Entries by 985230102

Pendidikan dan Sila Pertama

Pendidikan sebagai ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan amanah konstitusi yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945. Isu tentang pendidikan selalu menarik, karena peran penting pendidikan dalam memajukan peradaban manusia. Kemajuan peradaban manusia selalu disertai dengan kualitas pendidikan yang baik, pada masanya. Generasi terdidik adalah aktor peradaban. Penyataan ini valid tidak hanya untuk masa lalu, tetapi juga […]

Kampus Berkelanjutan Terbayang

Tema yang diangkat dalam The 2nd National Sustainability University Leaders Meeting ini adalah Kepemimpinan dalam Transformasi Kampus Berkelanjutan Pascapandemi. Acara ini merupakan kerja bareng antara Universitas Indonesia dan Universitas Islam Indonesia.   Optimis menghadapi pandemi Tema ini menyiratkan optimisme (semoga yang terukur), karena akan memperbincangkan masa depan: pascapandemi, meski sampai hari ini kita tidak tahu […]

Kini Tak Lagi Darurat

Akhir semester ini, kali kesepuluh, kami, Jurusan Studi Informatika Universitas Islam Indonesia, menggelar pameran karya mahasiswa. Pertama kali, pameran dilaksanakan pada 2016, ketika kami “memerdekakan” kurikulum, empat tahun sebelum konsep serupa diperkenalkan secara nasional. Sebelum pandemi Covid-19, acara dihelat laksana pameran betulan, dengan stan untuk setiap tim dan terbuka untuk publik. Pengunjung bisa ikut memberikan […]

Rekonstruksi Peradaban

Kami sadar bahwa topik di atas cakupannya cukup luas, multidimensi, dan menuntut kajian lebih luas dan dalam. Tulisan singkat ini diangkat dari kuliah umum di Universitas Islam Indonesia (UII) pada 27 Juni 2021 oleh Komaruddin Hidayat yang berjudul Menemukan Kembali Imajinasi Islam, dan diharapkan menjadi pemantik diskusi lanjutan. Setiap bangsa besar memiliki akar tunggang budaya […]

Pemilik dan Tamu Peradaban

“We may learn from history, but history never repeats itself.“. Kita dapat belajar dari sejarah, tetapi sejarah tidak mengulang dirinya sendiri. Itulah kalimat penutup dari artikel yang ditulis oleh Goitein (1963) dengan judul “Between Hellenism and Renaissance—Islam, The Intermediate Civilization”, yang diterbitkan oleh Islamic Studies, 58 tahun yang lalu. Artikel sepanjang 18 halaman itu menyebut […]

Fitrah Kolektif

Tujuan ultima dari puasa Ramadan adalah membimbing kita kepada ketakwaan. Ketakwaan yang berbuah amal salih akan menghadirkan tiga macam perolehan: kesejahteraan (lahum ajruhum inda rabbihim), kedamaian (bebas dari ketakutan) (la khaufun alaihim), dan kebahagiaan (la hum yakhzanun).   Fitrah sebagai karakteristik asal Ketika merayakan Idulfitri, kita diharapkan menjadi manusia baru yang semakin sadar dengan tujuan […]

Profesor: Pemburu, Peluru, dan Penjuru

Saya membayangkan seorang profesor yang merupakan “manusia langka” di Indonesia dapat menjalankan paling tidak tiga peran. Untuk memudahkan mengingat, saya menggunakan metafora berima: pemburu, peluru, dan penjuru. Seorang profesor adalah pemburu. Peran ini akan menjadikannya sebagai pencari rahasia alam yang belum terkuak, penyingkap ilmu Allah yang belum dipahami, dan penemu hubungan antartitik di alam yang […]

,

Farmasi dan Kesehatan Publik

Saya ingin berbagi dua poin dalam tulisan ringkas ini. Pertama, salah satu tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs) adalah memastikan kehidupan sehat dan meningkatkan kesejahteraan (well-being) untuk semua kelompok umur tanpa kecuali. Data dari World Health Organization (WHO) termutakhir yang dapat diakses (sebelum pandemi, 2018) menunjukkan bahwa proporsi pengeluaran untuk kesehatan (current health expenditure, CHE) […]

Religious Education, Sciences and Civilization  

In this short welcoming speech, I would like to share two thoughts that may stimulate further meaningful discussion among us. I encourage myself to do so, even if it seems like pouring a handful of salt into oceans. Firstly, the theme of the conference is both important and interesting, “the role of religious education in […]

Penjajahan dan Perang Narasi

Hampir 30 tahun lalu, di awal 1990an, ketika kuliah sarjana, saya membaca buku Orientalisme karya Edward W Said yang diterbitkan oleh Pustaka Bandung. Pada saat itu, bagaimana media membentuk persepsi publik, seperti dibahas di salah satu bagian buku, masih sulit dibayangkan. Tidak seperti sekarang ini, ketika persepsi publik dimainkan oleh para pendengung (buzzer) atau kelompok […]