• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / PPKM, Efisiensi atau Insinuansi
Berita Kegiatan

PPKM, Efisiensi atau Insinuansi

Pernyataan Sikap UII

Lembaga Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (LEM UII) menyelenggarakan kajian keilmuan dengan bertemakan “PPKM: Efisiensi atau Insinuansi” dengan menghadirkan pembicara Founder of Lokataru, Haris Azhar pada Senin (12/7).

Mengawali pemaparannya Haris Azhar menjelaskan bahwa semakin hari semakin baik setelah diselenagarakannya vaksinasi, hal itu menunjukan bahwa ada perkembangan dimana terpenuhinya hak ekonomi sosial termasuk kesehatan, ini dikenal dengan prinsip progesifitas. Banyaknya pejabat negara yang merupakan pebisnis hingga pemerintah menggunakan pendekatan bisnis dalam segala sesuatu.

Hal tersebut menyebabkan sejumlah indikator yang mendasar menjadi diabaikan, misalnya, seperti ketersediaan obat-obatan, dokter dan tenaga kerja yang sangat diperlukan dalam masa pandemi Covid-19. Ia menambahkan kalau sekarang ini vaksin ingin diperjualbelikan ketika terjadi krisis ekonomi, padahal di dalam prinsip ketersedian itu artinya seharusnya memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan yang baik untuk kelompok usia rentan yang terutamanya lebih membutuhkan.

Founder of Lokataru tersebut menyampaikan kekecewaannya kepada negara dalam mengelola menyelesaikan masalah kesehatan dalam pandemi Covid-19 dan mencegah menyebarkan informasi untuk menganggap virus Covid-19 itu tidak ada. Kemudian, mengenai aksesbilitas seperti akses infomasi, akses obat-obatan, akses daya tahan ekonomi, kewajiban-kewajiban hukum dalam UU kesehatan sudah menyatakan ketika terjadi pandemi itu harusnya menjadi tanggungjawab negara untuk menyiapkkan daya tahan masyarakat. Serta, pemerataan mengenai vaksin yang penting dan fasilitas obat-obatan itu penting diberikan ke daerah-daerah terpencil.

Menurut Haris Azhar, proses penyelenggaraan vaksinansi harus diperbaik terutama dalam ketersediaan, kualitas dan akesnya untuk mengutanamakan masyarakat dan mempermudah mendapatkannya secara gratis. Efektivitas vaksin itu meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat, dengan itu maka pemerintah bisa mendistribusikan energinya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya vaksin.

“Strategi komunikasi pemerintah harus diperbaiki agar mempermudah proses penyelenggaraan. Dengan demikian, harus melakukan penyelamatan terhadap krisis ini. Metodelogi aksinya adalah menyadari tapi juga harus memilih ranahnya, terutama dengan menyusun prioritas pada vaksinasi,” tandas Haris Azhar. (FHC)

15 Juli 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Kampus-UII-1.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-07-15 12:52:592021-08-12 12:57:03PPKM, Efisiensi atau Insinuansi

Berita Terakhir

  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Kini Tak Lagi Darurat Link to: Kini Tak Lagi Darurat Kini Tak Lagi Darurat Link to: Membangun Startup Dari Kampus Link to: Membangun Startup Dari Kampus Membangun Startup Dari Kampus Scroll to top Scroll to top Scroll to top