• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mengurai Permasalahan Sampah di Yogyakarta
Berita Kegiatan

Mengurai Permasalahan Sampah di Yogyakarta

Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia pada Kamis (20/6) menggelar Kegiatan Kunjungan Edukasi Penguatan Peran Bank Sampah dalam Mengurai Permasalahan Sampah di DIY. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Auditorium Gedung M. Natsir FTSP UII tersebut terselenggara atas kerja sama Jurusan Teknik Lingkungan UII dengan beberapa institusi terkait.

Beberapa lembaga yang turut serta dalam kegiatan yakni Teknik Lingkungan UII, Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) DIY, Jejaring Pengelola Sampah Mandiri (JPSM) Merti Bumi Lestari, JPSM Sehati Kabupaten Sleman, JPSM Amor Kabupaten Bantul, JPSM Kota Yogyakarta, JPSM Kabupaten Kulon Progo dan JPSM Kabupaten Gunungkidul, Center for Environmental Technology Study (CETS) dan Pusat Studi Perubahan Iklim dan Kebencanaan (PusPIK).

“Kami sangat senang sekali dengan berdiskusi semacam ini. Kami tidak menggurui, Kami di DIY itu istilahnya mengkaji terus.” Ucap Syamsu Agung Wijaya, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLHK DIY sekaligus pemateri pertama. Ini sejalan dengan sambutan pembukaan Kegiatan oleh Dr. Ir. Khasan MT, Wakil Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII yang mengapresiasi kehadiran para peserta sebagai bagian-bagian penting dalam penanggulangan sampah di DIY.

“Sebagian besar Bank sampah yang ada di DIY masih dikelola oleh masyarakat, mungkin akan sangat sedikit yang dikelola oleh badan usaha dan pemerintah. Ini, ini yang menjadi ciri khas DIY yang berbeda dengan wilayah lain.” Ucap Dr. Hijrah Purnama Putra, ST., dosen Teknik Lingkungan UII selaku pemateri kedua.

Berdasar pada fakta tersebut, Dr. Hijrah menyebutkan keberhasilan pengelolaan bank sampah tidak hanya berfokus pada pemerintah dan komunitas semata, tetapi juga masyarakat yang ikut serta mengelola bank sampah. Selain itu, peran pemerintah lokal, seperti pemerintah desa, kapanewon dan dusun menurutnya juga tidak kalah penting dalam menyediakan fasilitas, sarana dan prasarana.

“Setelah peduli, ternyata kita menjadi sadar bahwa itu menjadi sebuah kebutuhan. Setelah sadar, punya kemampuan dan kemauan pasti ya. Ini menjadi hal yang penting dan nomor 5 keteladanan. Bapak ibu menjadi role model sosok yang peduli lingkungan.” Jelas Dr. Hijrah, ia menyampaikan keberlanjutan pengelolaan sampah akan sangat bergantung pada kepedulian, kesadaran, kebutuhan, kemauan, keteladanan serta kebersamaan masyarakat DIY yang terus terjaga.

Selain pengurus sebagai penguatan pada faktor internal, Dr. Hijrah juga menyorot pola nasabah DIY dalam sumbangsih penyetoran sampah di samping sisi-sisi lain seperti sosial dan ekonomi. Ini berbeda dengan faktor internal yang lebih mengedepankan faktor sosial serta kebersamaan.

Acara dilanjutkan dengan diskusi desk penguatan Bank Sampah dalam aspek kebijakan, aspek kelembagaan, aspek teknik operasional, aspek peran serta masyarakat dan aspek pembiayaan. Dalam sesi ini, peserta dibagi dalam beberapa kelompok yang membahas masing-masing satu aspek, difasilitasi oleh dosen teknik lingkungan UII dan notulen. Produk akhir dari diskusi ini adalah pleno dan penandatanganan policy brief sebagai dasar pengambilan keputusan penguatan peran Bank Sampah dalam mengurai permasalahan sampah di Yogyakarta. (MNDH/AHR/RS)

22 Juni 2024
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/Mengurai-Permasalahan-Sampah-di-Yogyakarta.jpeg 1500 1500 Humas UII https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas UII2024-06-22 11:06:252024-08-26 11:09:13Mengurai Permasalahan Sampah di Yogyakarta

Berita Terakhir

  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Melalui Sekolah Kepemimpinan, UII Tanamkan Komitmen dan Keteladanan Pendiri Link to: Melalui Sekolah Kepemimpinan, UII Tanamkan Komitmen dan Keteladanan Pendiri Melalui Sekolah Kepemimpinan, UII Tanamkan Komitmen dan Keteladanan Pendiri Link to: Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sektor Pendidikan Link to: Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sektor Pendidikan Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sektor Pendidikan Scroll to top Scroll to top Scroll to top