• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Pentingnya Pertolongan Pertama Kesehatan Mental
Berita Kegiatan

Pentingnya Pertolongan Pertama Kesehatan Mental

Mindset

Kesehatan mental menjadi salah satu kunci seseorang meraih hidup bahagia. memiliki mental yang sehat akan membuat seseorang cenderung berpikir positif akan berbagai hal. Sebaliknya, seseorang yang memiliki masalah pada mental biasanya memiliki kecenderungan untuk lebih mudah menyikapi suatu tindakan dengan perasaan negatif dan pikiran yang kacau.

Menanggapi hal ini, Program Studi (Prodi) Farmasi Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan pelatihan terkait pentingnya pertolongan pertama kesehatan mental. Pelatihan yang diadakan secara daring melalui platform zoom meeting pada Minggu (19/6) tersebut menghadirkan Hana Morrisey, researching lecturer and certified instructor at Mental Health First Aid.

Pelatihan yang diadakan oleh UII dan MHFA England ini, merupakan salah satu bentuk kepedulian UII terhadap pentingnya mental health, baik itu di lingkungan kampus maupun masyarakat umum. Salah satu fokus tujuan dari MHFA adalah untuk mengurangi adanya stigma dan diskriminasi terhadap orang-orang yang terkena gangguan mental, sehingga dengan adanya pertolongan pertama akan sangat membantu.

Pada kesempatannya, Hana Morrisey menjelaskan kesehatan mental mulai dari pengertian kesehatan mental, depresi, faktor depresi yang berisiko, stigma dan diskriminasi, aksi pertolongan pertama kesehatan mental, dan beberapa hal terkait dengan kesehatan mental.

Menurut Hana Morrisey, isu-isu terkait kesehatan mental ini sudah sangat umum, sehingga dibutuhkan adanya upaya untuk mencegah dan mengobati orang yang sedang terkena gangguan kesehatan mental. Terlebih, ada begitu banyak isu diskriminasi terhadap mereka yang mengalami gangguan mental. Penting juga untuk diterapkan bahwa kesehatan mental ini perlu di edukasikan dan diinformasikan kepada banyak orang, supaya tidak terjadi lagi hal-hal yang dapat memperburuk kondisi seseorang yang sedang terguncang mentalnya.

Lebih lanjut, untuk pertolongan pertama kesehatan mental, ada suatu istilah yaitu ALGEE yang merupakan upaya untuk pertolongan pertama kesehatan mental. ALGEE merupakan singkatan dari Approach the person (assess and assist with any crisis, Listen and communicate non-judgmentally, Give support and information, Encourage the person to get appropriate professional help, dan Encourage other support.

Beberapa hal yang telah dijelaskan oleh Hana Morrisey merupakan salah satu cara untuk melakukan pertolongan pertama kesehatan mental, dan perlu untuk kita pahami bagaimana hal tersebut menjadi begitu penting untuk dipelajari.

Ketua Program Studi Farmasi, apt. Saepudin, S.Si., M.Si., Ph.D. mengatakan bahwa acara pelatihan ini dilakukan karena berdasarkan data yang ada, gangguan mental mengalami angka yang signifikan sejak tahun 2018 dan topik ini masih jarang dibahas.

“Mungkin karena topik ini belum banyak diangkat, baik secara umum apalagi di lingkup sempit farmasi. Jadi isu mental health itu kan sekarang anak anak muda, trendnya itu banyak yang cenderung mispersepsi atau kita kan mengenal ada istilah berlebihan dalam melakukan self diagnose, kena mental, depresi, macam-macam” ujarnya.

Menurut Saepudin, goals yang ingin dicapai dalam acara ini adalah kedepannya lebih banyak orang yang sadar akan gangguan kesehatan mental dan cara menanganinya.

“Goals nya yang pertama adalah kita punya orang-orang yang memiliki awareness yang lebih tinggi berkaitan dengan kesehatan mental. Selanjutnya selain punya awareness juga siap untuk memberikan pertolongan pertama pada orang-orang di sekitarnya yang sekiranya memiliki potensi gangguan mental,” ungkapnya.

Ia berharap bahwa acara seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. “Harapannya ini jangan sampai jadi yang pertama dan yang terakhir, mudah mudahan bisa bekerja sama, terjadi inisiasi kerja sama baik dengan MHFA England maupun dengan MHFA Australia. Jadi kita bisa mengadakan training-training berikutnya atau kita justru mungkin bisa menginisiasi,” pungkasnya. (JR/RS)

21 Juni 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/03/Gedung-FMIPA-UII.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-06-21 14:12:142022-06-24 09:59:53Pentingnya Pertolongan Pertama Kesehatan Mental

Berita Terakhir

  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY
  • BP Inauguration 2026: Momen Selebrasi dan Transformasi Mahasiswa Bridging Program UII
  • Jawab Kebutuhan Pasien Internasional, CILACS UII dan RS Panti Nugroho Teken MoU Interpreter Bahasa Arab 

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan Link to: Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan Link to: UKM KOPMA UII Raih Juara Lomba Tangkas Terampil Perkoperasian Link to: UKM KOPMA UII Raih Juara Lomba Tangkas Terampil Perkoperasian Pernyataan Sikap UIIUKM KOPMA UII Raih Juara Lomba Tangkas Terampil Perkoperasian Scroll to top Scroll to top Scroll to top