• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Cegah Kesalahan Informasi Dengan Komunikasi yang Mumpuni
Berita Kegiatan, Pilihan

Cegah Kesalahan Informasi Dengan Komunikasi yang Mumpuni

Kemampuan komunikasi yang baik sudah menjadi atribut wajib bagi seorang akademisi, terutama peneliti yang erat kaitannya dengan publikasi ilmiah. Tanpa adanya komunikasi, suatu gagasan atau riset yang tengah dilakukan dapat menimbulkan kebingungan informasi atas riset tersebut. Komunikasi terutama berbicara di depan audiensi penting bagi seorang peneliti dalam keberlangsungan risetnya.

Guna meningkatkan kemampuan komunikasi tersebut Universitas Islam Indonesia (UII) bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Trainings in Transferable Skills: Presentation and Communication Skills pada 1-5 April 2019 di kampus UII. Kegiatan yang diselenggarakan kali ini, merupakan bagian dari kegiatan Repesea Erasmus+ dalam upaya peningkatan kapasitas perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara.

Disampaikan Sid Suntrayuth Ph.D., dari International College of NIDA, Bangkok Thailand seorang peneliti memiliki penguasaan komunikasi yang baik. Komunikasi akan menunjang transfer informasi dari peneliti mengenai riset yang tengah dikerjakannya. Pasalnya, penyampaian hasil riset yang efektif dapat meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam riset.

“Dengan informasi yang benar, disajikan dengan cara yang dapat dimengerti, bukan tidak mungkin kita bisa mendapatkan sebuah keputusan penting dalam suatu permasalahan yang diangkat dari topik penelitian tersebut,” ujarnya.

Lanjut Sid Suntrayuth, banyak sekali peneliti yang memiliki riset yang baik dan bagus namun kesulitan ketika harus menyampaikan riset yang dikerjakan, khususnya menggunakan Bahasa Inggris. Ia mengatakan terdapat tiga poin penting yang perlu diingat agar dalam berkomunikasi lawan bicara atau audiensi paham, yakni berbicara dengan jelas pada poin yang akan disampaikan, ajukan pertanyaan, dan mendengarkan lawan bicara dengan seksama.

Ketiga poin ini perlu dilakukan agar informasi yang diterima tidak salah. “Berbicaralah dengan tenang jangan berputar-putar dan langsung pada inti pembicaraan. Jika diperlukan gunakanlah bahasa tubuh agar lawan bicara atau audiensi bisa lebih memahami maksut yang kita sampaikan,” ujar Sid Suntrayuth.

Selain itu dalam berkomunikasi, perlu diperhatikan pula kecepatan dalam berbicara. Ini akan sangat berpengaruh terhadap sejauh mana informasi yang disampaikan dapat dipahami audiensi. Dengan terlalu cepat akan menyebabkan salah persepsi pada audiensi, namun dengan berbicara terlalu lambat dapat membuyarkan konsentrasi peneliti.

“Berbicara dengan normal tidak terlalu cepat dan lambat. Inilah salah satu perlunya bagi peneliti agar memahami riset yang tengah dikerjakan agar mampu menyampaikan informasi dengan baik,” ujar Sid Suntrayuth.

Sid Suntrayuth menambahkan dalam menyampaikan riset di depan audiensi diperlukanya kemampuan untuk membangun sebuah cerita. Ini akan menyebabkan ketertarikan audiensi terhadap topik yang sedang dibicarakan. Namun sekali lagi perlu diperhatikan agar cerita yang dibuat tidak bertele-tele guna menghindari salah paham.

“Buatlah kerangka cerita yang menarik agar audiensi nyaman mendengarkan apa yang disampaikan. Juga dapat dipadukan dengan tampilan presentasi yang menarik tentunya,” tandasnya. (ENI/RS)

10 April 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/04/Cegah-Kesalahan-Informasi-Dengan-Komunikasi-yang-Mumpuni.jpg 316 507 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-04-10 23:05:212019-04-10 23:05:21Cegah Kesalahan Informasi Dengan Komunikasi yang Mumpuni

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Siswa Thailand Antusias Ikuti English Immersion Program di UII Link to: Siswa Thailand Antusias Ikuti English Immersion Program di UII Siswa Thailand Antusias Ikuti English Immersion Program di UII Link to: Perkembangan Manajemen Olahraga Semakin Masif Link to: Perkembangan Manajemen Olahraga Semakin Masif Perkembangan Manajemen Olahraga Semakin Masif Scroll to top Scroll to top Scroll to top