UII Sambut Mahasiswa Internasional melalui Program Orientasi Kampus Tahun Akademik 2026/2027
Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional (DKUI) menyelenggarakan Program Orientasi Kampus bagi Mahasiswa Internasional yang diikuti oleh penerima Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Scholarship, The Indonesian AID Scholarship (TIAS), serta mahasiswa International Credit Transfer (ICT) dari Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), Malaysia pada Jumat (12/09) di Gedung GBPH Prabuningrat, Kampus Terpadu UII. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan akademik, budaya, dan kehidupan sehari-hari di Indonesia sebelum memulai perkuliahan di UII.
Pada Tahun Akademik 2026/2027, orientasi ini diikuti oleh 15 mahasiswa internasional yang berasal dari 8 negara, yaitu Malaysia, Kenya, Nigeria, Zimbabwe, Tanzania, Afghanistan, Sierra Leone, dan Mesir. Dari jumlah tersebut, 6 mahasiswa merupakan penerima The Indonesian AID Scholarship (TIAS), 4 mahasiswa penerima Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Scholarship, dan 5 mahasiswa peserta International Credit Transfer (ICT) dari Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM). Para mahasiswa akan menempuh studi pada berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sarjana, Magister, hingga Doktoral, pada program studi Akuntansi, Informatika, Manajemen, Statistika, Farmasi, Kimia, Ilmu Ekonomi, Ilmu Manajemen, dan Teknik Mesin.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Nihlah Ilhami, Kepala Divisi Mobilitas Internasional, DKUI UII, yang menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa internasional serta mengajak mereka untuk memanfaatkan berbagai peluang akademik dan pengalaman lintas budaya selama masa studi di UII. Selanjutnya, peserta mengikuti berbagai sesi pembekalan yang mencakup pengenalan budaya Indonesia dan kehidupan di Yogyakarta, pembelajaran Bahasa Indonesia dasar, pengenalan UII dan kehidupan kemahasiswaan, serta sesi berbagi pengalaman bersama mahasiswa senior internasional. Selain itu, peserta juga mengikuti campus tour untuk mengenal berbagai fasilitas dan layanan kampus yang akan mendukung aktivitas akademik mereka selama menempuh studi di UII.
Sebagai penutup, mahasiswa penerima beasiswa KNB dan TIAS berkesempatan untuk mengikuti makan siang bersama pimpinan program studi dan mahasiswa senior. Kegiatan ini menjadi wadah untuk membangun komunikasi awal, memperkuat hubungan akademik, serta membantu mahasiswa mengenal lingkungan program studi masing-masing sebelum memulai perkuliahan.
Keberagaman peserta yang berasal dari berbagai negara dan latar belakang akademik mencerminkan meningkatnya daya tarik UII sebagai destinasi pendidikan tinggi internasional. Melalui program orientasi ini, UII menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan yang komprehensif bagi mahasiswa internasional, mulai dari proses adaptasi awal hingga keberhasilan studi, sekaligus mewujudkan lingkungan pembelajaran yang inklusif, multikultural, dan berorientasi global. (NI/AHR/RS)






