UII Perkuat Kemitraan dengan Pemkab Temanggung dan IKA UII Jawa Tengah
Universitas Islam Indonesia (UII) memperkuat kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UII Jawa Tengah melalui penandatanganan dua Nota Kesepahaman (MoU) di Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII, Sabtu (11/7). Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian kegiatan Sarasehan bersama Pengurus DPW IKA UII Jawa Tengah dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKA UII se-Jawa Tengah.
MoU antara UII dan Pemerintah Kabupaten Temanggung ditandatangani oleh Rektor UII, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., dan Bupati Temanggung, Agus Setyawan, S.E. Kesepakatan tersebut menjadi dasar kerja sama selama empat tahun di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta pengkajian kebijakan daerah. Kerja sama juga mencakup pengembangan pendidikan aparatur pemerintah daerah, penelitian dan publikasi ilmiah, promosi penerimaan mahasiswa baru, penyusunan rekomendasi kebijakan daerah, serta pemanfaatan sumber daya dan fasilitas kedua belah pihak.
Selain itu, UII juga menjalin kesepakatan dengan DPW IKA UII Jawa Tengah untuk memperkuat peran alumni sebagai mitra strategis universitas. Kerja sama tersebut meliputi promosi penerimaan mahasiswa baru, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), penelitian dan publikasi ilmiah, pengembangan jejaring alumni, serta berbagai program strategis lain yang akan ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama sesuai kebutuhan.
Rektor UII, Prof. Hari Purnomo menegaskan bahwa alumni merupakan salah satu kekuatan penting dalam pengembangan universitas. Menurutnya, potensi tersebut perlu terus diperkuat agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan UII. “Kami menganggap bahwa alumni adalah salah satu kekuatan di universitas. Kalau alumninya hebat, pasti universitasnya hebat,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Temanggung, Agus Setyawan, menyambut baik kemitraan yang dibangun bersama UII. Ia berharap kerja sama tersebut mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Temanggung sekaligus mendukung pengembangan universitas. “Terima kasih sekali. Semoga kontrak kerja sama yang tadi kita tandatangani bersama itu bermanfaat untuk masyarakat Temanggung dan pastinya bermanfaat untuk UII,” tandasnya.
Lebih lanjut, Wakil Rektor Bidang Kemitraan dan Komunikasi Strategis UII, Ir. Winda Nur Cahyo, S.T., M.T., Ph.D., ASEAN Eng., APEC Eng., mengatakan kemitraan dengan alumni menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas kolaborasi universitas dengan berbagai pemangku kepentingan. Melalui jejaring profesional yang dimiliki alumni, UII memiliki peluang lebih besar mengembangkan kerja sama di berbagai daerah, memperluas akses magang dan karier bagi mahasiswa, serta mendukung promosi penerimaan mahasiswa baru.
Senada dengan itu, Ketua DPW IKA UII Jawa Tengah, Muhammad Erfi Lathief, S.E., M.M., menegaskan kesiapan alumni untuk berperan aktif dalam mendukung berbagai program strategis universitas. Menurutnya, jejaring alumni di Jawa Tengah menjadi modal penting untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, sekaligus mendukung kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta membuka lebih banyak peluang magang dan pekerjaan bagi mahasiswa maupun lulusan UII.
Sarasehan yang digelar dalam rangkaian kegiatan tersebut menjadi forum silaturahmi sekaligus ruang diskusi antara pimpinan universitas dengan pengurus DPW IKA UII Jawa Tengah dan DPD IKA UII se-Jawa Tengah. Berbagai peluang kolaborasi dibahas, mulai dari penguatan jejaring alumni, pengembangan kemitraan dengan pemerintah daerah, hingga peningkatan kontribusi alumni dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Melalui dua nota kesepahaman tersebut, UII mempertegas komitmennya membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan pemerintah daerah dan alumni. Sinergi ini diharapkan memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi sekaligus memperluas kontribusi UII dalam pengembangan sumber daya manusia, riset, pengabdian kepada masyarakat, serta pembangunan daerah.





