• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Merancang Rumah yang Mampu Bertahan di Tengah Perubahan Iklim
Berita Kegiatan, Pilihan

Merancang Rumah yang Mampu Bertahan di Tengah Perubahan Iklim

Setiap orang berhak tinggal di rumah yang aman, sehat, dan mampu melindungi keluarga dari kondisi lingkungan yang terus berubah. Berangkat dari keyakinan tersebut, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII)  menyelenggarakan Coffee Morning Lecture (CML) ke-9 dengan tema “Kajian Rumah Adaptif Iklim” Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (28/11) di Selasar Gedung Moh. Natsir FTSP UII menghadirkan para akademisi, praktisi perumahan, pemangku kepentingan sektor konstruksi, mitra pembangunan, serta masyarakat penerima manfaat dari Desa Wunung, Gunungkidul.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia (Habitat for Humanity Indonesia) untuk merancang Rumah Habitat Adaptif Iklim di Desa Wunung, Gunungkidul. Perancangan tersebut mengintegrasikan riset ilmiah, konteks ekologis kawasan karst, serta kebutuhan nyata masyarakat, dengan dukungan PT Prudential Life Assurance Indonesia sebagai mitra strategis.

Kegiatan dibuka dengan sambutan salah satu perwakilan pimpinan PT Prudential Life Assurance Indonesia yang menyatakan komitmennya dalam menjaga ketahanan masyarakat.  “Kami percaya bahwa investasi terbaik adalah memastikan setiap keluarga tinggal di rumah yang mampu melindungi mereka dari risiko iklim. Kolaborasi bersama FTSP UII dan Habitat for Humanity Indonesia adalah bentuk nyata kontribusi Prudential untuk ketahanan keluarga Indonesia,” ujar Pimpinan PT Prudential Life Assurance Indonesia dalam sambutannya.

Lebih dari itu, Senior Manager of Field Operations Habitat for Humanity Indonesia menyatakan Yayasan Habitat berperan penting dalam implementasi di lapangan, mulai dari asesmen kebutuhan hingga konstruksi rumah adaptif. “Rumah bukan hanya bangunan; ia adalah ruang aman bagi keluarga. Di Wunung, kami belajar bahwa solusi teknis harus berjalan bersama budaya lokal dan partisipasi masyarakat. Itulah kekuatan rumah adaptif iklim,” ungkapnya.

Selanjutnya, Prof. Ilya Fadjar Maharika, M.A., IAI dalam sambutannya mengeaskan posisi UII sebagai kampus yang menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. “Ini bukan sekadar program akademik. Ini adalah wujud keberpihakan UII terhadap ketangguhan masyarakat. Rumah adaptif iklim menunjukkan bahwa ilmu arsitektur, teknik sipil, dan teknik lingkungan dapat menyatu menjadi solusi yang membumi dan visioner,” tutur Prof. Ilya Fadjar Maharika.

Memasuki sesi inti, Karnen Dasen menguraikan perjalanan program tantangan lapangan, dan proses pendampingan penerima manfaat di Desa Wunung. Karnen menyatakan kunci keberhasilan program adalah kepemilikan bersama. Warga tidak hanya menerima rumah tetapi ikut berkontribusi dalam pembangunan dan perawatan rumah.  “Kolaborasi dengan FTSP UII memperkaya desain dan memastikan rumah yang dibangun benar-benar responsif terhadap iklim dan konteks lokal,” ungkapnya.

Sebagai peneliti utama, Prof. Suparwoko memaparkan hasil kajian arsitektur adaptif iklim yang dikembangkan berdasarkan kondisi karst Gunungkidul, pola hidup warga, dan teknologi konstruksi yang terjangkau. “Rumah adaptif iklim bukan sekadar penyesuaian kecil pada desain. Ia merupakan pendekatan holistik yang menimbang orientasi matahari, ventilasi alami, konservasi air, material lokal, hingga kapasitas ekonomi warga,” tegasnya.

Diskusi semakin hidup dengan adanya dua panelis ahli  yang memberikan pandangannya terkait rumah adaptif iklim, seperti Ar. Erlangga Winoto, IAI, AA. selaku Ikatan Arsitek Indonesia DIY yang menyatakan bahwa rumah adatif iklim di Wunung merupakan contoh nyata praktik arsitektur kontekstual yang jarang ditemukan. “Desain adaptif iklim bukan tren sesaat, tetapi kebutuhan masa depan Indonesia,” ungkap Ar. Erlangga.

Lebih lanjut, Direktur Green Building Council Indonesia (GBCI), Ar. Daud Tjondro Rahardja, MBA., IAI., GP. menyoroti pentingnya standar bangunan hijau dalam konteks rumah rakyat. “Rumah adaptif iklim adalah fondasi menuju bangunan hijau yang terjangkau. Kita harus memastikan prinsip keberlanjutan tidak hanya untuk gedung besar, tetapi juga untuk rumah sederhana yang dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, FTSP UII menegaskan peran strategisnya sebagai institusi yang mendorong perubahan nyata. Rumah adaptif iklim dari Wunung membuktikan bahwa rumah yang baik bukan hanya bangunan yang berdiri, tetapi ruang yang menjaga kehidupan di tengah ketidakpastian iklim. (AHR/RS)

29 November 2025
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2025/11/Merancang-Rumah-yang-Mampu-Bertahan-di-Tengah-Perubahan-Iklim-scaled.jpg 1440 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2025-11-29 12:00:242025-12-06 10:50:05Merancang Rumah yang Mampu Bertahan di Tengah Perubahan Iklim

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Cilacs UII Ikut Menguatkan Standar Kemahiran Berbahasa Indonesia di Kancah Internasional Link to: Cilacs UII Ikut Menguatkan Standar Kemahiran Berbahasa Indonesia di Kancah Internasional Cilacs UII Ikut Menguatkan Standar Kemahiran Berbahasa Indonesia di Kancah ... Link to: UII Dorong Integrasi Pendidikan Islam dan Teknologi pada Student Symposium 2025 Link to: UII Dorong Integrasi Pendidikan Islam dan Teknologi pada Student Symposium 2025 UII Dorong Integrasi Pendidikan Islam dan Teknologi pada Student Symposium ... Scroll to top Scroll to top Scroll to top