• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berbagi Ide Bendung Omicron, Mahasiswa FK UII Juara Lomba Poster
Berita Kegiatan, Covid19

Berbagi Ide Bendung Omicron, Mahasiswa FK UII Juara Lomba Poster

Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) kembali membuahkan prestasi yang membanggakan. Mahasiswa yang terdiri dari Muhammad Rafi Falah, Tsaniya Ahda Indrayani, dan Salma Nur Hamidah Ikhwan berhasil meraih Juara 2 Poster Lomba Masterpiece Competition 2022 yang diadakan oleh Universitas Sebelas Maret, Solo (UNS) pada Minggu (30/1).

Dalam lomba bertema “The Urgency of Healthy Lifestyle During Covid-19 Pandemic” tersebut, mereka bersaing dengan peserta dari universitas bergengsi lainnya seperti UI, USU, UNAIR, dan UM. Poster yang mereka usung mengedukasi masyarakat untuk mengambil langkah-langkah dalam mencegah penyebaran varian Omicron.

Poster berslogan SPIDERMAN itu dengan desain cukup mencolok itu memberi informasi tentang omicron yang memiliki nama lain B.1.1.529. Varian ini mengakibatkan 584.480 temuan kasus di dunia dan peningkatan penyebaran Covid-19 di seluruh belahan dunia. “Omicron 235% lebih cepat penyebarannya dibandingkan varian delta,” terang Salma.

Omicron sendiri pertama kali ditemukan di Afrika Selatan pada 24 November 2021 yang diduga kemunculannya sudah ada sejak awal November. Berbeda dengan gejala yang disebabkan oleh varian lainnya, Salma menyebut jika omicron cenderung memiliki gejala yang mirip dengan flu biasa. Penderita akan mengeluh sakit tenggorokan disertai kesulitan menelan, disusul dengan gejala batuk, dan hidung tersumbat. Sebagian pasien juga mengeluhkan nyeri kepala dan badan yang terasa lemas lesu.

“Sekilas mirip dengan flu biasa, sehingga jika timbul gejala tersebut segera pergi ke dokter. Terutama bagi lansia dan orang yang memiliki komorbid,” jelasnya.

Senada dengan Salma, Tsaniyya menyampaikan jika urgensi tingginya angka kasus Omicron di Indonesia sudah mengkhawatirkan di tengah rencana pembelajaran tatap muka secara penuh. Kasus Omicron di Indonesia lebih banyak terjadi di luar Jawa Bali mengiringi kebijakan Presiden Jokowi untuk percepatan pemerataan booster di wilayah tersebut, seperti Papua.

“Perhari ini kasus Omicron tercatat sampai 2.156 kasus, jika tidak ditangani dengan baik bisa saja kondisinya akan lebih parah dari varian delta,” jelasnya.

Menurutnya, penyebab paling utama tingkat penyebaran Omicron adalah kini masyarakat mulai lengah dan tidak taat prokes. Jumlah angka kepergian keluar negeri tanpa kepentingan surat tugas kini juga meningkat. “Pandemi belum usai, kita harus selalu terapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan,” jelasnya.

Terakhir, Rafi mengingatkan jika seseorang mendapatkan hasil tes PCR tanpa gejala maka bisa isolasi mandiri (isoman) di rumah selama 5 hari dengan syarat menaati peraturan isoman. Berbeda apabila disertai dengan gejala ringan seperti demam, batuk, dan pilek maka bisa mengakses layanan telemedicine. Hal tersebut bertujuan agar fasilitas kesehatan dapat lebih optimal menangani pasien dengan gejala berat serta komorbid. (UAH/ESP)

3 Februari 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/02/Berbagi-Ide-Bendung-Omicron-Mahasiswa-FK-UII-Juara-Lomba-Poster.jpg 450 802 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png humas2022-02-03 10:39:332022-02-04 10:43:40Berbagi Ide Bendung Omicron, Mahasiswa FK UII Juara Lomba Poster

Berita Terakhir

  • UII Terima Kunjungan Universitas Pertahanan RI
  • UII dan IKPI Perkuat Kolaborasi untuk Siapkan Konsultan Pajak Adaptif di Era AI dan Coretax
  • UII Hadirkan Light Show di Stasiun Tugu Yogyakarta, Perkenalkan Kampus Melalui Pertunjukan Visual
  • UKM TQFI UII Resmi Buka Grand Final International Quranic Festival 2026
  • DPKA UII Gelar Career Class: Hadirkan Pakar BUMN Bahas Peta Jalan Karier Mahasiswa

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Jurnalis Pelantang Pesan Kebaikan Link to: Jurnalis Pelantang Pesan Kebaikan Jurnalis Pelantang Pesan Kebaikan Link to: Bukan Kutukan, Penyakit Kusta Bisa Disembuhkan Link to: Bukan Kutukan, Penyakit Kusta Bisa Disembuhkan Bukan Kutukan, Penyakit Kusta Bisa Disembuhkan Scroll to top Scroll to top Scroll to top