• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Indeks Berita2 / Berita Kegiatan3 / Tips Move On Dari Kegagalan Agar Lebih Cepat Jemput Impian
Berita Kegiatan

Tips Move On Dari Kegagalan Agar Lebih Cepat Jemput Impian

Program Studi (Prodi) Rekayasa Tekstil Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan webinar bertema “Hadapi Kegagalan, Buka Kesempatan, Jemput Impian” yang berlangsung pada Sabtu (02/07) secara daring. Webinar yang dibawakan oleh Ninette Putri Mustika, M.Psi., Psikolog selaku Associate Educational Psychologist Sehat Jiwa itu banyak mengulas cara menerima dan menyikapi kegagalan dan juga bagaimana melihat peluang di balik kegagalan.

Ninette Putri Mustika menjelaskan mengenai cara berteman dengan kegagalan. Kegagalan sering diartikan ketika hasil tidak sesuai rencana atau standar yang kita tetapkan atau standar dari lingkungan sosial. Salah satu cara berteman dengan kegagalan yaitu dengan mengizinkan dirimu merasakan perasaan alami tersebut. 

“Cara setiap orang menilai kegagalan sangat subjektif (socially constructed), ketika dihadapkan suatu kegagalan, kebanyakan seseorang akan mulai stres dan lebih banyak memproduksi hormon kortisol. Hormon tersebut yang mengatur suasana hati, motivasi, dan ketakutan akan sesuatu sehingga hal itu wajar terhadap seseorang”, jelasnya.

Lebih lanjut, Ninette menjelaskan cara menghadapi kegagalan dengan berpikir bahwa kamu tidak sendirian dan terdapat sisi lain kegagalan yang membuat belajar menjadi lebih baik. 

“Dari kegagalan kita bisa belajar dari kesalahan sehingga kita dapat mengevaluasi diri sendiri dan menemukan hal yang baru sehingga dapat membuatmu belajar menemukan perencanaan untuk terus bergerak maju, tidak hanya itu, kegagalan juga mengajarkan kita dan lebih mengenal diri sendiri”, jelasnya.

Ninette mengatakan cara bertahan melewati kegagalan lain yakni berteman dengan resiliensi. Resiliensi merupakan kemampuan untuk menghadapi dan beradaptasi atau bangkit dari keterpurukan. Dia menceritakan kegagalan bukan selalu hal yang buruk, karena setiap perjalanan hidup menuju kesuksesan juga terdapat kegagalan di baliknya. 

“Resiliensi juga sering dikaitkan dengan bouncing back atau bangkit dari keterpurukan, seperti bola yang memantul kembali, karena ada dimana kita berada di bawah namun kita tidak terjebak dalam keterpurukan tersebut dan menjadi orang yang lebih baik sebelumnya”jelasnya.

Ninette juga menjelaskan cara menghadapi kegagalan dengan mengikuti tahapan resiliensi. Dimulai dari Embrace Discomfort, yaitu kondisi dimana seseorang dihadapkan kegagalan, kemudian pada tahapan selanjutnya dengan bertahan dan mempelajari apa yang dapat dipelajari dari kegagalan tersebut. Tahap selanjutnya berfokus pada suatu dapat dikontrol, dan tahapan terakhir yaitu tahapan pengalaman kegagalan yang dialaminya seseorang dapat menjadikan individu mampu menghadapi dan mengatasi kondisi yang menekan.

Terakhir Ninette memberikan tips cara bangkit kembali dari kegagalan, yaitu sadari dan terima emosi kemudian trial dan error, yaitu terus mencoba lagi dan menerima bahwa setiap makhluk pernah dihadapkan kegagalan. Kemudian Ninette juga menyarankan kepada para peserta untuk menulis kegagalan sehingga kita dapat mengevaluasi dan dan mendapatkan langkah perencanaan ke depannya. (PN/ESP)

4 Juli 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/07/Tips-Move-On-Dari-Kegagalan-Agar-Lebih-Cepat-Jemput-Impian.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/12/Logo-Web-80-1.png humas2022-07-04 10:54:312022-07-05 10:58:04Tips Move On Dari Kegagalan Agar Lebih Cepat Jemput Impian

Berita Terakhir

  • Hadirkan Teknologi LC-MS/MS Mutakhir, UII Gelar Workshop dan Resmikan Kolaborasi Industri
  • Seameo Biotrop Perkuat Kolaborasi Regional Untuk Mendorong Implementasi Circular Economy Melalui Pendidikan Dan Inovasi
  • UII Lantik Dekan dan Wakil Dekan Periode 2026–2030, Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Adaptasi Zaman
  • Torehkan Sejarah, PSPPI UII Lantik 84 Insinyur pada Prosesi Pengambilan Sumpah Perdana
  • Temu Alumni Nasional FIAI UII: Ajang Merajut Kenangan dan Membangun Sinergi Strategis 

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Kurban Tumbuhkan Solidaritas Antar Umat Manusia Link to: Kurban Tumbuhkan Solidaritas Antar Umat Manusia Kurban Tumbuhkan Solidaritas Antar Umat Manusia Link to: Luncurkan UII Website Appreciation, Ajak Webmaster Melek SEO Link to: Luncurkan UII Website Appreciation, Ajak Webmaster Melek SEO Luncurkan UII Website Appreciation, Ajak Webmaster Melek SEO Scroll to top Scroll to top Scroll to top