Universitas Islam Indonesia

Kamapala Support Karya Ilmiah Populer Unisi Members E-mail
Monday, 28 May 2012

ImagePrinsip karya ilmiah populer yang baik bukan berarti menulis hasil penelitian dengan lengkap, prinsipnya mencari sudut pandang yang unik, berbeda dan memiliki nilai tambah, serta menggugah rasa ingin tahu pembaca. Sebetulnya menulis ilmiah populer tidaklah susah, berbeda dengan menulis cerpen ataupun non-fiksi yang memerlukan kreatifitas dan imajinasi tinggi. Dalam karya ilmiah populer yang terpenting adalah mengumpulkan data lapangan, menyeleksi, menetapkan fokus dan merumuskannya dalam kerangka akademis.

Mapala Unisi sudah memiliki aturan sebagaimana AD/ART bagi anggotanya untuk membuat karya tulis ilmiah populer yang disebut Unisi Member (UM), hanya saja saat ini perlu disupport agar semakin banyak anggota Mapala yang membuatnya. Hal tersebut terangkum dalam diskusi persaudaran antar anggota dan anggota Keluarga Mapala (Kamapala) yang terhimpun dalam Mapala UNISI, pada Minggu, (27/5) di Posko Mapala Unisi Jl Cik Ditiro No. 1 Yogyakarta.

Support Kamapala Unisi, selain akan memberikan share keilmuan secara profesional, juga akan memberikan support finansial yang bersumber dari jaringan kerja Kamapala yang ada. Tujuan dai support ini agar anggota Mapala Unisi menjadi Mahasiswa Universitas Islam Indonesia selain memiliki Nilai Tambah (Value Added) juga mampu menjawab tantangan dan isu-isu yang ada di masyarakat.

Hal ini sebagaimana tujuan awal terbentuknya Mapala Unisi, yaitu Mengembangkan rasa cinta kepada alam dan rasa tanggung jawab akan kelestarian lingkungan ; Membina menjadi pecinta alam yang taat beribadah kepada ALLAH SWT serta mengembangkan potensi mahasiswa yang dinamis, kreatif, berani dan bertanggung jawab dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat dan Mengambil peran aktif dalam usaha menunjang aktifitas kemahasiswaan yang ada di lingkungan Universitas Islam Indonesia.

Hadir sebagai pembicara diskusi Hardiyatmoko, GC IV tahun 1981, sekarang menjabat Kabag Dokumentasi & Jaringan Informasi Hukum, Biro Hukum Setda DIY dan M.Rasyid Ridho, GC XV tahun 1991, sekarang menjadi Profesional Lawyer di Jakarta. Adapun peserta diskusi yang hadir dari anggota Mapala Unisi diantaranya Willy Pangaribuan (DPA Mapala Unisi), Gori (Wakil Ketua Mapala Unisi), serta beberapa anggota Mapala Unisi lainnya. Sedangkan utusan dari Kamapala Unisi, hadir diantaranya Rofiq El Rois (Profesional), Jerri Irgo (Consultant/Profesional), Sunarto (Profesional),  dan Usmar Ismail (Comdev/Profesional).




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!