• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Pendidikan Kimia Dituntut Aktual Menjawab Tantangan Bangsa
Berita Kegiatan, Pilihan

Pendidikan Kimia Dituntut Aktual Menjawab Tantangan Bangsa

Untuk menjawab tantangan Indonesia ke depan yang semakin kompleks, diperlukan ilmu pengetahuan yang maju. Salah satunya yakni ilmu kimia yang sangat diperlukan demi kemandirian bangsa. Akselerasi kemajuan ilmu kimia dapat dicapai dengan mendorong pendidikan kimia yang transformatif dan aktual.

Tema inilah yang mengemuka dalam penyelenggaraan ke-dua International Seminar on Chemistry Education (ISCE). Acara ini terselenggara atas kerjasama antara Program Pendidikan Kimia UII, Himpunan Kimia Indonesia, Kemenristekdikti dan beberapa Universitas di seluruh Indonesia.

Rektor UII, Nandang Sutrisno, SH., LLM., M.Hum., Ph.D menyampaikan rasa terimakasihnya atas partisipasi dari 600 peserta yang hadir dari seluruh Indonesia, seperti di antaranya dari NTT, Makassar, dan Jakarta.

“Tujuan seminar ini adalah untuk mempertemukan para peneliti, dosen juga para guru terutama guru SMA, SMK dan MA guna berdiskusi tentang pembelajaran kimia. Selama ini kimia dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit, sehingga melalui acara ini akan menjadi solusi  pembelajaran kimia di tingkat sekolah menengah”, ujarnya.

Beberapa ahli kimia dari Taiwan, Thailand, dan Malaysia juga turut hadir dalam acara ini.
Sementara Prof. Riyanto, M.Si., PhD., selaku Kaprodi Pendidikan Kimia UII sekaligus Ketua Penyelenggara 2nd ISCE pada kesempatannya mengatakan untuk menjadi negara yang maju, dibutuhkan kemajuan yang pesat di bidang kimia.

“Misal pada pengolahan garam dan tambang. Hal ini perlu kimia untuk mengolahnya agar Indonesia menjadi maju dan mandiri. Kondisi pendidikan kimia tingkat SMA di Indonesia banyak dijumpai para siswa merasa takut dengan kimia karena dianggap pelajaran yang susah dipelajari”, imbuhnya.

Oleh karenanya, ia menyarankan guru, dosen, dan peneliti perlu bertemu untuk merumuskan pendidikan kimia seperti yang tepat dipakai di Indonesia.
Ia juga berharap agar hasil konferensi dapat menjadi masukan ke pihak terkait sehingga menyangkut kurikulum dan media pembelajaran kimia di SMA itu menjadi tidak menakutkan tetapi disukai.

“Kimia di SMA perlu lebih banyak aplikasi, tidak melulu teori dan hitung-hitungan yang rumit. Misalnya diajak berpikir bagaimana cara pengolahan garam yang betul sehingga garam yang dihasilkan oleh petani bisa diolah menjadi garam murni dan bisa untuk memenuhi kebutuhan Indonesia sendiri”, jelasnya.

Hal tersebut mengindikasikan perlunya ilmu kimia yang dapat menjawab kebutuhan serta tantangan bangsa ke depan. Menurutnya, pendidikan kimia di Indonesia harus bertransformasi agar selalu aktual dalam menjawab tantangan itu.

13 September 2017
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2017/09/WhatsApp-Image-2017-09-11-at-21.51.41.jpeg 330 495 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2017-09-13 09:12:122017-09-13 09:14:44Pendidikan Kimia Dituntut Aktual Menjawab Tantangan Bangsa

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Tangkal Pengaruh Negatif Media Sosial Lewat Kegiatan Keagamaan Link to: Tangkal Pengaruh Negatif Media Sosial Lewat Kegiatan Keagamaan Tangkal Pengaruh Negatif Media Sosial Lewat Kegiatan Keagamaan Link to: Teknologi Hijau Penting Untuk Pembangunan Berkelanjutan Link to: Teknologi Hijau Penting Untuk Pembangunan Berkelanjutan Teknologi Hijau Penting Untuk Pembangunan Berkelanjutan Scroll to top Scroll to top Scroll to top