• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / New Style dan Peradaban Baru
Berita Kegiatan

New Style dan Peradaban Baru

Hadirnya Industri 4.0 yang membawa pada kondisi serba digital telah banyak mempengaruhi dan merubah segala bentuk aktivitas pada sektor pendidikan, bisnis, dan beragam sektor lainnya. Era yang dikenal dengan kecanggihan mesin dan big data ini selalu menarik untuk dikaji dan didiskusikan. Di saat pandemi Covid-19 melanda, yang mengharuskan untuk sosial distancing, membuat segala hal dikerjakan secara online. Tak pelak kondisi ini membuat penggunaan internet dan mesin pintar menjadi sangat masif.

Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) terpantik untuk menggelar Muhibah Webinar seri#10 dengan mengangkat tema diskusi “New Style dan Peradaban Baru” pada Sabtu (27/6). Webinar menghadirkan pembicara Ir. Hanes Hendri M.M., Fandi Musjafir, dan Dr. Rer. Soc. Masduki, S.Ag., M.A., M.Si.

Hanes Hendri merupakan alumni UII yang saat ini berkarir di PT. Telkom sebagai Former VP. HCBP. Ia menyampaikan tiga peradaban besar, dimana saat ini berada di peradaban modern atau industrial revolution. Pada peradaban modern teknologi besi hadir dan berkembang menjadi mesin dan robot-robot yang menjadikan proses produksi lebih meningkat. Lalu muncul Artifial Inteligence dan Big Data dengan sistem sensorik transfer data yang sangat bagus mempercepat segala kegiatan manusia diberbagai aspek.

“Sebenarnya dari 2016 perusahaan maupun masyarakat sedang berjalan transformasi digital, namun dengan adanya pandemi proses ini dipercepat dengan berjalannya sistem work from home, selama tiga bulan semua pekerjaan dilakukan online. Terlihat bahwa saat ini mesin sangat membantu dan efektif, diprediksi di tahun yang akan datang sumber daya manusia sudah tidak banyak dibutuhkan lagi,” ungkap Hanes Hendri.

Selanjutnya, Fandi Musjafir, Head of Seva.id di PT. Astra Internasional tbk. yang juga Alumni UII menjelaskan new style di new era. Menurutnya telah terjadi perubahan drastis pada sikap individu karena kemudahan teknologi digital, dimana hal ini bisa digunakan oleh para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya. Jika dahulu konsumen harus keliling dari satu dealer ke dealer lain untuk mendapatkan informasi tentang motor, maka berbeda dengan saat ini informasi bisa mudah didapat hanya dari internet.

“Dalam berbisnis kita perlu yang namanya digital asset, memasarkan produk di media sosial, selain praktis pemasaran di media sosial juga sangat besar jangkauannya tanpa harus mengeluarkan budget pemasaran yang besar,” ujarnya.

Menurut Fandi, memanfaatkan teknologi digital juga sangat berpengaruh terhadap engagment konsumen kepada kita sebagai produsen, rata-rata setiap orang bermain sosial media kurang lebih delapan jam perhari, dengan melihat pola gaya hidup konsumen kita bisa tahu apa yang mereka butuhkan dan inginkan. Sehingga apa yang kita produksi bisa lebih tepat sasaran, karena saat ini setiap kostumer adalah digital kostumer.

Masduki dalam paparannya menjelaskan bahwa new normal saat ini dapat diposisikan sebagai ‘kode komunikasi’, yaitu tanda yang dikomunikasikan dari para pembuat keputusan seperti pemerintah kepada masyarakat luas mengenai keadaan. New normal belum dikatakan peradaban baru, tetapi hanya bentuk penyesuaian. Dalam pendekatan sejarah politik peradaban baru dimulai dan dipicu oleh hal-hal perang.

“Mungkin bisa saja setelah ini muncul peradaban baru yang ditimbulkan oleh konflik kesehatan yang memicu persaingan ketat dalam perekonomian, mengenai shifting industry yang mana akan bertahan di kala pandemi seperti ini,” terang Masduki yang merupakan dosen pada Program Studi Ilmu Komunikasi UII. (CSN/RS)

2 Juli 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/UII-Career-Center.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-07-02 13:50:392020-07-02 13:50:39New Style dan Peradaban Baru

Berita Terakhir

  • UII dan Badilag MA RI Gelar Seminar Nasional, Bahas Arah Baru Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Era Digital
  • UII Lepas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat SINERA 2026 ke Kabupaten Buton
  • UII Luncurkan Fakultas Teknik Desain Inovasi, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
  • FIAI UII Gelar Diskusi Kajian Turats Bahas Implementasi Epistemologi Ulil Albab dalam Ilmu Sosial
  • UII Sambut 22 Mahasiswa Internasional dalam Program P2A UIISAGE BRIDGE 2026

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Kondisi Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19 Link to: Kondisi Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19 Kondisi Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19Pernyataan Sikap UII Link to: Memperjuangkan Independensi Kekuasaan Kehakiman Link to: Memperjuangkan Independensi Kekuasaan Kehakiman Peran PemudaMemperjuangkan Independensi Kekuasaan Kehakiman Scroll to top Scroll to top Scroll to top