Student, Syeikh Ibrahim juga sangat berterima kasih terhdap segenap pimpinan Universitas beserta seluruh tim penerima tamu dari UII yang telah menerima kontingen dengan sangat hangat. “Kami sangat berterima kasih sebab Bapak pimpinan telah bersedia meluangkan waktu dan menerima dengan sangat baik, juga pada Bpk Wiryono yang telah berkenan menyampaikan segala hal mengenai UII pada kami”sambutnya dengan bahasa Persia.
Lanjutnya, Syeikh Ibrahim sangat kagum dengan masyarakat Indonesia yang notabene berpenduduk Islam terbesar di dunia adalah masyarakat yang penuh dengan etika dan akhlak yang baik. “Ini merupakan kunjungan pertama saya ke Indonesia dan beberapa hari di Indonesia ini, anggapan tentang penduduk Indonesia, yakni masyarakat yang penuh dengan etika dan akhlak yang baik, ternyata memang benar adanya, kami berharap kunjungan ini bukan merupakan kunjungan pertama dan terakhir sebab kami masih ingin sekali mengenal wawasan tentang Indonesia lebih banyak lagi,” harapnya.
ImageUnion of Islamic World Student (UIWS) merupakan asosiasi para pelajar (mahasiswa dan pelajar) berbasis Islam telah melakukan berbagai macam kegiatan lintas negara seperti diskusi, bedah buku, seminar, dialog, dan kegiatan lain semisal guna mempererat kekeluargaan yang dinaungi oleh Islam.  Dan ini merupakan kali ke tujuh dari pertemuan tersebut dengan menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah.
Ditemui setelah acara, Wakil Sekretaris Jenderal HMI Pusat sekaligus Ketua pelaksana acara,  Agus Thohir menjelaskan pada Humas UII bahwa pertemuan ini akan berlangsung selama 2 – 3 hari guna membahas berbagai topic hangat terkait dengan perkembangan Islam terkini. “Kami berkumpul, bersatu padu memikirkan fenoma yang terjadi di sekeliling kita khususnya terkait dengan perkembangan Islam di berbagai negara. sebab saat ini masih banyak saudara muslim yang belum diterima keeksisannya di negara sendiri, atau hal lain yakni berbagai polemik yang terjadi di Timur Tengah”tuturnya.
Pertemuan di Indonesia ini dimaksudkan untuk membuat jaringan baru sembari mengokohkan hubungan yang telah terbina sekaligus merumuskan strategi bersama terkait dengan fenomena perkembangan Islam terkini. Pertemuan di UII ini serangkai dengan kunjungan ke beberapa instansi Islam dan pemerintahan di Yogyakarta seperti PP Muhammadiyah, Pesantren Ali Maksum Krapyak, Walikota dan beberapa Bupati.
 




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
Tentang Universitas
Fasilitas Kampus
Pusat dan Departemen
Direktorat
Fakultas dan Program Studi
Laboratorium
Calon Mahasiswa
Kemahasiswaan
Beasiswa
Kontak
Direktori Web
Blog
Email
Peta Kampus
Peta Situs