• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Muktamar Pemikiran K.H. Hasyim Asy’ari berlangsung Khidmat
Berita Kegiatan, Pilihan

Muktamar Pemikiran K.H. Hasyim Asy’ari berlangsung Khidmat

Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar acara Muktamar Pemikiran KH Hasyim Asy’ari bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Alumni Ponpes Tebuireng (IKAPETE) Yogyakarta pada Jum’at (21/9). Acara tersebut membahas Pemikiran KH Hasyim Asy’ari tentang pesantren dan pemberdayaan masyarakat.

Muktamar yang berlangsung di gedung Wahid Hasyim lantai 5 tersebut menghadirkan beberapa pembicara diantaranya KH Abdul Hakim Mahfudz pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Alissa Wahid S.Psi, M.Psi putri sulung dari Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Prof. Dr. Zuhri S.Ag, M. Ag dosen UIN Sunan Kalijaga, Dr. Arif Akhyat MA dosen Universitas Gadjah Mada serta Dr. Muhammad Roy Purwanto S.Ag, M.Ag dosen Universitas Islam Indonesia.

Mengawali acara muktamar, Dekan FIAI Dr. Drs Asmuni M.Ag menyampaikan sambutan di hadapan para hadirin. Ia mengaku bahagia karena mendapat kunjungan dari KH Abdul Hakim Mahfudz, Alissa Wahid, para panelis serta seluruh hadirin. Ia juga membahas pemikiran yang telah disumbangkan oleh KH Hasyim Asy’ari.

“Pemikiran yang telah disumbangkan oleh KH. Hasyim Asy’ari tidak akan pernah habis, maka relevansinya dengan pendidikan dan pengabdian masyarakat, semua konsep dan teori yang telah dicontohkan beliau dapat kita jadikan pedoman. Sebagai ikhtiar kita untuk menghidupkan jiwa yang mati dengan menerapkan pemikiran KH. Hasyim Asy’ari” terangnya

Pidato kunci pada muktamar ini disampaikan oleh KH Abdul Hakim Mahfudz, Ia membahas tentang perjuangan KH. Hasyim Asy’ari mendirikan Nahdhatul Ulama’ yaitu berawal dari keresahan karena masalah banyak bermunculan. Dimulai dengan perpecahan yang terjadi karena Sarekat Islam memasukkan semua latar belakang muslim menjadi satu. Kemudian pergantian kekuasaan Arab Saudi yang mekmaksa jama’ah haji untuk mengikuti paham wahabi.

“Di balik himpitan tersebut KH. Hasyim Asy’ari serta pihak pondok-pondok pesantren yang telah lama mengajarkan bidang keilmuan islam akhirnya berkonsolidasi, banyak upaya dilakukan disaat perpecahan dimana pondok tradisional tidak memiliki wadah. Dengan demikian terjadi suatu peristiwa yang sangat luar biasa, lahirnya Nahdhatul Ulama’ tanggal 31 Januari 1926” katanya

Kemudian acara disambung dengan diskusi para panelis yang telah hadir. Panelis pertama Alissa Wahid menyampaikan materi terkait peran pesantren dalam memberdayakan masyarakat.

“Kalo saya melihat dari apa yang diteladankan oleh Hadratussyaikh (Kyai Hasyim Asy’ari) bagaiman pondok pesantren Tebuireng dan pondok pada umumnya dapat menjadi lembaga pendidikan yang paling baik dan ideal karena membawa nilai agama, membangun akhlak serta menyiapkan keilmuan” terangnya

Pada sisi lain, Zuhri membawakan materi relevansi pemikiran pendidikan Kyai Hasyim Asy’ari di era digital. Sementara itu Arif Akhyat membahas tentang sejarah pemberdayaan pesantren terhadap umat di Nusantara. Sesi terakhir disampaikan oleh Roy Purwanto membahas pemikiran KH. Hasyim Asy’ari tentang pondok pesantren. (GRR)

23 September 2024
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2024/10/Acara-Muktamar-Pemikiran-KH.-Hasyim-Asyari-berlangsung-Khidmat.jpg 825 1283 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2024-09-23 14:01:102024-10-02 14:44:34Muktamar Pemikiran K.H. Hasyim Asy’ari berlangsung Khidmat

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Sakapari 14 Arsitektur UII Bahas Peluang Digital Construction Link to: Sakapari 14 Arsitektur UII Bahas Peluang Digital Construction Sakapari 14 Arsitektur UII Bahas Peluang Digital Construction Link to: FK UII Gelar Seminar dan Workshop Penguatan Kolaboratif Kesehatan Haji Link to: FK UII Gelar Seminar dan Workshop Penguatan Kolaboratif Kesehatan Haji FK UII Gelar Seminar dan Workshop Penguatan Kolaboratif Kesehatan Haji Scroll to top Scroll to top Scroll to top