• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Apoteker UII Siap Berikan Layanan Kesehatan yang Unggul dan Prima
Berita Kegiatan

Apoteker UII Siap Berikan Layanan Kesehatan yang Unggul dan Prima

Meredanya pandemi Covid-19 bukan menjadi alasan untuk berhenti menjaga kesehatan. Pascapandemi, kesehatan justru perlu semakin diperhatikan. Apoteker sebagai drug informer punya peran penting melayani masyarakat untuk mendapatkan edukasi tentang obat yang tepat. Pandemi tidak hanya memberikan pelajaran berupa tingginya tuntutan profesionalisme kerja apoteker tapi juga kecerdasan pemanfaatan teknologi dan kompetensi di bidang sosial. Seorang apoteker harus pintar mengambil peluang inovasi, cepat memprediksi perubahan dan memiliki digital skill.

Seperti disampaikan Ketua Program Studi Profesi Apoteker Universitas Islam Indonesia (PSPA UII) dalam rilisnya, Dr. Farida Hayati, M.Si dalam acara sumpah apoteker yang diadakan di Auditorium Prof. K.H. Abdulkahar Mudzakkir pada Selasa (21/3). Sumpah apoteker tersebut dihadiri 71 apoteker baru.

“PSPA UII terus menyiapkan lulusannya melalui proses pembelajaran dengan metode Case Based Learning (CBL) dan praktek kerja di instansi rumah sakit, apotek, PBF, puskesmas, industri, dan pemerintahan. Metode pembelajaran yang digunakan selain memperkuat keilmuan juga mengasah softskill yang dibutuhkan dalam menghadapi persaingan dunia kerja. Persiapan menghadapi Uji Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI) juga dilakukan secara sistematis,” terangnya.

Ia juga berbangga karena PSPA UII telah terakreditasi unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Periode sumpah kali ini menurutnya menggembirakan sekaligus membanggakan, karena predikat akreditasi unggul yang diperoleh dan kelulusan UKAI yang tinggi pada periode terakhir.

Ditambahkan Farida Hayati, terdapat dua lulusan terbaik yang mendapatkan predikat cumlaude yakni apt. Era Ayuk Adistia, S.Farm. dan apt. Novita Ayu Wardhany, S.Farm. yang mendapatkan apresiasi berupa pin emas dan CDC Award. Pin emas merupakan bentuk apresiasi dari UII atas prestasi yang telah dicapai.

Sedangkan CDC Award berupa trofi dan hadiah sebesar Rp 1.500.000,- merupakan apresiasi dari PT. Catur Dakwah Crane Farmasi, salah satu mitra PSPA UII yang peduli terhadap bidang pendidikan apoteker. Selain itu, PSPA UII juga memberikan penghargaan kepada peraih nilai UKAI tertinggi yang pada periode ini diraih oleh apt. Era Ayuk Adistia, S.Farm. dengan capaian nilai 90,50.

Secara keseluruhan PSPA UII juga meluluskan 21 lulusan dengan predikat cumlaude. PSPA UII berkomitmen menghasilkan lulusan yang berkualitas dengan kemampuan akademik yang kompeten, serta softskill yang mendukung untuk berkiprah di bidang kefarmasian.

Ditegaskan Farida Hayati, dengan kurikulum baru PSPA tahun 2022, proses pembelajaran semakin didominasi praktik yang dilengkapi dengan penyelesaian kasus riil kefarmasian. “Keunggulan kurikulum PSPA UII adalah di bidang Promosi Kesehatan serta adanya Interprofessional education (IPE) dalam proses pembelajaran. Kolaborasi antar tenaga kesehatan perlu dipupuk sejak masa pembelajaran melalui IPE. Saat ini untuk pelaksanaan IPE, PSPA telah menggandeng Fakultas Kedokteran UII dan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta sebagai mitra,” tutupnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Jaka Nugraha, S.Si., M.Si. selaku Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik & Riset menyatakan sebagai dampak pandemi, permintaan sektor kesehatan yang meliputi vitamin, suplemen, dan obat peningkat kekebalan tubuh mengalami peningkatan.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan hingga tahun 2021 terdapat 241 industri pembuatan obat-obatan, 17 bahan baku obat-obatan, 132 obat-obatan tradisional, dan 18 industri ekstraksi produk alami. Ekspor produk farmasi hingga saat ini telah tersebar di beberapa negara, diantaranya Belanda, Inggris, Polandia, Amerika Serikat, dan sebagian besar negara-negara ASEAN.

“Apoteker baru UII harus bisa memanfaatkan peluang-peluang yang tersedia. Saudara dituntut untuk lebih adaptif dan inovatif dalam menyongsong persaingan yang semakin ketat. Persaingan dunia farmasi saat ini semakin terbuka lebar, saudara harus menjadikan hal ini sebagai peluang dan tantangan yang harus dipersiapkan dengan baik, ditambah kondisi dunia telah berubah dengan adanya pandemi covid-19,” jelasnya.

Terakhir, perwakilan Konsil Kefarmasian Indonesia, Dr. apt. Azrifitria, M.Si menjabarkan akronim SIAP (Skill, Innovation, Attitude, and Professional). “Skill artinya seorang apoteker harus bisa mengasah kemampuan, dan meningkatkan keterampilan dengan berbagai media. Innovation berarti harus dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, dan memiliki inovasi dalam berkarya. Attitude bermakna harus memiliki budi yang luhur, dan professional memiliki makna bahwa seorang apoteker dalam melaksanakan praktik kefarmasian harus bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab, dan mengedepankan etika legal,” jelasnya.

Acara Sumpah Apoteker PSPA UII juga dihadiri oleh perwakilan Pengurus Pusat (PP) Ikatan Apoteker Indonesia, apt. Arief Sidharta Buana, S.Si., perwakilan Dinas Kesehatan Yogyakarta, Rahmad Dwi Suryanto, SKM, M. HKes., serta pimpinan di lingkungan UII. (AD/ESP)

22 Maret 2023
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/Sumpah-Apoteker-UII.jpg 450 732 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2023-03-22 13:52:192023-03-28 13:54:10Apoteker UII Siap Berikan Layanan Kesehatan yang Unggul dan Prima

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: The Conversation Indonesia Ajak Dosen UII Rajin Menulis Opini Populer Link to: The Conversation Indonesia Ajak Dosen UII Rajin Menulis Opini Populer The Conversation Indonesia Ajak Dosen UII Rajin Menulis Opini Populer Link to: Ramadan Lebih Berarti, UII Hadirkan Acara Pembacaan Puisi Link to: Ramadan Lebih Berarti, UII Hadirkan Acara Pembacaan Puisi Ramadan Lebih Berarti, UII Hadirkan Acara Pembacaan Puisi Scroll to top Scroll to top Scroll to top