Bekali Purna Tugas, IKPP UII Gelar Pelatihan Wirausaha dan Pemasaran Produk
Menjadi pensiunan bagi seorang pegawai atau karyawan merupakan sebuah keniscayaan. Siapa pun yang berprofesi sebagai pegawai dipastikan akan memasuki masa pensiun, baik dari pekerjaan tetap maupun jabatan yang diembannya. Pensiun sendiri merupakan kondisi berhenti bekerja karena memasuki usia lanjut, mencapai batas masa tugas, atau atas permintaan sendiri.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Ikatan Keluarga Pensiunan Pegawai (IKPP) UII, Ir. M. Samsudin, M.T., saat memberikan sambutan dalam acara Pelatihan Wirausaha dan Pemasaran Produk di Gedung Ace Partadiredja, Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Universitas Islam Indonesia (UII) pada Sabtu (25/7). Acara ini diikuti oleh 115 peserta purna tugas.
Lebih lanjut, Samsudin menjelaskan bahwa para purna tugas harus tetap berkarya. Menurutnya, masa pensiun bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari babak baru untuk tetap mandiri dan berkontribusi, demi menyongsong masa depan yang sehat, bahagia, serta sejahtera.
Pada sesi materi pertama, pelatihan menghadirkan alumni Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII sekaligus pengusaha muda, Aryo Wiryawan. Saat ini, Aryo memimpin beberapa perusahaan strategis, di antaranya JAKA Tech (platform digital untuk petambak udang), Konsel Aquaculture (tambak di Sulawesi Tenggara), dan PT Indmira (perusahaan yang bergerak di bidang lingkungan).
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik pembuatan sabun cair cuci piring dan sabun cair cuci pakaian. Sesi interaktif ini dipandu oleh Aris Pambudi, alumni FEB UII yang saat ini mengabdi sebagai PNS di Kementerian Agama RI. (SNY/AHR/RS)





