• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Mengupas Potensi Inovasi Bahan Baku Obat dan Transformasi Pendidikan F...
Berita Kegiatan, Kampus Berdampak, Riset dan Inovasi

Mengupas Potensi Inovasi Bahan Baku Obat dan Transformasi Pendidikan Farmasi

Jurusan Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Universitas Islam Indonesia (UII) telah selesai selenggarakan kuliah umum yang menghadirkan dua pakar terkemuka di bidang farmasi. Acara ini menampilkan Prof. Dr. Andria Agusta dari Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Prof. Dr. apt. Yandi Syukri, S.Si., M.Si., selaku Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI). Acara ini digelar pada Selasa (23/06) di Ruang Teatrikal Lt. 2 Gedung Kuliah Umum Dr. Sardjito UII dan dihadiri oleh 100 mahasiswa Farmasi UII.

Dalam sesi pertama, Prof. Andria menjelaskan mengenai potensi besar mikroba endofit sebagai sumber inovasi bahan baku obat masa depan. Mikroba endofit, yakni mikroorganisme yang hidup di dalam jaringan tumbuhan tanpa menimbulkan efek negatif pada inangnya, kini menjadi fokus utama riset penemuan obat. Dalam pemaparannya, Prof. Andria menjelaskan bahwa mikroba ini memproduksi metabolit sekunder sebagai senjata pertahanan diri untuk melawan patogen, yang berpotensi dikembangkan menjadi obat-obatan. 

Mengenai fenomena tersebut, Prof. Andria menyatakan, “Ketika di daerah yang berlawanan dengan mikroba lain dia memproduksi sesuatu, ini adalah indikasi bahwa dia juga memproduksi chemical weapon yang berwarna yang mudah kita amati dengan mata biasa,” ungkapnya. 

Penelitian tersebut telah membuahkan hasil nyata, di mana senyawa seperti episitoskirin dan bislunatin terbukti memiliki aktivitas antibakteri, antimalaria, hingga antikanker yang kuat. Melalui teknik biokonversi, Prof. Andria menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memperbaiki profil farmakologi senyawa tersebut agar lebih efektif dan dapat dimanfaatkan untuk kemandirian bahan baku obat nasional.

Selaras dengan paparan tersebut, Prof. Dr. Apt. Yandi Syukri, M.Si., menyoroti pentingnya transformasi pendidikan tinggi farmasi dalam menghadapi tantangan zaman, seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan tingginya ketergantungan impor bahan baku obat. Prof. Yandi menekankan bahwa kampus tidak boleh lagi sekadar menjadi tempat belajar, tetapi harus bertransformasi menjadi pusat inovasi dan penyedia solusi bagi ekosistem kesehatan nasional. Menurutnya, kolaborasi antara akademisi, industri, pemerintah, dan lembaga riset seperti BRIN sangat penting untuk memastikan riset yang dihasilkan dapat dihilirisasi menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat. 

Menutup paparannya, Prof. Yandi memberikan pesan inspiratif bagi para mahasiswa agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga peneliti muda, inovator, dan agen perubahan yang siap berkontribusi bagi bangsa. (NKA/AHR/RS)

24 Juni 2026
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Kuliah-Umum-PKR-Mikroba-Endofit-dan-Puspikfar-UII-scaled.jpg 1707 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png Humas2026-06-24 14:22:242026-07-06 14:06:59Mengupas Potensi Inovasi Bahan Baku Obat dan Transformasi Pendidikan Farmasi

Berita Terakhir

  • UII Terima Kunjungan Universitas Pertahanan RI
  • UII dan IKPI Perkuat Kolaborasi untuk Siapkan Konsultan Pajak Adaptif di Era AI dan Coretax
  • UII Hadirkan Light Show di Stasiun Tugu Yogyakarta, Perkenalkan Kampus Melalui Pertunjukan Visual
  • UKM TQFI UII Resmi Buka Grand Final International Quranic Festival 2026
  • DPKA UII Gelar Career Class: Hadirkan Pakar BUMN Bahas Peta Jalan Karier Mahasiswa

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: FH UII Anugerahkan Penghargaan Artidjo Alkostar kepada Tiga Aktivis Inspiratif Link to: FH UII Anugerahkan Penghargaan Artidjo Alkostar kepada Tiga Aktivis Inspiratif FH UII Anugerahkan Penghargaan Artidjo Alkostar kepada Tiga Aktivis Inspira... Link to: Peran Sentral Dosen FTSP UII, Ir. Berlian Kushari dalam Pengakuan Internasional Pendidikan Keteknikan di Sydney & Dublin Accords Link to: Peran Sentral Dosen FTSP UII, Ir. Berlian Kushari dalam Pengakuan Internasional Pendidikan Keteknikan di Sydney & Dublin Accords Peran Sentral Dosen FTSP UII, Ir. Berlian Kushari dalam Pengakuan Internasional... Scroll to top Scroll to top Scroll to top