Perkuat Sinergi dan Inovasi, UII Lantik Pejabat Struktural Periode 2026-2030
Universitas Islam Indonesia (UII) secara resmi melantik dan mengambil sumpah pejabat struktural di Lingkungan UII Periode 2026-2030 pada Selasa (01/09) bertempat di Auditorium Prof. K.H. Abdul Kahar Muzakkir, Kampus Terpadu UII. Momen penting ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan Yayasan Badan Wakaf UII, pimpinan universitas, serta pejabat yang dilantik—meliputi Sekretaris Eksekutif, Kepala Badan, Direktur, Ketua Program Studi, dan Sekretaris Program Studi—sebagai bentuk komitmen bersama untuk membawa UII semakin responsif dan berdaya saing dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi masa depan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf (YBW) UII, Prof. Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si., menggarisbawahi pentingnya sinergi dan kolaborasi di antara seluruh pejabat. “Mari kita menjadi satu kekuatan besar untuk membawa UII ini mencapai kejayaan. Kekuatan-kekuatan masing-masing pejabat tidak akan ada artinya tanpa bisa menciptakan kerja tim,” tegas Prof. Suparman.
Sementara itu, Rektor UII, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa kampus harus berani meninggalkan pola-pola lama demi menjawab kebutuhan generasi baru. “Kita harus punya keberanian, harus berinovasi. Mulai kita tinggalkan cara-cara lama. Proses pembelajaran dengan cara lama sangat mudah, mulai tidak diminati oleh masyarakat atau oleh mahasiswa. Oleh karena itu, tak ada tawar-menawar,” ujar Rektor UII

Sebagai bagian dari langkah inovasi, Prof. Hari Purnomo turut mendorong ekspansi layanan pendidikan melalui Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) agar mampu menjangkau mahasiswa di berbagai daerah. Tidak hanya mengenai ekspansi wilayah, Rektor UII secara khusus meminta untuk menitikberatkan perhatian pada keluaran (outcome) mahasiswa, khususnya ketepatan waktu studi dan daya serap lulusan di dunia kerja. “Yang perlu kita perhatikan itu adalah bagaimana kita bisa memintarkan mahasiswa, jangan hanya dosennya. Yang sekarang lagi kita kejar adalah studi tepat waktu. Perhatikan keluaran mahasiswa: IPK, publikasi, penelitian, teknologi tepat guna, dan dipastikan mahasiswa yang lulus bisa langsung mendapatkan pekerjaan,” imbaunya.
Mengakhiri arahannya, Prof. Hari Purnomo menekankan pentingnya peran jajaran pimpinan tingkat prodi sebagai garda terdepan pencapaian target universitas. “Ujung tempatnya adalah Ketua dan Sekretaris Program Studi. Oleh karena itu, semua yang ada di Universitas Islam Indonesia, mari kita sama-sama mengangkat Universitas Islam Indonesia ini. Tentunya kita harus merapatkan barisan yang didukung penuh, insyaallah UII akan berjaya,” tutupnya. (AHR/RS)





