• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Kreativitas Dibutuhkan untuk Merespons Era Digital
Berita Kegiatan

Kreativitas Dibutuhkan untuk Merespons Era Digital

Di masa sekarang, banyak lowongan pekerjaan yang tidak hanya mengandalkan nilai akademis, melainkan juga kreativitas seseorang. Baik kreatif dalam hal desain, editing, dan sebagainya. Berbagai aplikasi tersedia secara luas, dan memungkinkan bagi siapapun untuk dapat menggunakannya melalui smartphone maupun laptop. Aplikasi-aplikasi yang tersedia ini ada yang geratis, dan berbayar dari biaya rendah hingga harga yang fantastis.

Topik tersebut memantik organisasi keagamaan Hafiz-hafizah Mahasiswa Univeristas Islam Indonesia (HAWASI UII) mengadakan pelatihan desain aplikasi open source, yakni Inkspace. Kegiatan tersebut diberi judul Pelatihan Dakwahgram for Ummah yang dilaksanakan selama dua hari pada 27-28 Juni melalui Google Meet.

Ketua panitia, Muhammad Fikri Ahsani Ash Shaumi mengatakan bahwa era digital dimana visual menjadi hal penting dalam setiap hal. Pelatihan desain ini diharapkan agar setiap orang dapat memaksimalkan potensi-potensi desain, visual, editing guna kebutuhan edukasi, dakwah, bisnis, atau hal lain yang bersifat pribadi maupun instansi. Pelatihan di hari pertama diisi oleh Rifqi Akhdan Pradipta, mahasiswa Teknik Kimia 2018 UII, pendiri jasa desain Dabir Design Studio yang juga aktif sebagai pengurus HAWASI dan Laboratorium Mahasiswa (LABMA) UII. Sedangkan di hari kedua, diisi oleh Ahmad Mauludin Rahmanulail.

Inkscape merupakan aplikasi baru yang belum banyak orang mengetahuinya. Inkspace merupakan software editor berbasis vector yang bersifat Open Source (bebas dan terbuka) di bawah lisensi GPL. Karena bebas dan terbuka, maka 100% gratis. Software ini dapat menjadi alternatif dari penggunaan aplikasi berbayar seperti Corel Draw, Adobe Illustrator, Gravit Designer, dan Alfinity Designer. Software ini sangat cocok untuk kalangan pelajar, mahasiswa atau praktisi desain grafis yang ingin menggunakan software tanpa harus membajak atau membayar banyak uang, bahkan dapat juga digunakan oleh freelancer yang ingin mencari keberkahan.

Setiap aplikasi memiliki kelebihan dan kekurangan, begitupun dengan Inkscape. Kelebihan aplikasi ini adalah open source (gratis), ringan untuk dioperasikan, ukuran file yang kecil, tool lengkap, kualitas hasil bermutu, dapat membaca dan mengedit file dari editor lain. Sedangkan kekurangannya menurut Rifqi Akhdan Pradipta antara lain masih terbatas membaca dan mengedit file dari software lain terutama berbentuk (.cdr). Selain itu penggunanya masih sedikit dan interface yang bertumpuk.

Guna menghasilkan poster yang baik, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama adalah readability (mudah dibaca). Di aplikasi Inkspace agar mudah dibaca maka font size diposter minimal 24 sampai 26, sebab hasil akan berbeda ketika dilayar sama yang sudah jadi di format jpg atau pdf. Font type maksimal 3 jenis font, kalau lebih dari 3 maka kurang enak dilihat pembaca, bahkan dapat membuat sakit mata.

“Ada empat type font, ada serif, sans serif, display, sama script atau handwriting,” tambah Rifqi Akhdan Pradipta. Selain font, jarak spasi, warna pada teks juga perlu diperhatikan jika ingin mendapatkan poster yang mudah dibaca dan mudah dimengerti. Sedangkan warna terdapat tiga jenis, yakni primer, sekunder, dan tersier.

Komposisi saat mengedit juga perlu diperhatikan. Dalam bahasa komposisi berarti tata letak. Layout merupakan sebuah sket rancangan awal untuk menggambarkan organisasi unsur-unsur komunikasi grafis yang akan disertakan. Prinsip layout ada empat, urutan, penekatan, leseimbangan, dan kesatuan. Selama masa pelatihan ini, setiap peserta wajib mengunduh aplikasi Inkspace dan langusng mempraktekannya dengan dibimbing langsung oleh pemateri. (SF/RS)

1 Juli 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/Masjid-Ulil-Albab_UII.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-07-01 23:59:462020-07-02 00:17:21Kreativitas Dibutuhkan untuk Merespons Era Digital

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Penuh Perjuangan untuk Menjadi Arsitek Link to: Penuh Perjuangan untuk Menjadi Arsitek Penuh Perjuangan untuk Menjadi Arsitek Link to: Kondisi Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19 Link to: Kondisi Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19 Pernyataan Sikap UIIKondisi Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19 Scroll to top Scroll to top Scroll to top