• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Diplomasi Budaya Sebagai Jembatan Membangun Bangsa
Berita Kegiatan

Diplomasi Budaya Sebagai Jembatan Membangun Bangsa

Program Studi Hubungan Internasional Universitas Islam Indonesia (PSHI UII) melalui Korps Mahasiswa Hubungan Internasional (KOMAHI) mengadakan seminar HIFORIAFEST 2022 bertemakan “Youth Empowerment in Politics and Public Diplomacy”. Seminar yang digelar pada Kamis (13/10) di Auditorium Prof. K.H. Abdul Kahar Mudzakkir tersebut menghadirkan Sujiwo Tejo sebagai pembicara acara pembukanya. 

Hadir untuk mengisi sambutan sekaligus membuka acara HIFORIAFEST 2022, Ketua PSHI UII, Karina Utami Dewi, M.A. Dalam sambutannya ia mengucapkan rasa syukurnya atas terlaksananya HIFORIAFEST 2022. “Saya sangat bersyukur ya, dan bahagia karena akhirnya setelah waktu perjalanan yang cukup lama kegiatan ini berhasil diselenggarakan oleh KOMAHI UII”, ucap Karina Utami Dewi.

Menurut Karina Utami Dewi, tema yang diusung pada seminar tersebut sangat menarik, begitu juga dengan pembicara yang dihadirkan. “Saya juga ingin menyoroti topik yang kita bahas pada hari ini hingga siang hari ini, ini adalah isu yang sangat menarik dan pembicaranya juga tidak diragukan lagi, ada Bapak Sujiwo Tejo yang akan bicara soal budaya”, ujarnya.

Terakhir, disampaikan Karina Utami Dewi bahwa seminar tersebut akan menjadi bekal bagi para generasi muda yang akan menjadi pemimpin bangsa nantinya. “Yang pasti seminar ini adalah sesuatu yang harus kita saksikan dan terus menerus kita gaungkan agar teman-teman yang masih muda-muda ini bisa tahu bagaimana sih caranya berkontribusi untuk negara ini, atau UII misalnya sebagai mahasiswa”, pungkasnya.

Sementara Sujiwo Tejo dalam kesempatannya mengungkapkan bahwa terdapat banyak warga negara asing yang tertarik mempelajari Bahasa Indonesia. “Mahasiswa Korea yang belajar Bahasa Indonesia itu sangat banyak, setahun ada 50-an itu ada di UI saja, belum di UGM”, ungkapnya.

Menurutnya, dengan banyaknya orang asing yang mempelajari Bahasa Indonesia akan memudahkan diplomasi budaya melalui bahasa. “Sehingga ketika mereka dapat menguasai akan mempelajari banyak tentang Indonesia, artinya mereka banyak informasi tentang kita, sehingga kalau ada perang dengan Indonesia, di atas kertas Korea sudah menang, karena mereka sudah tau kita”, lanjutnya.

Sujiwo Tejo memberikan pesan kepada para peserta agar ketika menjadi seorang pembuat kebijakan untuk membuat kebijakan yang jelas, terutama dalam hal diplomasi. Salah satu contoh diplomasi budaya yang menurutnya berhasil adalah film “Rambo: Last Blood”. Film tersebut mengisahkan Amerika Serikat seakan menjadi pemenang dalam perang Vietnam.

Terakhir, ia juga menjelaskan bahwa adanya diplomasi budaya lewat film Rambo milik Amerika tersebut berhasil membuat pandangan Amerika Serikat sebagai negara yang selalu memenangkan perang. “Sampai Soviet saja yang katanya indah, aku belum pernah ke Rusia, tapi kata teman yang pernah ke sana indah banget, sampai kita anti Rusia karena Rusia nggak bikin film”, tandasnya. (JR/ESP)

14 Oktober 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/10/Diplomasi-Budaya-Sebagai-Jembatan-Membangun-Bangsa.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-10-14 14:42:222022-10-19 14:46:19Diplomasi Budaya Sebagai Jembatan Membangun Bangsa

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Regenerasi Lingkungan, FTSP UII Tebar Benih 2.000 Ikan di Embung Kladukan Link to: Regenerasi Lingkungan, FTSP UII Tebar Benih 2.000 Ikan di Embung Kladukan Regenerasi Lingkungan, FTSP UII Tebar Benih 2.000 Ikan di Embung Kladukan Link to: Generasi Muda Berdaya dan Berkarya dengan Kartu Prakerja Link to: Generasi Muda Berdaya dan Berkarya dengan Kartu Prakerja Generasi Muda Berdaya dan Berkarya dengan Kartu Prakerja Scroll to top Scroll to top Scroll to top