• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / UII Bersinergi dengan BNN Tangkal Bahaya Narkoba
Berita Kegiatan, Pilihan

UII Bersinergi dengan BNN Tangkal Bahaya Narkoba

Semakin meningkatknya kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia turut menjadi perhatian penting bagi Universitas Islam Indonesia (UII). Sebagai bentuk kepedulian UII pada pencegahan penyebaran Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA) di lingkungan perguruan tinggi, maka UII telah mendirikan Pusat Studi NAPZA. Hal ini dianggap penting karena pengguna NAPZA dari kalangan mahasiswa di Yogyakarta menduduki peringkat pertama.

Demikian sebagaimana disampaikan Rektor UII, Nandang Sutrisno, SH., LLM., M.Hum., Ph.D. saat membuka acara Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA, di Gedung Auditorium Kahar Mudzakir, Selasa (05/9). Pelaksanaan sosialisasi yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan penguatan imunitas mahasiswa baru ini diisi langsung oleh Brigjen Pol dr. Victor Pudjiadi, Sp.B, FICS,DFM selaku Staf Ahli Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia dan dihadiri oleh segenap mahasiswa baru UII.

Dalam sambutannya, Nandang Sutrisno menyampaikan bahwa UII benar-benar menerapkan zero tolerance terhadap penggunaan narkoba. “Tidak ada toleransi di UII, setiap mahasiswa yang melakukan pelanggaran dengan menggunakan NAPZA, maka UII akan memberikan sanksi yang sangat berat mulai dari skorsing sampai pemecatan”. tandasnya

Lebih lanjut Nandang Sutrisno juga berpesan hendaknya mahasiswa baru UII selalu berhati-hati dalam bergaul dan pandai memilih pergaulan. “Minimnya pengawasan orang tua dan pemilik kos menjadi salah satu penyebab tingginya angka penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa, sehingga adik-adik mahasiswa baru harus selalu berhati-hati dalam memilih pergaulan”. Ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sebagai bentuk antisipasi UII pada penyalahgunaan NAPZA dan pergaulan bebas mahasiswa, saat ini UII telah berinisiatif melaksanakan sertifikasi kos-kosan di sekitar kampus terpadu.

Sementara itu, Prof. Dr. dr. H. Soewadi, MPH, Sp.KJ(K) selaku kepala pusat studi NAPZA UII menyampaikan bahwa bahaya penyalahgunaan narkoba memerlukan perhatian khusus. “Terus meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba yang berdampak buruk bagi kesehatan dan sosial perlu mendapatkan perhatian khusus, sehingga harapannya dengan acara ini para mahasiswa khususnya mahasiswa baru bisa benar-benar memahami betul kiat-kiat menghindari narkoba”.

Prof. Soewandi juga menyebutkan terus meningkatnya jumlah korban mengindikasikan bahwa jumlah penyalahgunaan narkoba di Indonesia yang tampak selama ini belum tentu mewakili angka sesungguhnya. “Bisa jadi ada sepuluh kali lipat penyalahgunaan narkoba yang tidak tampak sehingga kita harus benar-benar hati-hati”. ungkapnya

Kepala Bidang Pencegahan BNNP DIY, Bambang Wiryanto S.Si mengatakan sosialisasi sangat penting dan diharapkan bisa memberikan kesadaran bagi perguruan tinggi lainnya untuk peduli dan mau berkontribusi melawan narkoba.

Ia juga menyebut permasalahan narkoba di DIY sudah sangat mengkhawatirkan. “Dari hasil penelitian yang diadakan BNN bekerjasama dengan UI pada tahun 2015, DIY menduduki peringkat ke-8 Penyalahgunaan Narkoba dengan total pengguna 60.182 orang. Sedangkan hasil penelitian 2016, kalangan mahasiswa DIY menduduki peringkat pertama seluruh Indonesia dalam hal penyalahgunaan narkoba sehingga seluruh elemen termasuk perguruan tinggi di Yogyakarta harus bersinergi dengan BNN untuk menurunkan angka ini”. Ungkapnya.

5 September 2017
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2017/09/IMG_5194.jpg 330 503 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2017-09-05 15:35:002017-09-05 15:35:00UII Bersinergi dengan BNN Tangkal Bahaya Narkoba

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Psikolog Dituntut Miliki Prespektif Internasional Link to: Psikolog Dituntut Miliki Prespektif Internasional Psikolog Dituntut Miliki Prespektif Internasional Link to: Program KKN UII Tingkatkan Potensi Industri Desa Wringinputih Link to: Program KKN UII Tingkatkan Potensi Industri Desa Wringinputih Program KKN UII Tingkatkan Potensi Industri Desa Wringinputih Scroll to top Scroll to top Scroll to top