• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Tim Mahasiswa FK UII Raih Juara 3 DIMSCO
Berita Kegiatan

Tim Mahasiswa FK UII Raih Juara 3 DIMSCO

Pernyataan Sikap UII

Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) yang terdiri dari Vatia Lucyana Hendyca dan Adi Nugraha berhasil bersaing dalam acara Diponegoro Medical Scientific Competition(DIMSCO) yang berlangsung pada tanggal 30-31 Oktober 2021. Mengangkat topik bahayanya hoax terkait pandemi Covid-19 melalui media sosial tiktok, tim UII berhasil unggul dari tim peserta lainnya yang berasal dari berbagai universitas ternama.

“Hoaks terkait virus Covid-19 bermunculan sejak awal ditemukan di China, bahkan hingga hari ini saat sudah ditemukan vaksinnya,” papar Vatia.

Vatia merasa resah sekaligus prihatin terhadap hoaks yang tumbuh di masyarakat. Sebagai seorang mahasiswa kedokteran, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk mengatasi masalah tersebut.

Hoaks atau berita bohong merupakan informasi yang sesungguhnya tidak benar, namun dibuat seolah-olah merupakan fakta. Tujuan dibuat suatu hoaks adalah untuk membuat masyarakat merasa tidak aman, khawatir, dan bingung. “Dalam kebingungan, masyarakat cenderung akan mengambil keputusan yang lemah dan salah,” jelas Vatia.

Saat ditanya terkait hoaks apa saja yang beredar di masyarakat, Vatia mengungkapkan ada banyak sekali yang beredar. Menurutnya, berdasarkan dari KOMINFO ada sekitar 1.733 hoaks terkait Covid-19 dan vaksin. Salah satunya adalah virus tersebar akibat kebocoran laboratorium di Wuhan. Namun, faktanya virus Covid-19 sebetulnya menginfeksi kelelawar. Tapi, karena manusia mengkonsumsi kelelawar yang terinfeksi hingga akhirnya virus bermutasi di tubuh manusia.

Hoaks lain yang beredar menurut Vatia adalah bahwa menyemprotkan alkohol ke seluruh tubuh manusia dapat membunuh virus Covid-10. Faktanya hal tersebut justru akan akan menimbulkan iritasi kulit dan memudahkan bakteri untuk menginfeksi.

Selanjutnya Adi juga menceritakan mengapa ia tertarik menggunakan media sosial tiktok untuk mengedukasi masyarakat. Menurutnya, mulai tahun 2021 penggunaan media sosial yang berasal dari China tersebut naik tajam. Total ada sekitar 92.2 juta pengguna Indonesia, dihitung per Juli 2021. “Video singkat namun berisi padat informasi kini lebih diminati masyarakat,” tutur Adi.

Dalam video singkat berdurasi 60 detik sudah mampu memberikan informasi mengenai apa saja hoaks yang beredar seperti yang disampaikan oleh Vatia. Ia juga memberikan tips kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai semua berita yang beredar utamanya di media online.

“Kini dari portal resmi KOMINFO, terdapat sekitar 43.000 situs di Indonesia yang mengklaim sebagai portal berita, dari jumlah tersebut yang sudah terverifikasi sebagai situs resmi tidak sampai 300,” kata Adi.

Menurut Adi, saat sedang berselancar di internet kita harus memperhatikan URL situs tersebut, biasanya situs yang tidak resmi menggunakan banyak domain blog. Penting juga untuk mencermati judul berita. Berita hoax cenderung menggunakan judul berita yang sensasional dan provokatif.

Adi berpesan jika kita bisa cukup mengakses berita atau informasi terkait Covid-19 dari portal resmi pemerintah seperti https://www.kemkes.go.id atau https://www.pedulilindungi.id. (UAH/RS)

 

7 November 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Kampus-UII-1.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-11-07 14:28:342021-11-19 14:31:28Tim Mahasiswa FK UII Raih Juara 3 DIMSCO

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Habib Jafar: Sains Tidak Bertentangan dengan Al-Quran Link to: Habib Jafar: Sains Tidak Bertentangan dengan Al-Quran Habib Jafar: Sains Tidak Bertentangan dengan Al-QuranMindset Link to: Dosen UII Kembali Masuk ke Jajaran 2% Ilmuwan Berpengaruh Dunia Link to: Dosen UII Kembali Masuk ke Jajaran 2% Ilmuwan Berpengaruh Dunia Top 2% World Ranking Scientists UIIDosen UII Kembali Masuk ke Jajaran 2% Ilmuwan Berpengaruh Dunia Scroll to top Scroll to top Scroll to top