• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Pentingnya Memahami Dampak Perubahan Iklim
Berita Kegiatan, Pilihan

Pentingnya Memahami Dampak Perubahan Iklim

Perubahan iklim menjadi sebuah tantangan yang dihadapai manusia hingga waktu yang akan datang. Dibutuhkan upaya-upaya menyikapinya mengingat perubahan iklim memiliki dampak bagi keberlangsungan hidup manusia. Hal ini melatarbelakangi Pusat Studi Perubahan Iklim dan Kebencanaan (PuSPIK) UII mengadakan workshop dengan tema Climate Change Resilience and Mitigation Strategies in Volcanic Areas.

Workshop yang diadakan di auditorium Gedung Moh Natsir UII, pada Sabtu (8/12), mendatangkan tiga narasumber yakni Dr. Sandy Budi Wibowo, SP., M.Sc., Dr. Nur Aini Iswati Hasanah, S.T., M.Si dan Erstayudha Nurrizqi, S.Si., M.Sc. Tidak hanya diikuti mahasiswa UII, kegiatan ini juga menarik perhatian mahasiswa dari kampus lain untuk turut hadir.

Sandy Budi Wibowo dalam materinya fokus pada pembahasan gunung api dan dampak perubahan iklim yang ditimbulkan. Ia menerangkan berdasarkan berbagai studi yang telah dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya perubahan iklim. Terdapat berbagai pendapat bahwa diperkirakan adanya perubahan iklim secara global akibat erupsi gunung api.

“Namun disini terdapat ketidakpastian akibat informasi meteorology yang tidak komplit. Kedua, jumlah aerosol yang dilepaskan di udara belum diketahui pastinya seberapa besar menyebabkan perubahan iklim,” ujarnya.

Masih Sandy Budi Wibowo, pendapat lain bermunculan yang menyatakan tidak adanya korelasi terhadap penurunan temperatur dengan erupsi gunung berapi, dan menyatakan bahwa aktivitas matahari yang mempengaruhi penurunan suhu.

Nur Aini Iswati Hasanah dalam penjelasannya menerangkan tentang menyesuaikan pertanian terhadap perubahan iklim di Indonesia. Menurutnya gunung berapi merupakan sebuah anugrah bagi manusia. Tanah daerah gunung berapi cenderung subur dikarenakan oleh tumpukan material vulkanis ketika terjadi letusan.

Disampaikan Nur Aini Iswati Hasanah, adanya pencampuan antara tanah dengan material vulkanis akan meningkatkan kemampuan tanah untuk menahan zat pospor (P) dan memiliki potensi cadangan unsur hara. Perubahan suhu sangat berdampak pada pertanian, akibat dari perubahan suhu, pola curah hujan, peningkatan hama dan spesies invasif.

“Dampak lainnya dari segi gizi, mungkin saja kita akan kekurangan gizi karena apa ketika atmosperik CO2 meningkat akan mempengaruhi jumlah unsur-unsur yang ada di bahan pangan kita. Unsur dari karbon yang membentuk karbohidrat akan lebih besar sehingga unsur lain akan turun,” jelasnya.

Nur Aini Iswati Hasanah menambahkan, ciri utama manusia adalah membutuhkan makan berupa nasi sebagai bahan pokok. Disisi lain kegiatan pertanian menyumbang gas rumah kaca terbesar. Untuk itu dibutuhkan upaya mitigasi dan adaptasi. Salah satu mitigasi yang dilakukan dengan menanam varietas padi rendah emisi.

Erstayudha Nurrizqi pada sesi terakhir mengupas tuntas mengenai perubahan iklim di Indonesia dan strategi yang dapat dilakukan dalam menghadapi perubahan iklim. Untuk mengawali materi yang disampaikan, Ia mengenalkan bentuk-bentuk perubahan iklim dihadapan para mahasiswa. Bentuk-bentuk perubahan iklim yang terjadi seperti suhu meningkat, intensitas hujan lebih tinggi, peningkatan cuaca ekstrim dan muka air laut meningkat.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya dampak perubahan iklim tidak terbatas pada sektor pertanian, akan tetapi berdampak pada kesehatan, keanekaragaman hayati, sumber daya air hutan dan laut. Melengkapi pemaparan sebelumnya, Erstayudha Nurrizqi menerangkan upaya adaptasi yang dapat dilakukan berdasarkan kegiatan-kegiatan yang pernah Ia lakukan. Di antaranya melakukan konservasi tanah untuk menurunkan tingkat erosi. (NR/RS)

9 Desember 2018
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2018/12/IMG_1971.jpg 330 496 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2018-12-09 07:14:432018-12-10 10:43:31Pentingnya Memahami Dampak Perubahan Iklim

Berita Terakhir

  • PESTA UII 2026 Ditutup, Perjalanan Mahasiswa Baru Dimulai
  • Mahasiswa Baru UII Ikuti Pesona Ta’aruf 2026
  • Mahasiswa Baru UII Diajak Meneladani Nabi Muhammad
  • DPPM UII Gelar ICOLISAT 2026, Dorong Kolaborasi Global di Bidang Ilmu Hayat dan Teknologi Mutakhir
  • UII Sambut 5.326 Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: UII dan IFI Adakan Kuliah Umum ‘Sport and Diplomacy’ Link to: UII dan IFI Adakan Kuliah Umum ‘Sport and Diplomacy’ UII dan IFI Adakan Kuliah Umum ‘Sport and Diplomacy’ Link to: Manekin Jahit Docado Raih Juara 1 di Young Entrepreneur Days UI 2018 Link to: Manekin Jahit Docado Raih Juara 1 di Young Entrepreneur Days UI 2018 Manekin Jahit Docado Raih Juara 1 di Young Entrepreneur Days UI 2018 Scroll to top Scroll to top Scroll to top