Torehkan Sejarah, PSPPI UII Lantik 84 Insinyur pada Prosesi Pengambilan Sumpah Perdana
Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Universitas Islam Indonesia (UII) secara resmi menggelar upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Profesi Insinyur Perdana pada Ahad, (28/06) di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII. Momen bersejarah ini menandai kelulusan pertama bagi 88 insinyur profesional sejak program studi ini memperoleh izin penyelenggaraan pada tahun 2025 lalu. Dari total lulusan tersebut, sebanyak 84 orang mengikuti prosesi pengambilan sumpah pada periode ini, dengan rincian 79 orang hadir secara langsung di lokasi acara dan 5 orang mengikuti prosesi secara daring.
Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan UII, Prof. Ir. Eko Siswoyo, S.T., M.Sc.ES., Ph.D., IPU dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum pelantikan ini bukan sekadar seremoni akademik biasa. Sumpah profesi yang diikrarkan merupakan peneguhan amanah profesional yang membawa tanggung jawab besar kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Prof. Eko juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh lulusan, khususnya kepada tiga wisudawan yang berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.00, di mana dua di antaranya mengikuti sumpah pada periode ini, yaitu Aziz Noor, S.T. dan Miftahul Fauziah, S.T., M.T., Ph.D. yang juga merupakan Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) UII Terpilih Periode 2026-2030.
“Sumpah profesi insinyur merupakan peneguhan amanah untuk mengabdikan kompetensi, integritas, dan tanggung jawab bagi kemaslahatan masyarakat. Profesi insinyur memiliki peran strategis dalam pembangunan karena hampir seluruh kemajuan di bidang infrastruktur, energi, industri, teknologi, kesehatan, dan lingkungan lahir dari kontribusi para insinyur. Melalui ilmu pengetahuan dan rekayasa teknologi, insinyur menghadirkan solusi, inovasi, dan karya yang memberi manfaat nyata bagi kehidupan,”ungkap Prof. Eko.
Lebih lanjut, Prof. Eko mengingatkan bahwa tantangan global ke depan menuntut para insinyur untuk selalu inovatif, adaptif, dan mampu berkolaborasi. Beliau berharap para lulusan PSPPI UII mampu menjadi penggerak inovasi dan pelopor pembangunan berkelanjutan yang menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa.
Sementara itu, Plt. Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII, Dr. Ir. Agus Mansur, S.T., M.Eng.Sc., IPU., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan PSPPI dalam mengantarkan para lulusan perdana ini dalam waktu yang relatif singkat sejak izin operasional diterima.
Agus juga menyoroti keunikan angkatan pertama ini yang memiliki sebaran asal daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Dalam pesannya, Agus menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater serta komitmen mutlak untuk menjauhi praktik korupsi di dunia kerja.
“Pesan kami, sampaikan yang baik-baik tentang UII dan jadilah insan yang betul-betul memahami dan menjalankan sumpah yang tadi disampaikan.. Harapannya, Anda semua menjadi marketing-marketing kebaikan untuk branding UII menjadi universitas yang betul-betul menjadi kebanggaan umat Islam di dunia,” ujar Agus.
Perwakilan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah DIY, Ir. Tri Budi Utama, M.T., PUSDA, IPU, ASEAN Eng., APEC Eng., memberikan apresiasi yang luar biasa atas capaian PSPPI UII yang langsung meluluskan banyak insinyur di angkatan perdananya. PII mengingatkan para insinyur baru bahwa gelar yang disandang hari ini membawa tanggung jawab moral, keselamatan publik, dan kompetensi yang besar. Di tengah era perkembangan teknologi yang melesat cepat seperti kehadiran Artificial Intelligence (AI), nilai-nilai islami dan integritas harus menjadi kompas utama agar ilmu yang dimiliki tidak berbalik menjadi petaka bagi masyarakat.
“Setinggi apapun ilmu yang kita punyai, tanpa nilai-nilai islami tadi, tanpa takut kepada Allah, maka ilmu yang kita dapat justru membahayakan, akan menjadi petaka bagi kita semua. Kualitas sebuah karya engineer itu bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Dua hal yang harus dipegang yaitu adaptif agar tetap relevan dalam dunia yang berubah cepat, dan tetaplah berintegritas agar terus berumat serta menyelamatkan kehidupan manusia di seluruh dunia,” pungkas perwakilan PII.
Dengan terlaksananya pengambilan sumpah ini, PSPPI UII membuktikan komitmen nyatanya dalam mencetak menjadi insinyur profesional yang berintegritas. Upacara yang berlangsung dengan penuh rasa syukur ini menjadi tonggak sejarah penting bagi UII dalam terus berkontribusi melahirkan inovasi dan solusi nyata demi kemaslahatan umat dan bangsa. (AHR/RS)





