Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Balai Arkeologi Kunjungi Lokasi Penemuan Candi E-mail
Monday, 14 December 2009

BP3 Menghargai Sikap UII

Image Senin (14/12), tim peneliti dari Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta mendatangi lokasi penemuan candi di Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia. Di lokasi yang terletak di selatan Masjid Ulil Albab UII tersebut, tim Balar Yogyakarta kemudian melakukan penelitian di lokasi yang sebelumnya telah diteliti oleh  Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Yogyakarta.

Tim Balar Yogyakarta yang terjun ke lokasi merupakan para peneliti arkeologi klasik terutama pada masa Hindu Budha, diketuai oleh Baskoro, dengan anggota Rita Istari, Lisa Ekawati, dan Heri Priswanto. Dari tiga lokasi ditemukannya bagian candi, tim memilih melakukan penelitian pada lokasi yang paling lengkap dan utuh. Tim kemudian melakukan sedikit perluasan pada bagian yang sebelumnya telah digali. Hasilnya menunjukkan bahwa bangunan yang digali memiliki siku pada salah satu sudutnya.

Rita Istari, salah seorang anggota tim peneliti, menyampaikan bahwa dari struktur bangunan sangat mungkin bagian yang ditemukan adalah bagian dari kompleks candi yang lebih besar, apalagi jika benar bangunan yang sudah kelihatan baru berupa candi pendamping dan bukan candi utama. Tim Balar mengaku masih membutuhkan tambahan waktu untuk meneliti lebih jauh sebelum menentukan besar kecilnya candi yang ditemukan.

Besok Ekavator Mulai Pengerukan

Image Sementara itu, Indung Panca Putra dari BP3 Yogyakarta menyatakan apresiasi dan terima kasihnya atas sikap pimpinan universitas yang menunjukkan komitmen pada perlindungan artefak budaya. Seperti yang disampaikan Rektor UII sebelumnya, sikap UII yang akan memindahkan lokasi pembangunan perpustakaan bila memang bangunan di lokasi adalah candi, menurut Indung sangat tepat.

Bahkan menurutnya akan menjadi nilai tambah bagi UII sebagai kampus Islam yang di dalamnya nantinya terdapat peninggalan dari agama lain, dalam hal ini kemungkinan Hindu. Indung juga menyatakan BP3 menginginkan agar seluruh proses bisa berjalan dengan cepat, sehingga baik UII maupun pihaknya sama-sama dapat bekerja dengan baik. Secara teknis, BP3 telah siap untuk melaksanakan penelitian dan langkah lanjutan. Namun demikian, BP3 secara administratif tetap harus berkomunikasi dengan pihak pelaksana proyek.

Indung bersama tim BP3 Yogyakarta kembali ke lokasi penemuan untuk melakukan rapat dengan pihak pembangunan gedung. Tim pelaksana proyek gedung perpustakaan dari Badan Wakaf UII yang diketuai Ir. Ilman Noor, MSCE., bersama BP3 membicarakan kelanjutan proses eksavasi. Hasilnya, mulai besok pagi (15/12) pihak UII sepakat untuk melakukan penggalian sedalam 2 meter di sejumlah lokasi untuk memastikan potensi candi untuk dipugar.

“Pak Ilman dari Badan Wakaf UII sudah sepakat besok eksavator akan digunakan untuk mengeruk tanah sedalam dua meter,” Indung menjelaskan. Adapun arah yang dituju terutama pada selatan dan timur lokasi penemuan didampingi petugas BP3 yang akan membantu mengarahkan. Dari hasil yang nantinya diperoleh, Indung menjelaskan tim BP3 akan memperoleh data arkeologi yang melalui serangkaian tahapan dapat disimpulkan potensi.

“Jika dilihat dari struktur bangunan, memang tampak sangat potensial untuk pemugaran,” Indung menjelaskan gambaran singkat bagian candi yang ditemukan. Batuan andesit yang digunakan dan juga ukirannya menurut Indung menunjukkan potensi bangunan yang ditemukan. Namun demikian, Indung menegaskan bahwa keputusan dilakukannya pemugaran sangat ditentukan hasil penelitian lanjutan yang nanti dilakukan.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map