UII Buka PPDS Patologi Klinik, Perkuat Kemitraan dengan Pemkab Sragen
Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Patologi Klinik, program spesialis pertama yang diselenggarakan fakultas tersebut. Pembukaan berlangsung di Aula Asoka RSUD dr. Soehadi Prijonegoro, Sragen, Senin (24/8), bersamaan dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara UII dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen.
Program ini menandai langkah baru FK UII setelah lebih dari dua dekade mengembangkan pendidikan kedokteran. Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan rumah sakit, UII berupaya menghadirkan pendidikan dokter spesialis yang selaras dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Rektor UII Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng. berharap PPDS Patologi Klinik FK UII tumbuh kuat dalam keilmuan, teguh dalam integritas, produktif dalam riset, serta dekat dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kebutuhan dokter spesialis di Indonesia masih menjadi tantangan, terutama karena jumlah dan persebarannya belum merata.
Kondisi tersebut membuat masyarakat di sejumlah daerah masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan spesialistik. Salah satunya adalah pemeriksaan laboratorium yang berperan penting dalam menentukan diagnosis dan penanganan penyakit.
Penyelenggaraan PPDS Patologi Klinik di Sragen mempertemukan kebutuhan pelayanan kesehatan dengan peluang kerja sama antara perguruan tinggi, rumah sakit, dan pemerintah daerah. RSUD dr. Soehadi Prijonegoro menjadi mitra FK UII dalam menyediakan lingkungan pembelajaran yang memadukan penguasaan ilmu dan pengalaman klinis.
Direktur Utama RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dr. Iin Dwi Yuliarti, M.Kes. berharap kemitraan yang terjalin tidak berhenti pada penyelenggaraan pendidikan. Hubungan tersebut diharapkan berkembang menjadi academic healthcare partnership yang lebih luas dan strategis.
Pembukaan program diawali dengan penandatanganan naskah Kesepakatan Bersama tentang Pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi dalam Penyelenggaraan Pemerintah dan Pembangunan Kabupaten Sragen. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Rektor UII dan Bupati Sragen Sigit Pamungkas, S.IP., M.A.
Kesepakatan ini membuka ruang kerja sama yang tidak terbatas pada pendidikan dokter spesialis. UII dan Pemerintah Kabupaten Sragen juga dapat mengembangkan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan penguatan kelembagaan.
Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyambut baik kemitraan yang terjalin dengan UII. “Kami sangat senang kalau UII bisa support pengembangan rumah sakit yang ada di Kabupaten Sragen dalam memberikan fasilitasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sragen yang sebesar-besarnya,” tuturnya.
Pembukaan program turut dihadiri Dekan FK UII Umatul Khoiriyah, jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta mitra dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Ketua Program Studi PPDS Patologi Klinik FK UII Dr. dr. Linda Rosita, M.Kes., Sp.PK, Subsp.H.K(K). bersama para pengelola program.
Seusai penandatanganan kesepakatan bersama dan penyampaian sambutan, para peserta mengunjungi ruang administrasi PPDS FK UII. Kegiatan berlanjut dengan kuliah tamu bertema “Pendidikan Dokter Spesialis yang Bermartabat” yang disampaikan Ketua Kolegium Patologi Klinik Anak Agung Wiradewi Lestari.
Tema tersebut menegaskan bahwa pendidikan dokter spesialis tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu dan keterampilan medis. Integritas, tanggung jawab, kerendahan hati, dan kepedulian terhadap pasien juga menjadi bagian penting dalam membentuk dokter spesialis yang bermartabat. (AHR/RS)





