| Pelantikan dan Serah Terima Lembaga Eksekutif Mahasiswa UII Periode 2011-2012 |
|
| Friday, 27 May 2011 | |
|
Amanah Baru Telah Resmi Diemban Mengawali amanahnya Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. berpesan, sebagai pengurus LEM hendaknya mempunyai karakter Insan Ulil Albab, yaitu sikap yang mengedepankan nilai-nilai Islam, kompeten terhadap bidang-bidang ilmu yang ditekuni secara professional dengan kedisiplinan yang tinggi, jujur dan tanggung jawab. “Jadi, tema yang telah diusung benar – benar direalisasikan bukan hanya berhenti pada level teoritis saja dan perlu perjuangan yang tidaklah mudah dalam mewujudkannya”sebutnya. Sebanyak 51 mahasiswa Fungsionaris Lembaga Eksekutif Mahasiswa UII periode 2011 – 2012 telah resmi menjadi kader penerus dari Fungsionaris LEM periode sebelumnya. “Serah terima jabatan ini merupakan suatu proses kaderisasi yang patut dilestarikan, apalagi ke-51 mahasiswa yang baru saja dilantik merupakan mahasiswa - mahasiswa terpilih dari keseluruhan Fakultas yang ada di UII ini”lanjutnya.
“Untuk itu, dalam membuna keutuhan organisasi, pada setiap internal anggota harus tertanam kesadaran atas diberikannya tanggung jawab pada dirinya, dalam lingkup internal organisasi pun harus selalu tetap ada pembagian tanggung jawab dan rasa saling tolong – menolong tanpa melalaikan tanggung jawab masing – masing sehingga terhindar dari kejadian saling lempar tanggung jawab. Selain itu, kami menegaskan bahwa keorganisasian mahasiswa ini jangan sampai dijadikan sarana untuk melalaikan tanggung jawab untuk studi di kelas seperti yang telah orang tua amanahkan. Sebagai insan ulil albab, harus mampu membuat time management yang baik”pungkasnya. LEM UII Merupakan Wadah Dalam Membentuk Insan Ulil Albab Dalam sambutannya, Ketua Demisioner Eko Nurisman Periode 2010-2011 berpesan pada LEM UII periode 2011 – 2012 untuk bisa mewujudkan tema yang telah diusung dalam serah terima jabatan itu yakni Revitalisasi Peran dan Fungsi Lembaga Mahasiswa UII sebagai wadah untuk membentuk Karakter Insan Ulil Albab. Ini menandakan bahwa melalui LEM UII sebagai wadah kesatuan kelembagaan eksekutif mahasiswa UII, merupakan wadah guna menciptakan mahasiswa menjadi insane ulil albab. “Sekarang ini yang paling rentan merugikan bangsa adalah budaya korupsi para pemimpin-pemimpin bangsa. Ini tentunya ada yang salah dengan karakter-karakter manusia Indonesia, ada yang salah dalam pola pendidikan dan proses berinteraksi. Dan untuk membangun bangsa dibutuhkan pemimpin-pemimpin bangsa yang tidak berkarakter mental korup melainkan insan-insan ulil albab sehingga dapat mewujudkan masyarakat Indonesia yang rahmatan lil alamin. Kami berharap, tema yang diusung memang dijadikan sebagai pedoman dalam segala aktivitas kelembagaan eksekutif ke depan”urainya.
Raja memiliki misi bahwasanya lembaga mahasiswa harus bisa merevitalisasi fungsi dan peran kelembagaan eksekutif mahasiswa yang selama ini dimaknai bahwa LEM UII hanya sekedar dijadikan penyelenggara kegiatan acara mahasiswa saja. “Kami ajak semua mahasiswa untuk berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi mahasiswa yang berguna. Sesuai Kata Albert Enstin, Berusahalah untuk tidak hanya menjadi orang yang berhasil tapi juga berguna”pungkasnya. Sementara itu, Ketua DPM berpesan kepada seluruh Fungsionaris LEM periode ini bisa bertugas dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh serta tidak bertujuan pada hasil namun tetap berorientasi pada proses yang dijalankan. “Dan pada targetnya, segala keberhasilan dengan sendirinya akan dapat teraih”harapnya.
|