• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Menjadi Pemilih Cerdas dan Kritis
Berita Kegiatan, Pilihan

Menjadi Pemilih Cerdas dan Kritis

Pemilihan umum yang sudah di depan mata membuat suhu politik kian memanas. Kontestasi yang sengit di antara para elit politik turut berimbas pada meningkatnya gesekan di antara pendukung di masyarakat. Hal ini tentunya perlu diantisipasi agar penyelenggaraan pemilu tetap berlangsung damai dan substantif.

Ini juga yang menjadi pokok bahasan Seminar Nasional yang diadakan Pusat Studi Hak Asasi Manusia (PUSHAM) Universitas Islam Indonesia (UII) pada Kamis (28/3) di kampus Fakultas Hukum UII. Seminar yang dihadiri oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI), Pramono Ubaid Tanthowi ini mengusung tema ‘Mendorong Pemilu Damai dan Substantif: Peta Jalan Menuju Perlindungan Hak Memilih’.

Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., selaku rektor UII, dalam sambutannya menekankan menjadi pemilih waras dan mandiri. “Mari menjadi pemilih yang mandiri dan mengedepankan akal sehat. Semoga pemilu segera berlalu dengan berkualitas, menghasilkan orang-orang terpilih dengan legitimasi tinggi. Semoga bangsa Indonesia kembali waras dan tidak membocorkan energi yang terbatas, untuk sesuatu yang tidak berdampak untuk kemajuan bangsa”, pesannya.

Dalam paparannya, pembicara Pramono menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat dalam menyambut Pemilihan Presiden (Pilpres), secara tidak langsung membuat kampanye caleg kurang terdengar. Ini tentu menjadi tantangan para caleg mempromosikan programnya.

“Selain mengurangi kesempatan caleg berkampanye, ternyata ada setidaknya hampir setengah dari pemilih di Indonesia yang tidak tahu tanggal pemilu,” paparnya. Ia menganggap ini sesuatu yang tidak wajar dimana para pemilih tahu siapa yang akan mereka pilih, tapi tidak tahu kapan mereka harus memilihnya. Beliau juga mengimbau untuk tidak meremehkan dampak hoaks karena dapat mempengaruhi elektabilitas para calon.

Sementara itu, Eko Riyadi S.H., M.H selaku ketua PUSHAM UII lebih menyorot fenomena politik identitas yang mengasosiasikan aktifitas politik dengan latar belakang pelaku politik. Ia menyebut contoh seorang tokoh agama dan adat di sebuah daerah di Lombok Utara mendapat larangan untuk menjalankan aktifitasnya karena berseberangan pilihan politik dengan elit politik setempat. Eko menyimpulkan bahwa terkadang tidak semua isu atau konflik agama adalah murni tentang agama, sebagian boleh jadi politik.

Sedangkan, pembicara Burhanuddin Muhtadi, M.A., Ph.D menjelaskan bahwa pemilih memilih berdasarkan faktor sosiologis yang linear. “Kita akan memilih para calon yang pemikirannya sama dengan apa yang kita pikirkan, yang kita setujui, dan memiliki visi yang sama”, katanya. (IG/ESP)

29 Maret 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/04/IMG_8398.jpg 330 506 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-03-29 06:11:562019-04-01 06:14:45Menjadi Pemilih Cerdas dan Kritis

Berita Terakhir

  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Cilacs UII Ajak Siswa Muslim Thailand Kenali Budaya Indonesia Link to: Cilacs UII Ajak Siswa Muslim Thailand Kenali Budaya Indonesia Cilacs UII Ajak Siswa Muslim Thailand Kenali Budaya Indonesia Link to: Mahasiswa UII Raih Juara 1 Poster Edukasi Kesehatan Link to: Mahasiswa UII Raih Juara 1 Poster Edukasi Kesehatan Mahasiswa UII Raih Juara 1 Poster Edukasi Kesehatan Scroll to top Scroll to top Scroll to top