• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Dosen dan Peneliti Perempuan, Jangan Lupakan Sarapan Ya
Berita Kegiatan

Dosen dan Peneliti Perempuan, Jangan Lupakan Sarapan Ya

Sarapan ternyata menjadi hal yang tidak mudah, khususnya bagi para wanita baik yang aktif sebagai ibu rumah tangga maupun menjalani karir sebagai dosen dan peneliti. Fakta ini mendorong jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UII menggelar Global Women’s Breakfast (GWB) Seminar 2021. Acara tahunan dari International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC) ini berlangsung secara daring pada Selasa (9/2). Tujuannya untuk mendukung para peneliti wanita di seluruh dunia untuk tetap berkontribusi dalam pengembangan sains dan teknologi. Terdapat 371 titik di berbagai belahan dunia yang juga serempak menggelar acara ini mulai dari New Zealand dan berakhir di Hawai.

Guru besar Kimia UII, Prof. Dr. Is Fatimah, M.Si. dalam kata sambutannya mendukung penuh acara ini. “Kami mengharapkan partisipasi baik dari kalangan perempuan maupun laki-laki dalam acara ini untuk memberi dukungan dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada peneliti perempuan, dan juga para ibu-ibu rumah tangga yang saat ini sangat berkontribusi bagi keluarga mereka,” jelasnya.

Senada dengan itu, Prof. Fathul Wahid, Ph.D selaku Rektor UII juga menggarisbawahi isu perempuan yang seharusnya mendapat ruang yang setara seperti halnya laki-laki. “Sepertinya tidak sulit bagi kita untuk bersepakat bahwa peran perempuan dalam pengembangan sains sangat penting dan tidak mungkin untuk diabaikan. Hal ini tentu sejalan dengan IUPAC melalui kegiatan GWB 2021 pada pagi hari ini,” jelasnya.

Sebelum mengadakan seminar GWB sendiri, panitia dari Jurusan Kimia UII pada pekan sebelumnya telah melakukan kegiatan sosial di Panti Asuhan Putri Muhammadiyah Pakem. Kegiatan tersebut juga merupakan wujud kontribusi dan dukungan terhadap perempuan.

Acara pada pagi hari tersebut kemudian beralih pada pembicara utama yaitu Sri Fatmawati, M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Dalam penjelasannya, Sri Fatmawati mengusung tema kontribusi kimia bahan alam pada kesehatan dan pangan fungsional.

Menurutnya, kita patut bersyukur hidup dalam negeri dengan beragam bentuk keanekaragaman hayati yang dimilikinya. Lebih lanjut, ia menyebut keanekaragaman flora yang memiliki keunikan dari masing-masing endemik yang tercatat sekitar 40%-50% dari total flora di setiap pulau selain Sumatera yang hanya 23%.

Ia menilai potensi tersebut adalah tabungan bahan kimia alami dalam negeri yang sangat mungkin dapat dialih fungsikan sebagai obat-obatan tradisional mengingat bahan-bahan tersebut tidak dapat ditemukan di wilayah lain.

Beberapa contoh bahan alam yang dimanfaatkan untuk kesehatan misalnya adalah tumbuhan kumis kucing dan seledri yang dapat mengatasi tekanan darah tinggi. Kemudian kayu manis, mengkudu, dan pare yang berkhasiat mengatasi keluhan diabetes. Tentunya masih banyak pemanfaatan bahan kimia alami dalam mengatasi berbagai macam keluhan yang terkait dengan kesehatan. “Jadi intinya, ketika kita berbicara mengenai pangan fungsional itu merupakan produk pangan yang bisa meningkatkan atau memiliki fungsi lain seperti menyembuhkan penyakit, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi efek penuaan atau memberikan proses pemulihan” pungkasnya. (IAA/ESP)

11 Februari 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/02/Global-Womens-Breakfast-GWB-Seminar-2021.png 450 935 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-02-11 09:12:022021-02-11 09:17:49Dosen dan Peneliti Perempuan, Jangan Lupakan Sarapan Ya

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Tanggung Jawab Intelektual Link to: Tanggung Jawab Intelektual Tanggung Jawab Intelektual Link to: Sisi Lain Building Information Modeling Link to: Sisi Lain Building Information Modeling Sisi Lain Building Information Modeling Scroll to top Scroll to top Scroll to top