• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Tangkal Pengaruh Negatif Media Sosial Lewat Kegiatan Keagamaan
Berita Kegiatan, Pilihan

Tangkal Pengaruh Negatif Media Sosial Lewat Kegiatan Keagamaan

Semakin merangseknya pengaruh media sosial yang masuk hingga ruang-ruang keluarga patut menjadi perhatian bersama. Tidak selalu berkonten positif, informasi yang beredar di media sosial seringkali bercampur baur dengan konten-konten negatif. Tanpa adanya benteng yang kuat, bukan tidak mungkin hal ini akan memberi dampak bagi tumbuh kembang keluarga, khususnya anak-anak dan generasi muda. Salah satu solusi adalah dengan menanamkan nilai agama dan moral di ruang keluarga sejak dini.

“Ketika orang tahu nilainya amal, dan membesarkan suatu amal maka ketika menghadapi berbagai problem maka dia akan kembali kepada amal agama. Karena amal agama adalah solusi setiap masalah kehidupan”, ungkap Ust. Damarsono selaku trainer gerakan taklim tersebut yang digagas dr. Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc selaku DPL 1 melalui KKN PPM UII.

UII menginisiasi kegiatan keagamaan berbasis keluarga yang diberi nama GERTAK (Gerakan Taklim). Gerakan yang terlaksana dari 31 Juli-31 Agustus itu juga mendukung program yang sudah berjalan di Kecamatan Samigaluh yaitu program sholat berjamaah di masjid. Ini merupakan respon UII atas keresahan para orang tua yang cemas dengan efek negatif media sosial melalui handphone dan internet serta acara televisi yang kurang mendidik. Mayoritas penduduk desa Gerbosari memang beragama Islam dengan penganut sekitar 4.664 orang dari total jumlah penduduk 4.863 warga.

“Kami merasakan dengan adanya GERTAK membuat kami bersemangat dalam menghidupkan amalan agama di rumah, dengan mendapatkan nasihat pada waktu dan tempat secara istiqomah bersama keluarga yang bisa menjadi alternatif”, demikian tanggapan dari warga dusun Sumbo, Samigaluh, Bp. Lagiman.

GERTAK dimulai dari rumah penduduk di mana masing-masing anggota keluarga berkumpul dan membaca kitab keagamaan, fadhillah amal dengan durasi 5-10 menit secara konsisten. Pembacaan hadist dari kitab fadhillah amal menjadi salah satu aktifitas utama. Di sana terdapat dorongan beribadah dan dakwah seperti menjaga sholat berjamaah di masjid, membaca Al-Qur’an, berdzikir, saling menasihati, bersilaturahmi, dan senantiasa memperbaiki diri.

“Waktu pembacaan kitab itu dimusyawarahkan bersama keluarga, dipilih waktu-waktu yang memungkinkan semua anggota keluarga berkumpul. Jadi mirip seperti menonton TV namun kontennya tentang keagamaan”, tambah dr. Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc.

Ditambahkan dr. Syaefudin Ali Akhmad, manusia terdiri dari unsur jasmani dan ruhani yang setiap unsur memerlukan nutrisi. “Unsur jasmani membutuhkan makanan dan minuman. Sedang unsur ruhani membutuhkan makanan berupa nilai spiritual keagamaan”, katanya.

Menurutnya, kemajuan teknologi dan perkembangan sosial telah berdampak pada menurunnya asupan rohani yang dibutuhkan seseorang. “Generasi muda akrab dengan gadget semakin jauh dari masjid dan nilai-nilai agama. Hampir semua tempat ibadah sepi dari anak-anak muda”, keluhnya.

Save

12 September 2017
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2017/09/gertak1.jpg 330 502 Direktorat Humas UII https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Direktorat Humas UII2017-09-12 13:15:572017-09-12 13:18:35Tangkal Pengaruh Negatif Media Sosial Lewat Kegiatan Keagamaan

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Perkuat Tim Pemasaran UII melalui Marketing Camp 2017 Link to: Perkuat Tim Pemasaran UII melalui Marketing Camp 2017 Perkuat Tim Pemasaran UII melalui Marketing Camp 2017 Link to: Pendidikan Kimia Dituntut Aktual Menjawab Tantangan Bangsa Link to: Pendidikan Kimia Dituntut Aktual Menjawab Tantangan Bangsa Pendidikan Kimia Dituntut Aktual Menjawab Tantangan Bangsa Scroll to top Scroll to top Scroll to top