Bagi mahasiswa prodi Pendidikan Dokter, kebutuhan alat peraga kedokteran yang berkualitas merupakan hal yang tak bisa ditawar. Sayangnya, harga alat semacam ini pun tergolong tidak murah karena kebanyakan di antaranya harus didatangkan dari luar negeri. Namun kedua Mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter UII angkatan 2015 yakni Felix Giovanni Hartono dan Reza Ishak Estiko punya ide berbeda. Berbekal riset dan pengamatan, mereka berkreasi membuat alat peraga kedokteran berupa boneka manekin yang dapat dijahit. Alat ini tidak hanya praktis namun juga membantu para calon dokter dalam belajar. Ide tersebut berhasil meraih Juara 1 Business Plan Competition pada ajang Young Entrepreneur Days UI 2018. Kegiatan yang diselenggarakan pada 22 November 2018 ini bertempat di FMIPA Universitas Indonesia dan diikitu oleh berbagai mahasiswa dari berbagai bidang kompetisi.

Felix Giovanni Hartono berujar mengapa tidak menjadi pengusaha dan juga dokter. Keduanya ingin mencoba untuk keluar dari zona nyaman lewat berpartisipasi dalam ajang tersebut. “Berbekal keberanian, kami memutuskan untuk berpartisipasi di lomba ini dengan membawa karya bisnis kami yang bernama Docado. Kami bergerak di bidang produksi alat peraga pendidikan kedokteran yakni manekin jahit atau suturing pad”, ujarnya. Ide bisnis ini pun diujicobakan di kompetisi YED UI 2018.

“Awalnya kami merasa pesimis karena kebanyakan dari peserta lain sudah mahir di bidang bisnis dan sebagian sudah pernah ikut lomba semacam ini sebelumnya. Sedangkan kami baru pertama kali mencoba”, katanya.

Menyadari hal itu, mereka pun mencoba menutupinya dengan lebih giat mempersiapkan produk. Waktu 1 minggu persiapan benar-benar dimanfaatkan dengan maksimal. Hasilnya pun cukup manis karena meraih kemenangan Juara 1 di kompetisi ini. “Sungguh sebuah prestasi yang tidak kami duga. Alhamdullilah, ini semua karena Allah”, pungkas Felix bersyukur. (GT/ESP)