• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Garda Terdepan Bukan Tenaga Kesehatan Melainkan Kita
Berita Kegiatan

Garda Terdepan Bukan Tenaga Kesehatan Melainkan Kita

Kita semua menjadi garda terdepan dalam upaya melawan pandemi Covid-19. Sementara tenaga kesehatan berada di benteng pertahanan terakhir. Hal ini dikemukakan Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D saat menjadi pembicara pada webinar Pesona Ta’aruf (PESTA) tahun 2020, Jumat (11/9).

“Kita harus berhati-hati, disiplin, menjaga jarak, cuci tangan, memakai masker. Supaya benteng pertahanan terakhir, para tenaga kesehatan terlindungi, jangan sampai kita lalai, yang akhirnya musuh langsung menembus ke benteng pertahanan terakhir,” pesan Fathul Wahid kepada mahasiswa baru UII.

Fathul menambahkan semua negara terkena Covid-19. “Jika ada yang mengaku tidak terkena, mungkin bukan berada di muka bumi ini. Tetapi yang membedakan adalah bagaimana cara merespon Covid-19 tersebut,” jelasnya.

Lalu bagaimana cara merespon yang benar? Menurut dr. Reisa Broto Asmoro, yang juga selaku pembicara webinar mengungkapkan pentingnya menerapkan adaptasi baru. “Kita harus melakukan adaptasi kebiasaan baru, mengadaptasikan kebiasaan-kebiasaan baru yang sebelumnya belum pernah kita lakukan, menjadi kebiasaan yang kita jalani sehari-hari pada masa Covid-19 ini,” paparnya.

Sosok yang sempat didapuk sebagai juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 ini menjelaskan bahwa pada dasarnya adalah bagaimana melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Menjaga kebersihan dengan cara mencuci tangan, jaga jarak, menggunakan masker dan juga menkonsumsi makanan dengan gizi yang cukup serta tidur yang seimbang.

Fathul Wahid menambahkan, misi besar dari UII sebenarnya sederhana, tetapi penting yaitu menyelamatkan pendidikan. Seperti dengan cara tetap mengadakan kegiatan akademik secara online, tetap memberikan ijasah kelulusan dengan protokol yang ketat, memberikan beasiswa kepada 2000 lebih mahasiswa yang terdampak pandemi, memberikan bantuan koneksi internet kepada 7000 lebih mahasiswa, membuka layanan konseling psikologis dan kesehatan, dan banyak lainnya.

Di akhir pemaparannya, Fathul Wahid kembali mengingatkan akan keberadaan pandemi Covid-19. “Jangan sampai kita menjadi Kuda Troya seperti dalam mitologi Yunani, yang harusnya kita bersama-sama melawan Covid-19, tetapi karena kita merasa sok sehat melalaikan berbagai protokol yang ada,” pesannya. (MAC/RS)

13 September 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/Kampus-UII-5.jpg 412 598 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-09-13 15:04:062021-08-12 13:32:30Garda Terdepan Bukan Tenaga Kesehatan Melainkan Kita

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Berani Berkata di Tengah Isu Keadilan Gender Link to: Berani Berkata di Tengah Isu Keadilan Gender Berani Berkata di Tengah Isu Keadilan GenderSukses Berkarir Sesuai Syariat Islam Link to: Kiat Tuntaskan Skripsi Saat Pandemi Link to: Kiat Tuntaskan Skripsi Saat Pandemi Kiat Tuntaskan Skripsi Saat Pandemi Scroll to top Scroll to top Scroll to top