• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mahasiswa FK UII Raih Juara 2 Poster Nasional
Berita Kegiatan, Pilihan

Mahasiswa FK UII Raih Juara 2 Poster Nasional

Sekelompok mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menorehkan prestasi dengan berhasil menyabet Juara 2 Lomba Poster Nasional pada ajang Stop Antimicrobial Resistance yang diadakan oleh Standing Committee of Public Health Universitas Sumatera Utara (SCOPH CIMSA USU), 27 Juli-14 Agustus 2021. Tim yang beranggotakan tiga mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) UII angkatan 2020 yaitu Muhammad Rafi Falah, Fajrian Haikal Faros, dan Tsaniya Ahda Indrayani ini berhasil mengalahkan peserta lain dari berbagai universitas bergengsi di Indonesia.

Judul yang diangkat oleh tim mahasiswa FK UII dalam ajang ini adalah “Stop Konsumsi Antibiotik Sembarangan, Patuhi PPKM”. “Antimicrobial Resistance (AMR) adalah suatu kondisi dimana kekebalan bakteri terhadap antibiotik yang sebelumnya efektif dalam pengobatan,” jelas Rafi.

Penyebab AMR bisa bermacam-macam seperti ketidakpatuhan dalam minum obat antibiotik seperti lupa dan tidak menghabiskannya. Fajrian menerangkan jika obat antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati bakteri. Biasa diresepkan untuk pasien dengan infeksi bakteri yang bertujuan untuk membunuh dan menghentikan bakteri berkembang biak di dalam tubuh.

“Perlu diperhatikan jika antibiotik tidak dapat membunuh virus, sehingga khususnya saat ini antibiotik tidak dapat digunakan sebagai pengobatan virus Covid-19,” tangkas Fajrian.

Tidak semua infeksi bakteri memerlukan obat antibiotik karena infeksi ringan biasanya dapat pulih dengan sendirinya.

“Pemberian antibiotik biasanya diberikan pada pasien yang memiliki risiko menularkan penyakitnya pada orang lain dan berisiko untuk menyebabkan komplikasi pada organ tubuh lainnya,” terang Tsaniya.

Selain untuk mengobati infeksi bakteri, antibiotik juga bisa digunakan sebagai upaya pencegahan atau biasa digunakan sebagai profilaksis. Biasanya diberikan pada orang yang memiliki risiko tinggi mengalami infeksi bakteri, seperti pada pasien bedah.

“Pada beberapa kondisi penggunaan antibiotik biasanya dihindari yaitu saat hamil dan menyusui, juga apabila memiliki riwayat alergi,” jelas Rafi.

Seiring dengan majunya dunia kedokteran juga didukung oleh berbagai macam jenis obat baru yang ditemukan seperti halnya obat antibiotik. Salah satu yang paling dikenal oleh masyarakat adalah penisilin yang biasa digunakan untuk infeksi Streptococcus. Nama obat generik dari penisilin adalah amoxicillin, ampicillin, oxacillin, penicillin G, dan penicillin K.

“Meski sudah beredar bebas di pasaran namun tetap membutuhkan anjuran serta pengawasan dokter dalam penggunaannya untuk menghindari kejadian AMR,” tutur Fajrian.

“AMR perlu dicegah karena dapat menurunkan efektivitas kerja obat jika bisa menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan baik,”lanjutnya.

Tingginya kejadian AMR dikarenakan kurangnya pengetahuan di kalangan masyarakat. Melalui poster ini ketiga peserta berharap dapat ikut berperan dalam menurunkan angka kejadian AMR.

“Kami berusaha mengedukasi masyarakat dengan menjelaskan cara mencegah kejadian AMR seperti dengan memastikan menghabiskan antibiotik serta tepat waktu meminumnya, serta pastikan konsumsi antibiotik sesuai dengan resep dokter,” jelas Tsaniya.

Tsaniya menyampaikan jika sangat tidak dianjurkan untuk membeli antibiotik sendiri tanpa resep dokter. Dia juga berpesan agar masyarakat selalu perhatikan kebersihan sanitasi dan higienitas yang dikonsumsi agar terhindar dari infeksi bakteri. (UAH/RS)

17 Agustus 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/08/Mahasiswa-FK-UII-Raih-Juara-2-Poster-Nasional.jpg 450 771 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-08-17 05:07:082021-08-17 05:25:59Mahasiswa FK UII Raih Juara 2 Poster Nasional

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Sudut Pandang Agama Akan Perawatan Jenazah Covid-19 Link to: Sudut Pandang Agama Akan Perawatan Jenazah Covid-19 Sudut Pandang Agama Akan Perawatan Jenazah Covid-19 Link to: Belajar Public Relation Bersama Java PR Link to: Belajar Public Relation Bersama Java PR Belajar Public Relation Bersama Java PR Scroll to top Scroll to top Scroll to top