• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Geliat Ramadan dan Dakwah di Korea Selatan
Berita Kegiatan

Geliat Ramadan dan Dakwah di Korea Selatan

Meski minoritas, komunitas Muslim di Korea Selatan terus berupaya menjalankan tradisi dan ritual keislaman. Terlebih di bulan Ramadan, kerinduan akan suasana khas bulan suci di kampung halaman mendorong mereka untuk semakin kompak menghidupkan syiar Islam.

Seperti disampaikan Thomhert Sidari, Ph.D, Ketua Umum Asosiasi Peneliti Indonesia di Korea (APIK) dan Aji Teguh, mahasiswa kandidat doktoral Pusan National University. Mereka menjadi pembicara diskusi public special Ramadan yang diadakan Institute for Global and Strategic Studies, Sabtu (16/4).

Keluarga Aji Teguh memiliki rutinitas menghias rumah dengan dekorasi ala-ala Ramadan. Mereka juga menyemarakkan Ramadan dengan melaksanakan ngaji bersama di internal keluarga. “Untuk di komunitas, sekarang cukup menggeliat dengan melaksanakan buka dan pengajian bersama.” imbuhnya. 

Sementara keluarga Thomhert menyambut Ramadan dengan memutar murottal dan al ma’tsurat di rumah. Keluarganya juga cukup sering menyediakan kurma dan membuat gorengan untuk berbuka layaknya ketika di tanah air. 

“Tarawih di sini cukup malam karena isya jam 8.30 sehingga cukup tidak memungkinkan untuk sholat di masjid karena jaraknya 1 jam perjalanan.” Ujar Thomhert. Ia membandingkan tradisi tarawih dengan sebelum pandemi, yakni ia dan rombongan seringkali berangkat ke masjid untuk melaksanakan sholat berjamaah.

Toleransi dan Dakwah Islam di Korea Selatan

Selama menjadi mahasiswa, Aji Teguh kagum dengan toleransi Profesor di kampusnya terkait dengan pemberian waktu dan tempat sholat Jumat bersama dengan peneliti lain dari Bangladesh. Menurutnya problem utama yang harus dihadapi adalah di Indonesia setiap muslim memiliki kesempatan yang bebas untuk melaksanakan sholat sedangkan kesempatan serupa tidak didapatkan di Korea Selatan. 

“Untuk sholat aja harus mencari spot yang lumayan bersih dan nyaman untuk sholat.” Tukasnya. Ia juga menjelaskan kerinduan akan suara adzan yang cukup sulit didengar selama berada di Korea Selatan.

Ia menambahkan bahwa penyiaran agama Islam di Korea Selatan cukup sulit karena budaya setempat yang mayoritas tidak percaya dengan agama. Menurut Aji, warga di Kota Seoul cukup asing dengan wanita-wanita muslim yang berjilbab dan sering terkejut melihat penampilan istri dan anak perempuannya yang memakai jilbab ketika keluar rumah. 

Terkait dengan peluang dakwah, ia meyakini bahwa dakwah bisa dilakukan dengan lebih massif jika melalui sosial media seperti YouTube atau Instagram. “Saya dan istri juga sudah mulai melihat-lihat konten yang edukatif terkait Islam di Korea Selatan. Akhirnya, orang-orang lokal mulai tertarik dengan ini.” pungkasnya. (AP/ESP)

18 April 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/04/Geliat-Ramadan-dan-Dakwah-di-Korea-Selatan.jpg 450 600 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-04-18 23:58:402022-04-19 10:13:48Geliat Ramadan dan Dakwah di Korea Selatan

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Pengalaman Menjadi Muslim di Korea Selatan Link to: Pengalaman Menjadi Muslim di Korea Selatan Pengalaman Menjadi Muslim di Korea Selatan Link to: Persiapan Terbaik di Penghujung Ramadan Link to: Persiapan Terbaik di Penghujung Ramadan Persiapan Terbaik di Penghujung Ramadan Scroll to top Scroll to top Scroll to top