Universitas Islam Indonesia telah terlibat dalam beberapa inisiatif strategis dan proyek global dengan berbagai institusi mitra di Eropa melalui program Erasmus + CBHE (Capacity Building for Higher Education) dalam beberapa tahun terakhir. Hingga saat ini, UII berpartisipasi dalam tiga proyek yang didanai oleh Uni Eropa.

Erasmus+ CBHE di UII:
Mengembangkan Kapasitas Global

Proyek pengembangan kapasitas di bidang pendidikan tinggi dalam ruang lingkup program Erasmus+ CBHE adalah proyek kerja sama transnasional yang didasarkan pada kemitraan multilateral, terutama antara lembaga pendidikan tinggi dari negara penyelenggara program dan negara mitra yang memenuhi syarat.

Tujuan dari proyek ini adalah untuk mendukung negara mitra yang memenuhi syarat untuk memodernisasi, menginternasionalkan, dan meningkatkan akses ke pendidikan tinggi; mengatasi tantangan yang dihadapi lembaga dan sistem pendidikan tinggi mereka; meningkatkan kerja sama dengan Uni Eropa; serta memperkuat kontak orang ke orang, kesadaran, dan pemahaman antar budaya.

Hingga saat ini, UII telah terlibat dalam tiga proyek Erasmus+ CBHE yang menangani bidang fokus utama untuk mempromosikan peningkatan kualitas dan kinerja penelitian (REPESEA), mendorong pengembangan kewirausahaan (GITA), dan membangun universitas sebagai katalisator peningkatan ketahanan terhadap berbagai potensi bencana (BUiLD).

REPESEA – Assessing and Improving the Research Performance at South East Asian Universities (2016-2019)

Membangun kapasitas penelitian dan inovasi adalah tugas yang menantang dan proyek REPESEA ini akan membahas tugas ini melalui jaringan kerja sama antara mitra universitas di Asia dan Eropa. Kapasitas penelitian akan dikembangkan pada lembaga-lembaga mitra pendidikan tinggi di Malaysia, Indonesia dan Thailand melalui penciptaan dan implementasi Sistem Penilaian Kualitas dan Dampak Penelitian serta pengembangan dan pengenalan modul pelatihan keterampilan penelitian yang dapat ditransfer secara mandiri.

Keragaman mitra lembaga pendidikan tinggi yang terlibat dalam proyek REPESEA (publik vs. swasta, penelitian vs. pengajaran terfokus, tradisional vs. baru, terletak di ibu kota vs. di daerah pedesaan, berfokus pada ilmu sosial vs. teknis, berlokasi di negara maju vs. negara berkembang) memungkinkan untuk mengatasi sasaran peningkatan kapasitas penelitian dari beragam perspektif dan untuk mencapai sinergi yang diperlukan dalam kemitraan. Transfer praktik terbaik dan pengetahuan di bidang kapasitas penelitian dalam kedua cara akan memberikan nilai tambah bagi mitra Eropa.

Program & Partner Universities: University of Economics in Bratislava; Matej Bel University in Banská Bystrica; Warsaw School of Economics; University of Bath; University of Clermont Auvergne; Universitas Gadjah Mada; Universitas Islam Indonesia; International College, Burapha University; International College of National Institute of Development Administration (ICO NIDA); Universiti Teknologi Malaysia; Universiti Teknologi MARA

GITA – Growing Indonesia: a Triangular Approach (2017-2020)

Dengan populasi lebih dari 260 juta, Indonesia adalah ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan negara terpadat keempat di dunia. Dukungan saat ini untuk perintisan perusahaan baru masih terpecah-pecah sehingga ada kebutuhan untuk pendekatan yang lebih terkoordinasi oleh lembaga pendidikan, badan pemerintah, dan industri dalam membangun kapasitas kewirausahaan Indonesia dan dalam mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja asing serta migrasi ekonomi keluar.

Proyek Erasmus+ GITA ini bertujuan untuk menanamkan pendidikan kewirausahaan ke dalam kurikulum Universitas dan menciptakan Growth Hubs (Simpul Tumbuh) di seluruh Indonesia. Simpul ini adalah ruang fisik yang dilengkapi dengan fasilitas inkubasi untuk memupuk inovasi dan mengeksploitasi berbagai gagasan baru yang bisa diterapkan pada ekonomi lokal dan regional.

Program & Partner Universities: University of Gloucestershire; Dublin Institute of Technology; Fachhochschule des Mittelstandes (FHM) Germany; University of Innsbruck; Universitas Padjajaran; Universitas Islam Indonesia; President University; Universitas Ahmad Dahlan; Universitas Negeri Semarang; Universitas Brawijaya; STIE Malangkuçeçwara

BUiLD – Building Universities in Leading Disaster Resilience (2019-2022)

Proyek ini bertujuan untuk menciptakan pusat keunggulan dalam ketahanan bencana di setiap universitas Indonesia yang berpartisipasi. Pusat-pusat ini akan mengawasi implementasi kerangka kerja ketahanan bencana yang komprehensif di dalam masing-masing institusi. Kerangka kerja ini mengintegrasikan pembangunan kapasitas ketahanan di berbagai tingkatan, termasuk tingkat individu, program, kelembagaan dan nasional.

Proyek Erasmus+ BUiLD membahas beberapa aspek pembangunan kapasitas ketahanan, termasuk tata kelola universitas, respon bencana dan kemampuan pemulihan, pelatihan kesadaran bencana, pengembangan kurikulum, pertukaran informasi dan pegetahuan internal dan eksternal, serta penggalangan dana.  Salah satu tujuan proyek adalah untuk meningkatkan daya tarik pendidikan ketahanan bencana dan pengembangan karier untuk mengembangkan penelitian, inovasi, dan kapasitas kepemimpinan di masa depan.

Program & Partner Universities: University of Gloucestershire; Institute Polytechnic Porto; University College Copenhagen; Hafelakar; Universitas Islam Indonesia; Universitas Ahmad Dahlan; President University; Universitas Andalas; Universitas Khairun; Universitas Muhammadiyah Palu; Universitas Surabaya;
Universitas Lambung Mangkurat

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi A. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak tahun 2013.