• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Melalui Sekolah Kepemimpinan, UII Tanamkan Komitmen dan Keteladanan Pe...
Berita Kegiatan, Pilihan

Melalui Sekolah Kepemimpinan, UII Tanamkan Komitmen dan Keteladanan Pendiri

Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menggelar Sekolah Kepemimpinan untuk menanamkan komitmen dan keteladanan dari pendiri. Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Lantai 4 Fakultas Hukum UII pada Rabu (19/6) diikuti oleh 69 tenaga pendidik tetap dan 85 calon tenaga kependidikan tetap.

Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, S.T, M.Sc., Ph.D. menjelaskan bahwa sekolah kepemimpinan ini adalah perubahan dari istilah prajabatan, dengan berubahnya istilah ini juga merubah kurikulum yang dulunya cenderung berorientasi pada personal dan teknikal jangka pendek sekarang berubah orientasnya menjadi komitmen pada kelembagaan dan teknikal jangka menengah hingga Panjang. Sehingga harapannya nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan oleh pendiri-pendiri UII dapat diinternalisasi dan mampu merespon tantangan zaman yang semakin banyak.

“Kita di UII setidaknya harus mempersenjatai atau melengkapi diri setidaknya dengan tiga orientasi waktu. Pertama, orientasi masa lampau dengan cara hormat kepada masa lalu, apa yang membuat kita jadi seperti ini, sejauh mana kita hari ini tidak mungkin tanpa adanya peran serta pendahulu UII. Kedua, kritis terhadap masa kini, sangat mungkin ada yang masih kurang, ada yang masih perlu ditambah, dan perlu ditingkatkan, inilah mengapa kita harus bisa mengkritisi. Ketiga, optimis menjemput masa depan,” tutur Prof. Fathul Wahid.

Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII, Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. dalam pidato kunci menuturkan bahwa calon tenaga kependidikan dan tenaga pendidik tetap UII harus membentuk perilaku yang lebih baik dengan bekal integritas dan mindset yang tepat karena nantinya akan tantangan baru, peluang baru, dan problem baru.

“Integritas itu untuk menjadi pribadi yang utuh bukan split, pribadi yang utuh diperjuangkan dari waktu ke waktu dan tidak pernah berhenti sepanjang hidup kita. Integritas itu bukan semata-mata kita tidak mengambil yang bukan hak kita, tetapi lebih dari itu, di dalam inetgritas itu ada disiplin,” terang Suparman Marzuki.

Lebih lanjut disampaikan Suparman Marzuki, pekerjaan baru, tantangan baru, dan peluang baru membutuhkan mindset yang baru. “Jadi dosen harus mindset dosen bukan mindset mahasiswa. Jadi tenaga kependidikan ya mindsetnya tenaga kependidikan, bukan mindset kehidupan sehari-hari di luar sana. Dalam organisasi, menjadi dosen dan tenaga kependidikan berkembanglah menjadi superpreneur dengan mengembangkan ilmu pengetahuan dan memperluas jaringan, karena akan berimplikasi positif pada diri sendiri dan institusi,” pesan Suparman Marzuki.

Sementara itu dalam sesi selanjutnya, Direktur Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan UII, Ike Agustina, S.Psi., M.Psi., Psi. mengatakan selain menjadi syarat wajib bagi calon tenaga kependidikan dan tenaga pendidik tetap untuk diangkat menjadi pegawai tetap seutuhnya.

Disampaikan Ike Agustina, Sekolah Kepemimpinan ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan terkait aspek keorganisasian dan kepegawaian di UII, keislaman melalui studi Al-Qur’an dan Al-Hadist serta dakwah Islamiyah, tidak lupa kompetensi teknis sehingga menjadi lebih adaptif dalam bekerja dan dapat menjalankan tugas-tugas dengan lebih maksimal.

“Mudah-mudahan Bapak Ibu dapat menikmati program Sekolah Kepemimpinan ini karena ini salah satu upaya UII untuk membentuk sumber daya manusia yang lebih baik dan bermanfaat bagi semuanya,” ujar Ike Agustina. (AHR/RS)

20 Juni 2024
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2024/06/SK-5-scaled.jpg 1707 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2024-06-20 20:35:522024-08-26 11:09:40Melalui Sekolah Kepemimpinan, UII Tanamkan Komitmen dan Keteladanan Pendiri

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Meneladani Kesabaran dan Keikhlasan Nabi Ibrahim Link to: Meneladani Kesabaran dan Keikhlasan Nabi Ibrahim Meneladani Kesabaran dan Keikhlasan Nabi Ibrahim Link to: Mengurai Permasalahan Sampah di Yogyakarta Link to: Mengurai Permasalahan Sampah di Yogyakarta Mengurai Permasalahan Sampah di Yogyakarta Scroll to top Scroll to top Scroll to top