,

Akuntansi FE UII Raih Juara I World Champion ERP-SIM

Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan sebuah teknologi sistem informasi yang terintegrasi dan digunakan oleh perusahaan manufaktur kelas dunia untuk meningkatkan kinerjanya. Pembelajaran ERP di FE UII sudah dikenal sebagai salah satu mata kuliah unggulan di Indonesia, baik di kalangan perguruan tinggi maupun industri. Hal ini terbukti dari perolehan prestasi oleh tim Program Studi (Prodi) Akuntansi Fathan Mubina yang terdiri dari 4 mahasiswa Prodi Akuntansi 2014 yaitu Huda Aulia, Muhammad Guntur Pamungkas, Mara Khwarizmi, dan Arif Habibullah. Keempat mahasiswa UII itu berhasil meraih juara I pada 9th International ERPsim Competition (kompetisi simulasi bisnis berbasis ERP) pada Kamis, (15/6). Kompetisi tersebut diselenggarakan secara online sehingga dapat diikuti oleh berbagai universitas di dunia.

Read more

, ,

Imam Masjid Al-Aqsha Kunjungi UII

Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan Imam Masjid Al-Aqsha, Syaikh Mustafa Muhammad Abdel Rahman At-Tawil pada Rabu (14/6). Kunjungan ini merupakan bagaian dari Program Safarai Ramadan yang diinisiasi oleh Al Aqsa Working Group dengan tujuan menyampaikan pesan da’wah kepada kaum muslimin di Indonesia serta memperkenalkan Masjid Al Aqsa dan Palestina.
Read more

,

Jembatan dalam Memahami Relasi Budha dan Islam

Budha dan Islam memiliki interaksi yang kuat yang telah terjalin sejak lebih dari 1000 tahun lalu. Interaksi tersebut dipengaruhi oleh praktek dan kebudayaan keagamaan terutama dari Islam. Pesantren atau Madrasah merupakan sistem pembelajaran dengan pengajaran nilai-nilai islam di Indonesia yang memberikan pengaruh nilai positif yang berasal dari sistem pembelajaran Budha, akan tetapi hubungan menarik ini sudah mulai hilang di masyarakat yang mana tidak menyadari adanya relasi kedua agama.  Buruknya, muncul ketegangan yang terjadi dibeberapa negara di Asia seperti di Myanmar dan Sri Lanka. Sehingga pentingnya hubungan menarik kedua keagamaan ini harus dihadirkan kembali melalui jembatan relasi antara Islam dan Budha.

Read more

,

UII Turut Prihatin Maraknya Sikap dan Pemikiran Radikal

Maraknya upaya yang disinyalir sebagai tindakan yang mengarah pada sikap dan pemikiran radikalisme saat ini telah menjadi keprihatinan bersama, tidak terkecuali bagi Universitas Islam Indonesia (UII). Tindakan saling menghujat, menghina, merendahkan dan mengklaim diri paling benar tentunya tidak sesuai dengan jati diri bangsa yang berlandaskan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam dasar negara Pancasila.

Demikian disampaikan Rektor UII, Nandang Sutrisno, SH., LLM., M.Hum., Ph.D. pada acara ramah tamah bersama awak media massa, di Hotel Santika Yogyakarta, Selasa (13/6). Menurutnya, UII sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi di tanah air merasa terpanggil untuk menyatakan sikapnya. Turut hadir dalam acara ini, Wakil Rektor I, Dr.-Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI. dan Wakil rektor III, Ir. Agus Taufiq, M.Sc.

Read more

,

Sumber Air Tercemar,Mahasiswa UII Mengelola Air Limbah Batik Dengan Bahan Dasar Limbah Batu Bata Yang Ramah Lingkungan

Penemuan baru dari Tim UII yang mampu menjadi solusi efektif dalam pengelolaan air limbah batik sebagai antisipasi menipisnya sumber air bersih karena tercemar oleh air limbah batik di Kota Yogyakarta.Penelitian yang telah dilakukan oleh Tim UII selama kurang lebih 3 bulan ini berhasil menemukan solusi alternative untuk mengelola air limbah batik dengan bahan dasar batu bata dengan bantuan TiO2 sebagai katalis dengan metode fotokatalisis sehingga air limbah aman dibuang ke lingkungan.

Ketua Tim penggagas ide Rico Nurillahi mahasiswa kimia UII angkatan 2015 mengatakan penelitian ini berawal dari suatu bentuk keprihatinan terhadap sumber air yang tercemar oleh air limbah batik disalah satu daerah di Yogyakarta.Padahal seperti yang kita ketahui Yogyakarta telah dinobatkan sebagai kota batik dunia oleh UNESCO sehingga produksi batik harus terus ditingkatkan.

Melibatkan mahasiwa dari jurusan yang sama yaitu Lita anggreyani angkatan 2014,Dwi Nur Halimah angkatan 2015, dan Vivi Dwi Fitriani angkatan 2015.Rico menerangkan inovasi ini memanfaatkan limbah batu bata hasil pembangunan yang sudah tidak terpakai dan dikombinasikan dengan TiO2 sebagai katalis menggunakan bantuan cahaya, metode ini tidak beracun, memiliki efektifitas yang tinggi,dapat mengadsorpsi zat warna pada limbah batik dan yang terpenting metode ini cukup ekonomis serta ramah lingkungan, karena memanfaatkan limbah yang sudah tidak terpakai.

Penelitian ini tidak akan berjalan lancar tanpa peran dikti yang telah memberikan bantuan dana sebesar 9 juta rupiah melalui Progam Kreatifitas Mahasiswa (PKM) bidang Penelitian.”Diharapkan untuk kedepannya inovasi ini dapat bermanfaaat bagi para pengrajin batik di Kota Yogyakarta pada khususnya dan di seluruh Indonesia pada umumnya sehingga para pengrajin dapat terus produktif memproduksi kain batik tanpa perlu khawatir terhadap limbah yang dihasilkan dan industri batik tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga dapat bersahabat dengan lingkungan”,terang Halimah.

Berawal dari Kepedulian pada Lingkungan, 3 Mahasiswa UII Mampu Mengolah Limbah Es Kelapa Muda Menjadi Barang Mahal

Es kelapa muda (kelamud) memang minuman yang sangat digemari oleh masyarakat, selain karena rasanya yang enak kelamud juga dikenal dengan minuman yang sehat. Oleh karena itu, kita tidak heran kalau disetiap sudut kota manapun kita sangat mudah menemukan penjual es kelapa muda. Namun, ada satu hal yang sering kita abaikan ketika kita membeli es kelamud ini yaitu limbah dari batok kelapanya sendiri, terkadang kita tak peduli dengan limbah yang satu ini sehingga sering dibiarkan menumpuk oleh pedagangnya karena semakin banyaknya sehingga pedagangpun kesulitan untuk mencari tempat pembuangannya.

Bagaikan buah simalakama, disatu sisi kita membeli es kelamud dengan alasan kesehatan namun disisi lain kita menciptakan bibit penyakit dengan membiarkan limbah kelamud ini menumpuk menjadi sampah yang tak berguna. Namun, ditangan 3 mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII), limbah tempurung kelapa ini mampu disulap menjadi barang yang berharga. Mereka mampu mengubah limbah kelamud ini menjadi sebuah kaligfari yang indah dan berharga.

Metode pengolahan limbah kelamud yang mereka gunakan menjadi lukisan kaligrafi dengan cara memisahkan tempurung dari serabutnya, lalu menghaluskan tempurung dan memotongnya sehingga menghasilkan potongan-potongan kecil yang beraneka ragam. Sehinggaa, potongan-potongan tersebut dapat disusun menjadi kaligrafi yang indah.

Kaligrafi dan lukisan yang mereka buat dari limbah kelapa muda ini mereka hargai antara Rp.180.000,00 – Rp.850.000,00 per bijinya. Selain menciptakan nilai tambah, mereka juga memberikan solusi bagi permasalahan lingkungan saat ini.

,

Tandatangani MoU, UII dan KOMNAS HAM Sepakat Jaga Kebhinekaan Indonesia

Beberapa waktu terakhir ini isu perbedaan primordial menjadi tantangan bagi tercapainya kebersamaan di Indonesia. Konflik dan kekerasan yang bernuansa perbedaan makin menggejala. Bahkan agama yang dinilai sebagai penyeru perdamaian seringkali juga malah dilibatkan dalam potensi konflik tersebut.

Hal tersebut melatarbelakangi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Islam Indonesia (UII) dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KOMNAS HAM RI), sekaligus Seminar dan Workshop bertajuk “Menggelar Kebhinekaan, Merajut Kebersamaan” yang di prakarsai oleh Pusat Studi Hak Asasi Manusia (PUSHAM) UII, Rabu (14/6) di Hotel Santika Premiere Yogyakarta.

Read more

,

Alternatif Pengolahan Limbah Tekstil Efisien, Murah, Ramah Lingkungan Mahasiswa Kimia UII

Menjamurnya industri tekstil di yogyakarta baik industri pembuatan batik maupun pencucian jeans menghasilkan limbah yang dapat mencemari lingkungan. Limbah yang dihasilkan industri tekstil mengandung amoniak dan senyawa-senyawa organik. Beberapa dampak negatif yang ditimbulkan dari pembuangan limbah ke lingkungan yaitu menyebabkan pencemaran air, bersifat toksik bagi bioindikator (ganggang dan ikan) serta mengganggu kesehatan manusia.

Metode pengolahan limbah tekstil yang umumnya digunakan memiliki beberapa kelemahan yaitu memerlukan bahan kimia tambahan sehingga tidak ramah lingkungan serta biaya yang relatif lebih mahal.

Hal tersebut mendorong 4 mahasiswa Kimia UII yang terdiri dari Yulan, Jumardin Rua, Zaina Rohayati dan Mega Maghfirotul Fajrin melakukan penelitian menemukan metode alternatif pengolahan limbah tekstil berbasis green technology menggunakan metode gabungan elektrodegradasi dan elektrodekolorisasi dalam satu sel elektrolisis.

Yulan sebagai ketua Tim menjelaskan bahwa metode ini relatif lebih sederhana dan ramah lingkungan karena hanya membutuhkan garam dapur sebagai penghantar listrik serta membutuhkan arus listrik yang relatif rendah untuk dapat menjernihkan limbah tekstil sehingga lebih menguntungkan secara ekonomi.

Penelitian ini didanai oleh Dikti melalui Program Kreativitas Mahasiswa serta telah dipublikasikan ke berbagai seminar dan lomba baik Nasional maupun Internasional. Dengan penelitian ini diharapkan mampu menjadi solusi pengolahan limbah industri tekstil yang lebih yang relatif murah serta ramah lingkungan. Kedepannya diharapkan inovasi ini dapat bermanfaat bagi para pelaku industri tekstil untuk mengolah limbah nya secara efisien.

Peluang Bisnis Pasar Modal di Indonesia Masih Sangat Luas

Selama ini tingkat literasi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang pasar modal maupun saham tergolong masih rendah. Investor lokal lebih senang menanamkan modalnya dalam waktu jangka pendek dengan keuntungan kecil. Padahal, jika lebih bersabar, berinvestasi jangka panjang dengan membeli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mendapatkan keuntungan yang lebih menjanjikan.

Sebagaimana tergambar dalam acara kuliah umum tentang bertajuk “Pelanggaran dan Kejahatan di Pasar Modal” yang dilangsungkan di Ruang Sidang Utama Lt. 3 Fakultas Hukum UII, Senin (12/6). Hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut ialah Kepala Perwakilan BEI DIY, Irfan Noor Riza dan Perwakilan PT. FAC Sekuritas, Wisnu Prambudi Wibowo.

Read more

, ,

Meriahkan Ramadhan dengan Festival Anak Sholeh 2017

Panitia Ramadhan di Kampus (RDK) 1438 H, Takmir Masjid Al-Azhar (TMA) Fakultas Hukum UII kembali selenggarakan Lomba Festival Anak Sholeh (FAS) 2017 yang berlangsung pada Minggu (11/6) di Fakultas Hukum UII. Tema yang diangkat pada lomba kali ini ialah “Dengan Semangat Ramadhan Aktualisasikan Nilai-Nilai Keislaman dalam Mewujudkan Generasi Islam yang Kaffah”.

Sedikitnya ada ratusan peserta yang mayoritas tingkat TPA/SD dan SMP dari seluruh provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mendaftarkan diri dan ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut. Adapun kategori lombanya terdiri dari lomba Menggambar, Adzan, Pildacil, Hafalan Al-qur’an (Juz 30), dan Fashion Show untuk tingkat TPA/SD. Sedangkan lomba untuk tingkat SMP ialah Hafalan Al-Qur’an (Juz 30) dan Cerdas Cermat Islam.

Read more