Universitas Islam Indonesia

Mahasiswa Harus Ikut Minimalisir Permasalahan Lingkungan E-mail
Monday, 12 September 2011

ImageDewasa ini isu lingkungan kerap kali menjadi titik sulut konflik lingkungan yang terjadi di Masyarakat. Hal tersebut kerap kali dipicu karena kurangnya media informasi seputar isu lingkungan yang up to date dan berimbang yang dapat dikonsumsi oleh publik. Dengan demikian Mahasiswa yang nota bene memegang peranan sebagai agent of change, iron stock dan social control sudah seharusnya turut berkonstribusi dalam meminimalisir permasalahan lingkungan serta membudayakan environmental life style di dalam kehidupan bermasyarakat, salah satunya melalui peranan Mass Media. Ujar Saprian, mahasiswa Jurusan Teknik Lingkungan UII yang saat ini diamanahi sebagai Head of Information, Communication and Marketing Division di Center for Environmental Technology Study (CETS) Teknik Lingkungan UII, pada Minggu (13/9).

Lebih lanjut mahasiswa yang juga mulai aktif di Pusat Studi Perubahan Iklim dan Kebencanaan (PusPIK) atau dikenal juga dengan istilah Centre for Climate Change and Disaster Studies (C3DS) yang ada di Jurusan Teknik Lingkungan UII, mengungkapkan, belakangan ini Indonesia sebagai Negara berkembang tengah gencar-gencarnya melakukan pembangunan di segala bidang.

Menurutnya, dalam satu sisi tentu hal ini sangat baik untuk kemajuan bangsa Indonesia kedepannya, dengan catatan tidak mengganggu fungsi lingkungan. Namun sayangnya pembangunan yang cenderung tidak pro-rakyat ini kerap kali melupakan fungsi lingkungan dalam pelaksanaannya. Tidak jarang“Modus” Green Development atau Sustainable Development pun menjadi “trend” atau “alibi”baru dari perusakan fungsi lingkungan yang membabi buta tersebut. Pembangunan yang sebenarnya syarat akan profit oriented akan terlihat baik-baik saja begitu dikemas dengan embel-embel Green Development ini. Hal ini tentu menuntut peran serta masyarakat dari segala macam elemen guna mengawal Green Development yang sesungguhnya, bukan produk “abal-abal” yang mewakili kepentingan kaum elit tertentu.

Saprian yang juga menjadi bagian dari Green Student Journalist (GSJ) Harian Riau Pos, Saat ini tengah merencanakan untuk membuka GSJ Riau Pos Regional Yogyakarta yang dalam pelaksanaannya nanti akan melibatkan Mahasiswa Teknik Lingkungan dan jurusan lainnya di lingkungan UII yang tertarik dalam hal tulis menulis. Bagaimanapun, menurutnya, seorang ahli lingkungan pasti akan dituntut untuk dapat menyusun laporan tentang permasalahan lingkungan baik itu dalam bentuk dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), produk-produk ISO System Menejemen Lingkungan dan lain sebagainya.

Di sini, menurutnya kita akan dilatih dan dibiasakan untuk lebih jeli melihat permasalahan lingkungan. Sekecil apa pun yang ada disekitar kita akan membangkitkan “aura” environmentalist seorang calon ahli Lingkungan kedepannya. Tambah Saprian di tengah kesibukannya mencari sponsor untuk menjadi delegasi Tunggal Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) UII dalam kegiatan Young Leadership Programme : “Overseas Immersion Programme Korean Business & Industries Run SAP Visit” di Sol Bridge International Business School, Daejon South Korea 22-30 Oktober 2011 mendatang.

Saprian berharap, sebagai Rencana pembukaan GSJ Riau Pos kerjasama dengan Koran regional di UII Yogyakarta dapat berjalan lancar. Saat ini ia dan pihaknya juga terus berkordinasi dengan pihak For Us Riau Pos untuk kelanjutan kerjasama.

Selain kegiatan tulis-menulis di Media Massa nantinya Kita juga akan mengadakan kegiatan-kegiatan berbau lingkungan, pengabdian masyarakat dan lain sebagainya” Harap Saprian.  

Sementara itu, Dr.-Ing Widodo selaku Direktur Direktorat Penilitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UII menyampaikan, program ini di samping sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa juga sekaligus bisa membantu lebih mengenalkan isu dan solusi lingkungan bagi masyarakat, dan juga membantu sosialisasi program-program yang ada di UII untuk masayarakat luas.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!