UII Terima Kunjungan Universitas Pertahanan RI
Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan dari delegasi Universitas Pertahanan (Unhan) RI di Gedung GBPH. Prabuningrat, Kampus Terpadu UII pada Kamis (16/07). Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kolaborasi strategis di bidang pendidikan dan pelayanan pertahanan, sekaligus sebagai bagian dari rangkaian kegiatan survei statistik yang akan dilaksanakan oleh Unhan pada 27-31 Juli 2026 mendatang. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi yang sama-sama memiliki akar sejarah perjuangan bangsa yang kuat dalam kontribusinya terhadap ketahanan nasional.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kemitraan dan Komunikasi Strategis UII, Ir. Winda Nur Cahyo, S.T., M.T., Ph.D., ASEAN Eng., APEC Eng. menyambut hangat kedatangan delegasi Unhan yang dipimpin oleh Kolonel Sus Dr. Sulistyanto, S.Pd., M.Comm beserta jajaran. Winda memperkenalkan sekilas mengenai sejarah pendirian UII yang sangat lekat dengan para tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia. “Sejarah UII tidak jauh dari dinamika perjuangan bangsa. Sebagai universitas nasional pertama di Yogyakarta, dosen dan mahasiswa UII terdahulu juga turut serta berjuang menumpahkan kontribusinya bagi tanah air,” ungkap Winda.
Lebih lanjut, Sulistyanto menyampaikan apresiasi atas sambutan dari UII, Sulistyanto menjelaskan bahwa UII dipilih sebagai salah satu lokus utama dalam kunjungan dan survei statistik mereka di Yogyakarta, di samping beberapa perguruan tinggi lainnya. Langkah ini diambil guna memperkuat outcome-based learning serta ketahanan nasional melalui pendekatan komprehensif di sektor pendidikan.
Sulistyanto juga menegaskan nilai strategis dari UII yang dinilai sangat kontekstual dengan fokus pertahanan negara saat ini. “Uraian mengenai sejarah UII sendiri sangat kental dengan sejarah perjuangan Indonesia dulu. Hal ini sangat kontekstual sekali dengan kondisi kita saat ini, termasuk pengabdian yang kami berikan kepada masyarakat. Karena pada akhirnya, semua keluarannya adalah untuk pertahanan nasional, dan pertahanan itu bukan milik pertahanan saja, melainkan kebahagiaan bangsa secara keseluruhan,” jelas Sulistyanto.
Melalui pertemuan awal ini, kedua belah pihak berharap hubungan kerja sama tidak hanya berhenti pada kegiatan survei kali ini saja, melainkan menjadi gerbang pembuka untuk kolaborasi yang lebih luas di masa depan. Sinergi ini diharapkan mampu mengintegrasikan potensi akademik yang dimiliki UII dengan program-program strategis Unhan demi kemajuan pendidikan dan pertahanan Indonesia. (AHR/RS)




