• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Amir Faisol Fath: Puasa Ramadhan Seruan Bagi Orang yang Beriman
Berita Kegiatan, Pilihan

Amir Faisol Fath: Puasa Ramadhan Seruan Bagi Orang yang Beriman

Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1438 H, Lembaga Dakwah Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) menyelenggarakan takbligh akbar, Rabu (24/5).  Kegiatan yang berlangsung di masjid Al-Muqtashidin FE UII ini menghadirkan pembicara Dr. Amir Faisol Fath, MA selaku pakar tafsir Al-Qur’an International Islamic University Islamabad. Acara yang mengambil tema One Step Closer To Ramadahan ini dihadiri oleh Dekan FE UII, Dr. Drs. Dwipraptono Agus Harjito, M.Si., sivitas akademika dan masyarakat sekitar kampus.

Disampaikan Agus Harjito, agenda takbligh akbar yang digelar merupakan agenda rutin setiap tahun menjelang hadirnya bulan suci Ramadhan. Dalam kesempatannya Ia mengajak seluruh sivitas akademika UII dan masyarakat yang hadir untuk meramaikan masjid dengan rangkaian kegiatan pada bulan Ramadhan. Baik dengan pengajian, tadarus maupun ibdah shalat sunah yang lain.

“Mudah mudahan dengan acara ini kita dapat meningkatkan iman kita, meningkatkan ibadah kita, khususnya menjelang ibadah Ramadhan. sehingga ketaqwaan dan keimanaan kepada Allah SWT dapat meningkat,” ungkap Drs. Dwipraptono Agus Harjito.

Sementara Amir Faisol Fath dalam ceramahnya menuturkan bahwa di bulan Ramadhan, kita sebagai bagian dari umat Islam sudah semestinya meningkatkan amal ibadah dan berbuat kebajikan. Hal ini karena segala ibadah yang dilakukan dibulan suci Ramadhan diganjar DENGAN pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT. Ia menambahkan, ketaan kepada Allah harus secara utuh, full dan menyeluruh, termasuk dalam menyambut dan melaksanakan ibadah dibulan Ramadhan. Jangan mengambil ramadahan hanya sebagian sebagian.

“Kita harus secara utuh dalam beriman ke pada Allah, sekalipun semua orang melakukan dosa, kita harus tetap ingin menjaga iman kita. Tidak mungkin seseorang bahagia jika beriman kepada Allah dengan setengah hati, tidak mungkin seseorang menjadi sukses jika mentaati Allah setengah setengah,”  Imbuh ustadz yang juga merupakan salah satu juri hadidz Indonesia di stasiun televisi RCTI.

Amir Faisol Fath menjelaskan, puasa Ramadhan adalah salah satu pilar utama ajaran Islam. Untuk menegakan pilar ini secara kokoh, tidak mungkin dilakukan oleh seseorang yang tidak beriman atau berpura pura beriman. Oleh karenaya dalam surat Al-Baqarah 183, Allah memanggil mereka dengan “Yaa ayyuhalladziina aamanuu”. Seruan ini hanya berlaku bagi mereka yang benar benar beriman dan memiliki komitmen untuk mentaati Allah SWT secara jujur dan menyeluruh.

Amir Faisol Fath menuturkan, Allah SWT maha mengetahui di antara manusia yang benar benar pantas diundang untuk menegakan pilar ini. Hal ini juga menunjukan bahwa iman adalah syarat sahnya dalam berpuasa. Sehingga jika seseorang tidak beriman ataupun tidak benar imanya sekalipun berpuasa, ia tidak mendapatkan apapun dari puasanya selain lapar dan dahaga.

“Puasa adalah ibadah menahan diri dari yang halal. Dari sini tampak betapa hakikatnya puasa adalah sebagai benteng supaya pelakunya terhindar dari yang haram. Sebab kebiasaan menahan dari yang halal akan membangun lapisan lapisan perisai yang menjaganya supaya tidak terjatuh kepada yang Allah haramkan,” jelasnya.

Amir Faisol Fath juga menjelaskan, bulan Ramadahan merupakan bulan dimana Al-quran diturunkan, hal ini sebagaimana disampaikan Allah SWT pada surat Al- Baqarah 185. Membaca Al-Qur’an termasuk ibadah penting di bulan Ramadhan. Suasana berlomba loma membaca dan menghatam Al-quran bukanlah suatu yang langka dikalangan para sahabat Rasulullah SAW.

“Membaca Al-quran merupakan ibadah yang bisa dilakukan setiap saat, tanpa batas waktu. Maka dengan banyak membaca Al-quran,  seseorng yang beriman akan semakin dekat dengan Allah SWT,” tegasnya.

Selain itu Amir Faisol Fath menerangkan bahwa, di bulan Ramadhan akan ada malam yang  kebaikanya lebih dari seribu bulan, yang disebut dengan malam lailatul qadar. Malam ini diberikan sebagai hadiah kepada hamba-NYa yang bersungguh-sungguh dalam beribadah dan mendekatkan diri kepadaNya. Oleh karenanya, malam lailatul qadar dibahas secara tersendiri dal surat Al-qadr, surat yang pendek, yang menggambarkan sebuah bingkisan yang diberikan kepada hambanya yang berhasil dalam beribadah di blan suci Ramadhan khusunya dalam mendapatkan malam lailatul qadar.

“Maka tidak heran jika banyak orang melakukan itikaf di 10 hari terakhir untuk mendapatkan malam   lailatul qada, karena besarnya pahala yang dijanjikan oleh Allah SWT,” tandasnya.

Diakhir penyampaian materi, Amir Faisol Fath mengajak kepada seluruh jamaah yang hadir untuk bersungguh sungguh dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadahan. Ia juga mengajak untuk memberikan komitmen kepada diri sendiri agar dapat menghatamkan Al-quran minimal tiga kali dan beritikaf dalam rangka mengejar malam lailatul qadar dibulan suci Ramadhan. (BDY/RS)

26 Mei 2017
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2017/05/IMG_5977.jpg 325 487 Humas UII https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas UII2017-05-26 09:21:452024-07-22 14:52:44Amir Faisol Fath: Puasa Ramadhan Seruan Bagi Orang yang Beriman

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Memaksimalkan Bulan Ramadhan dengan Ahsanul ‘Amal Link to: Memaksimalkan Bulan Ramadhan dengan Ahsanul ‘Amal Memaksimalkan Bulan Ramadhan dengan Ahsanul ‘Amal Link to: Mahasiswa UII Didorong Lebih Berani Berkarya Link to: Mahasiswa UII Didorong Lebih Berani Berkarya Mahasiswa UII Didorong Lebih Berani Berkarya Scroll to top Scroll to top Scroll to top