• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Pentingnya Mempelajari Sains Guna Meraih Kemuliaan
Berita Kegiatan

Pentingnya Mempelajari Sains Guna Meraih Kemuliaan

Dalam rangka memperdalam esensi bulan Ramadan, Universitas Islam Indonesia (UII) bersama Magister Farmasi UII mengadakan webinar kajian spesial Ramadan bertajuk “Al-Quran dan Sains Modern”. Webinar keislaman yang diadakan secara daring tersebut berlangsung pada Rabu (20/3) dan menghadirkan Rektor UII Prof. Fathul Wahid, S.T., M. Sc., Ph.D., sebagai narasumber. Kajian ini ditujukan kepada masyarakat UII dan terbuka untuk umum melalui kanal Youtube dan Zoom Meeting serta dihadiri oleh lebih dari 340 peserta. Turut hadir untuk membuka sekaligus memberi sambutan, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UII Prof. Riyanto, S.Pd., M.Si., Ph.D.

Prof. Fathul Wahid pada kesempatannya menyampaikan sebuah kutipan dari Imam Syafi’i terkait peran ilmu. “Barang siapa menginginkan dunia, kebahagiaan dunia, maka dengan ilmu, dan barang siapa mengharapkan kebaikan, kemudahan akhirat, maka juga dengan ilmu, karena ilmu itu dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan di setiap prosesnya,” jelas Prof. Fathul Wahid.

Untuk mengetahui kebenaran dan mencapai kebijaksanaan, Prof. Fathul Wahid menerangkan perlunya peran ilmu. “Orang yang tidak mencintai ilmu itu tidak ada kebaikan di dalamnya dan tidak ada antara dia dan ilmu itu kearifan, kebijaksanaan, dan sedekah, kebenaran,  karena ilmu itu adalah kehidupan hati dan lentera visi (pandangan),” terangnya.

Terakhir, Prof. Fathul Wahid berpesan kepada para muslim/muslimah. “Perangai ilmiah jangan dipertentangkan dengan perangai religius, dan mengembangkan sains itu adalah perintah agama, sangat mulia dan harus dimuliakan. Jadi bagaimana di kalangan Islam ini harus kembali memuliakan sains dan saintis,” tambahnya.

Sementara itu dalam sambutannya,  Prof. Riyanto mengungkapkan esensi keberadaan Al-Quran tidak pernah lekang oleh zaman. “Ketika 1.400 tahun yang lalu, Al-Quran sudah mengenal besi, QS. Al Hadid, begitu sangat sempurnanya, sangat detail bahkan titik lebur besi dan seterusnya diungkap ya, dan sampai sekarang pun perkembangannya masih tetap bisa mengikuti,” sambut  Prof. Riyanto.

Disampaikan Prof. Riyanto, hakikat Al-Quran sebagai sebuah pedoman akan terus terjaga seiring berjalannya waktu. “Dengan Al-Quran itu bisa menjamin bahwa kehidupan kita dan Al-Quran itu juga akan bisa terus sampai akhir zaman, bisa kita pakai sebagai pedoman ya,” sambungnya.

Menurut  Prof. Riyanto, sehebat apapun seorang muslim dalam melakukan riset, standar pedoman yang paling utama adalah Al-Quran. “Bagaimana sikap kita sebagai seorang muslim (orang Islam) menyikapi perkembangan sains modern yang begitu pesat pandangan-pandangannya, tetapi kita mempunyai garis besar bahwa apapun, setinggi apapun kita melakukan riset, penemuan-penemuan baru yang sangat ekstrim bahkan hasilnya, maka kita masih punya pedoman bahwa Maha Benar Allah dengan segala firmannya,” ujarnya.

Terakhir, Prof. Riyanto menegaskan pentingnya menjadikan Al-Quran sebagai pedoman seorang peneliti muslim. “Dengan hasil riset itu akan menambah keimanan kita, akan menambah keyakinan kita bahwa Al-Quran juga kitab yang akan terus bertahan, akan terus bisa kita gunakan sebagai pedoman sampai akhir zaman ini,” pungkasnya. (JR/ESP)

21 Maret 2023
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Gedung-Lab-Terpadu-UII.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2023-03-21 09:47:252023-04-18 09:53:50Pentingnya Mempelajari Sains Guna Meraih Kemuliaan

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: UII Perluas Jejaring Internasional di Forum Internasional APAIE 2023 Thailand Link to: UII Perluas Jejaring Internasional di Forum Internasional APAIE 2023 Thailand UII Perluas Jejaring Internasional di Forum Internasional APAIE 2023 Thaila... Link to: Pentingnya Nilai dan Adab dalam Pesatnya Kemajuan Teknologi Link to: Pentingnya Nilai dan Adab dalam Pesatnya Kemajuan Teknologi Pentingnya Nilai dan Adab dalam Pesatnya Kemajuan Teknologi Scroll to top Scroll to top Scroll to top