• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Yang Perlu Dilakukan Jika Mendapat Ujaran Kebencian dan Perundungan
Berita Kegiatan

Yang Perlu Dilakukan Jika Mendapat Ujaran Kebencian dan Perundungan

Sembari menunggu waktu berbuka puasa, Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia menyelenggarakan diskusi ringan mengenai Social Media Education bersama Indah Shafira Zata Dini pada Ahad (17/4). Beliau merupakan alumni Harvard University dengan studi International Education Policy dan saat ini sedang bekerja di The World Bank Jakarta. Acara sore ini disiarkan secara langsung di instagram @masjidulilalbabuii dan @safiruii dengan topik Spread Positivity, Stop Hate Speech dan Cyberbullying.

Indah berpendapat bahwa ujaran kebencian adalah salah satu bentuk cyberbullying. Padahal itu seringkali dilakukan tanpa sadar karena bentuk cyberbullying sangat beragam. “Kadang kita mikirnya cuma komentar doang kok, cuma post foto doang kok, oh cuma ini mah sepele becanda doang tapi ternyata itu sesuatu tindakan yang orang lain gasuka. Sehingga itu masuk ke perundungan siber tadi.” ungkap Indah.

Kemudian Indah mengatakan bahwa awal mula adanya cyberbullying adalah perbedaan pendapat yang terjadi antar manusia. Perbedaan pendapat tersebut dapat menimbulkan perasaan tidak setuju, lalu perasaan tersebut diutarakan dengan tidak baik. Selain itu perasaan senang menindas orang lain juga menjadi salah satu sebab adanya cyberbullying.

Kasus perundungan juga dapat menyebabkan depresi hingga hilangnya nyawa seseorang. Menurut Indah hal tersebut disebabkan korban yang tidak berani untuk berbicara dan merasa sendirian. Ia juga menambahkan informasi bahwa korban perundungan sebaiknya melapor kepada orang terpercaya. 

“Kita bisa banget loh ngobrol sama orang terpercaya. Kalo di sini ada temen-temen pelajar yang masih SMP atau SMA itu Kemendikbud punya sarana aduan namanya lapor.kemdikbud.go.id. Itu temen-temen bisa laporin tuh yang bully temen-temen.”, imbuhnya. Di samping itu, pelajar juga disarankan melaporkan perundungan kepada guru Bimbingan Konseling, wali kelas atau orang dewasa di sekitar.

“Jangan sampe kalo kita dibully kita mendem sendiri akhirnya merasa ga ada yang membantu, merasa ga ada yang menemani maka terjadilah hal seperti bunuh diri itu tadi.” tegas Indah. Saat ini konsultasi kepada psikolog  juga mudah melalui online sehingga dapat mencegah terjadinya hal-hal ekstrem.

Pesan dari Indah sebaiknya kita lebih peka kepada orang sekitar kemudian berusaha untuk merangkul dan mendengarkan mereka. “Buat temen-temen yang disini mungkin ngerasa lagi dirundung, ngerasa banyak hal yang buat temen-temen depresi. Kamu tidak sendirian.”, pungkasnya. (LY/ESP)

18 April 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/04/Yang-Perlu-Dilakukan-Jika-Mendapat-Ujaran-Kebencian-dan-Perundungan.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-04-18 13:02:052022-04-18 13:10:20Yang Perlu Dilakukan Jika Mendapat Ujaran Kebencian dan Perundungan

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Cilacs UII Terima Studi Banding UPB UINSI Samarinda Link to: Cilacs UII Terima Studi Banding UPB UINSI Samarinda Cilacs UII Terima Studi Banding UPB UINSI Samarinda Link to: Belajar Kinerja Auditor di Lembaga Pemerintahan Negara Link to: Belajar Kinerja Auditor di Lembaga Pemerintahan Negara Belajar Kinerja Auditor di Lembaga Pemerintahan Negara Scroll to top Scroll to top Scroll to top