• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Lestarikan Budaya Nusantara Melalui Fashion
Berita Kegiatan, Pilihan

Lestarikan Budaya Nusantara Melalui Fashion

Ikatan Keluarga Ibu-Ibu Universitas Islam Indonesia (IKI UII) mengisi kegiatan Syawalan 1440 H dengan fashion show wastra nusantara, pada Jum’at (21/6), di Auditorium Abdulkahar Muzakkir, Kampus UII Terpadu.

Hadir memamerkan karyanya Essy Masita dan Leila Rauf. Kedua designer tersebut turut memukau para hadirin yang tergabung dalam IKI UII. Mereka diantaranya berasal dari ibu-ibu dosen, ibu-ibu istri pejabat di UII, istri dosen serta ibu-ibu Tenaga Kependidikan di lingkungan UII.

Acara berjalan meriah, terutama saat beberapa model dari kalangan ibu-ibu menunjukkan busana karya para designer dengan gaya mereka masing-masing. Acapkali gerakan ibu-ibu mengundang galak tawa para hadirin.

Era disrupsi memang telah membuat ketercerabutan di berbagai lini dalam keseharian sosial saat ini, termasuk fashion. Melihat hal tersebut, Leila Rauf berusaha mengangkat budaya lokal melalui karya yang diparadekan pada acara fashion show tersebut.

Karya Leila berusaha mengelola wastra nusantara berupa batik lurik, tenun dari Jepara. Karya tersebut dibuat tanpa potongan berlebih. Bahkan boleh dikatakan minim jahitan.

“Saya pakai teknik cutting asimetris. Busana yang tersajikan longgar, cocok untuk ibu-ibu yang bertubuh besar dan kurus. Aksen tali yang terbuat dari tenun serupa bertujuan memberi kesan langsing. Atau jika tidak diikat di pinggan, tali ini bisa berfungsi sebagai bahan membuat turban,” terangnya

Lebih lanjut, Leila juga menerangkan bahwa pakaian yang ditampilkan cukup kasual untuk acara non-formal. Namun, juga dapat digunakan di acara formal. “Tinggal dipadukan dengan gamis atau legin dan kaus panjang,” lengkap Leila.

Sementara, Fashion Show Maharani Persada karya Essy Masita, hadir dengan koleksi nature ethnicnya. Mengusung kain batik tenun yang diproses dengan hand made kontemporer, yang uniqe casula. Essy berusaha menampilkan keindahan dan kekayaan alam, termasuk di dalamnya terdapat nilai-nilai budaya nusantara yang tampilkan.

“Saya ingin terus melestarikan warisan budaya, dimana kain-kain ini mempunyai nilai seni tinggi dan keindahan luar biasa, jadi saya concern untuk tetap memakai kain/wastra nusantara di setiap karya saya,” jelas Essy.

Hadir dengan karya yang tidak hanya cocok bagi ibu-ibu, pakaian dengan desain tersebut juga sangat cocok untuk trend anak muda. Tak ayal, Essy harus berusaha kurang lebih sebulan dalam proses pembuatan.

“Dalam setiap proses, kadang ada kesulitan, apalagi karena pengerjaannya masih handmade. Jadi terkadang warna yang kita inginkan belum sesuai karena eksperimen pencampuran warna. Akhirnya harus diulang beberapa kali, hingga mendapatkan warna yang diinginkan,” kisah Essy.

Turut memeriahkan acara fashion show, pakaian Griya Muslimah Annisa. Beberapa pakaian karya designer Griya Muslimah Annisa juga digalakkan dalam acara fahion show tersebut. Kurang lebih 17 model dihadirkan dalam memamerkan karyanya. (D/RS)

22 Juni 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/06/Lestarikan-Budaya-Nusantara-Melalui-Fashion.jpg 325 487 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-06-22 15:00:482019-06-23 08:28:45Lestarikan Budaya Nusantara Melalui Fashion

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Silaturahmi Pererat Hubungan antar Sesama Link to: Silaturahmi Pererat Hubungan antar Sesama Silaturahmi Pererat Hubungan antar Sesama Link to: UII MUN Kembali Gelar Simulasi Sidang PBB Link to: UII MUN Kembali Gelar Simulasi Sidang PBB UII MUN Kembali Gelar Simulasi Sidang PBB Scroll to top Scroll to top Scroll to top