Universitas Islam Indonesia

Syukuran Penjaminan Mutu dan ISO di Kediaman Ketua MK E-mail
Friday, 16 October 2009

Sepanjang tahun 2009 ini, sejumlah prestasi berhasil diukir sivitas akademik UII baik atas nama individu maupun institusi. Sejumlah alumni UII saat ini menduduki posisi penting baik di tingkat daerah mupun pusat. Prestasi juga diukir UII sebagai institusi pendidikan yang makin memantapkan diri sebagai salah satu perguruan tinggi kelas dunia. Terahir prestasi membanggakan juga diraih berkaitan dengan raihan penjaminan mutu terbaik bagi perguruan tinggi yang lolos site visit dan technical assitance. Rektorat UII dan Fakultas Hukum saat ini juga telah memperoleh ISO 9001:2008, dan akan segera dilaksanakan visitasi untuk seluruh fakultas lainnya.

Dalam rangka mensyukuri prestasi ini dan juga dalam rangka menggelar syawalan, Ketua Mahkamah Konstitusi RI, Moh. Mahfudz MD, mengundang sejumlah alumni dan pimpinan universitas untuk hadir di rumah dinasnya. Di rumah yang beralamat di Jl. Widya Chandra III/7 Jakarta Selatan, pada 14 Oktober 2009 lalu, digelar acara ‘Syukuran Atas Penghargaan Penjaminan Mutu Terbaik Universitas Tahun 2009 dari Depdiknas kepada UII dan Penghargaan Sertifikat ISO 9001:2008 kepada Fakultas Hukum UII’. Sejumlah alumni dan tokoh nasional menjadi tamu pada acara yang digelar dari pukul 10 pagi hingga lepas Dhuhur ini.
Acara yang dimulai dengan pembacaan Ayat suci Alquran dan saritilawahnya ini kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan hymne UII dan pemutaran profil singkat UII. Henry Yosodiningrat, S.H. yang juga adalah Ketua IKA UII DKI Jakarta kemudian menyampaikan sambutan atas nama alumni, dilanjutkan oleh sambutan tuan rumah oleh Prof. Dr. Moh. Mahfudz MD.

Image
Penyerahan petikan pidato Bung Karno pada pembukaan Sekolah Tinggi Islam dari Rektor UII kepada wakil keluarga Bung Karno, Taufiq Kiemas disaksikan Akbar Tandjung, Moh. Mahfudz MD, dan Busyro Muqaddas (Foto: Sinar Harapan)
 

Rektor UII, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. kemudian menyampaikan sambutan yang antara lain berisi paparan atas sejumlah prestasi yang diraih UII selama beberapa waktu terakhir. Rektor menyebutkan bahwa prestasi ini tidak terlepas dari kontribusi alumni, termasuk yang berkesempatan hadir pada waktu itu.
Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Bambang Sudibyo, MBA. kemudian memberikan ceramah berkaitan dengan perguruan tinggi di Indonesia. Dalam ceramahnya ini, Mendiknas antara lain menjelaskan sejumlah kebijakan di masanya menjabat seperti UU BHP dan lainnya dalam kaitannya dengan kebijakan pendidikan nasional yang berdaya saing di tingkat dunia. Mendiknas juga berpesan serta mendorong UII agar terus memacu prestasi sehingga nantinya mampu menjadi pionir perguruan tinggi swasta yang mampu menembus peringkat dua ratur dunia.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan petikan pidato Bung Karno pada pembukaan Sekolah Tinggi Islam (nama yang digunakan pada awal pendirian UII) dari Rektor UII kepada wakil keluarga Bung Karno, Taufiq Kiemas yang juga Ketua MPR RI. Pidato yang disampaikan Bung Karno dalam pembukaan STI, antara lain berisi harapan Bung Karno pada STI agar melahirkan tenaga-tenaga yang dapat menempatkan Indonesia di dunia internasional dan membawa Indonesia pada kemajuan. Bung Karno saat itu adalah Ketua Tyuuoo Sangi-In dan Jawa Hookookai.

Taufiq Kiemas yang menyampaikan kesan dan pesan setelah penyerahan petikan tersebut menyampaikan terima kasihnya atas nama keluarga Bung Karno dan akan menyampaikan hal tersebut pada keluarga besar Bung Karno. Ketua MPR juga menyampaikan pesan agar UII tetap terus mempertahankan prestasi yang telah dicapai ini seraya meyakinkan bahwa Bung Karno pun akan menyampaikan pesan serupa kepada seluruh sivitas akademik UII.

Selain Taufiq Kiemas, Dr. Ir. Akbar Tandjung juga memberikan kesan dan pesan atas nama Alumni Himpunan Mahasiswa Islam, organisasi yang lahir di STI setelah pindah ke Yogyakarta. Dalam paparannya, mantan Ketua PB HMI ini menyampaikan bahwa, salah seorang mahasiswa UII yang berjasa dalam pendirian HMI di STI, yaitu Maisaroh Hilal cucu KH. Ahmad Dahlan, juga merupakan pionir dalam pendirian Muhammadiyah cabang Singapura. Acara kemudian ditutup dengan doa syukur dan dilanjutkan ramah tamah.



Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map