UII Terima Kunjungan Yayasan Al-Irsyad Purwokerto
Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan Yayasan Al-Irsyad Purwokerto dalam rangka silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman mengenai pengelolaan dan pengembangan perguruan tinggi. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII pada Kamis (18/06) tersebut menjadi forum diskusi untuk memperkuat tata kelola institusi dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
Dalam sambutannya, Rektor UII, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dan pertukaran praktik baik antarlembaga pendidikan merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. “Setiap institusi memiliki pengalaman dan keunggulan yang dapat menjadi sumber pembelajaran bersama. Melalui forum seperti ini, kita dapat saling menguatkan dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, UII juga memaparkan berbagai pengalaman dalam pengembangan tata kelola universitas, penguatan budaya mutu, pengembangan sumber daya manusia, serta strategi membangun reputasi dan kepercayaan publik. Berbagai pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi institusi yang tengah mengembangkan atau memperkuat penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Ketua Yayasan Yayasan Al-Irsyad Purwokerto, Sadikun, M.Pd.I menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilandasi keinginan untuk belajar dari pengalaman panjang UII dalam mengelola perguruan tinggi. Menurutnya, UII berhasil tumbuh dan berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia dengan tata kelola yang kuat dan hubungan yang harmonis antara universitas dan badan penyelenggara. “Kami ingin belajar dan memperoleh masukan mengenai bagaimana mengembangkan perguruan tinggi, membangun tata kelola yang baik, serta menjaga sinergi antara universitas dan yayasan sebagai penyelenggara,” ungkapnya.
Melalui kunjungan ini, kedua institusi berharap dapat membangun komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan. Selain menjadi sarana berbagi pengalaman, pertemuan tersebut juga diharapkan membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan, peningkatan mutu akademik, serta penguatan kapasitas kelembagaan pada masa mendatang. (AHR/RS)





